Selamat Jalan Pendiri Kota Kupang – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Selamat Jalan Pendiri Kota Kupang

Drs. Mesakh Amalo

Menderita Sakit Jantung dan Ginjal

KUPANG, TMEX – Mantan Wali Kota Administratif Kupang Drs. Messakh Amalo meninggal dunia, Selasa (1/5) di Rumah Sakit Siloam Kupang. Ia menghembuskan napas terakhir pukul 07.10 karena serangan jantung.

Sekira pukul 09.30, jenazah dibawa ke kediamannya di Jalan Basuki Rahmat, Naikolan untuk disemayamkan. Para pelayat pun berdatangan. Elena Amalo, putri pertama almarhum kepada Timor Express mengatakan selama ini almarhum menjalani hidupnya dengan normal. Rutinitas seperti biasanya yaitu menyiram tanaman di pekarangan rumah setiap pagi, istirahat, makan dan hal-hal lainnya.

“Papa itu orang yang sangat kuat dan selalu setia memberi nasehat. Juga kalau sakit biasanya beliau kuat dan selalu menjaga pola makannya,” kata Elena.

Ia mengaku, almarhum didiagnosa terkena penyakit jantung pada tahun 2009 lalu. Sempat memasang ring dua kali pada akhir Desember 2009 dan April 2010.

Setelah itu, kata Elen, ayahnya sudah membaik dan sehat seperti biasa. Hanya lebih menjaga pola makan dan menjaga kesehatan. Pada tahun 2012, ayahnya terkena tumor ginjal. “Setelah diperiksa dokter memvonis bahwa tidak bisa diangkat tumornya, sehingga jalan satu-satunya adalah cuci darah. Dan Papa lakukan itu. Dan semuanya baik-baik saja sampai kemarin pagi papa terkena serangan jantung dan dilarikan ke ICU rumah sakit Siloam untuk cuci darah. Tetapi tekanan darahnya rendah sekali, jadi kami berusaha untuk menaikkan darahnya, tetapi tetap saja tidak bisa,” ujarnya.

Ia mengaku, selama ini almarhum tetap sehat dan menjalani aktivitas sebagaimana biasanya. Almarhum terkenal sebagai sosok yang kuat dan tidak pernah mengeluhkan penyakitnya. Semuanya dijalaninya dengan penuh syukur. Almarhum juga selalu menjaga kesehatan dengan makan tepat waktu, dan mengkonsumsi makanan-makanan yang sehat yang dianjurkan dokter. “Kalau sakit itu biasanya karena salah makan saja. Kalau sudah sakit biasanya ada pendarahan juga, tetapi papa tetap kuat, karena memang papa orangnya kuat dan tidak ingin berlama-lama sakit,” terangnya.

Terkait pemakaman, kata Elen, direncanakan akan dimakamkan di Mapoli. “Almarhum opa dan oma, ayah dan ibu papa kan juga dikuburkan di Mapoli, jadi kami rencananya papa juga akan dimakamkan di Mapoli. Untuk waktunya kami belum bisa tentukan sekarang. Masih koordinasi dengan keluarga,” terangnya.

Almarhum meninggalkan tiga orang putri dan satu orang cucu. Hingga malam tadi, banyak pelayat terus berdatangan memenuhi rumah duka. (mg25/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!