Mabes Polri dan Kompolnas Lidik Kasus Lamboya – Timor Express

Timor Express

RAGAM

Mabes Polri dan Kompolnas Lidik Kasus Lamboya

Raja Erizman

Raja Erizman

Raja Erizman

KUPANG, TIMEX – Kapolri Jendral Tito Karnavian telah mencopot Kapolres Sumba Barat AKBP Gusti Maychandra Lesman

Pencopotan Kapolres agar tidak ada konflik kepentingan saat dilakukan pemeriksaan oleh Mabes Polri, terkait kasus dugaan penembakan warga oleh oknum polisi di daerah itu yang mengakibatkan 1 orang meninggal dan beberapa orang luka-luka.

Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman sampaikan hal ini kepada wartawan di Kantor DPRD NTT, Senin (7/5).

“Saat ini tim dari Mabes Polri sudah ada di Sumba Barat dan sedang menyelidiki secara komprehensif dan menyeluruh penyebab terjadinya kasus tersebut,” kata Raja.

Dia menyampaikan, selain tim Mabes Polri, pihaknya juga telah menerima surat dari Kompolnas bahwa mereka juga telah berada di Sumba Barat untuk melakukan penyelidikan.

“Saya tadi baru dapat surat bahwa Kompolnas juga sudah ada di Sumba Barat,” ucapnya.

Karena itu, Kapolda mengimbau agar masyarakat sabar menunggu hasil dari penyelidikan Mabes Polri dan juga Kompolnas yang sedang dilakukan saat ini.

“Tunggulah hasilnya secara utuh, dan apa pun hasilnya akan disampaikan secara utuh, secara komprehensif, jadi tidak ada nanti yang bisa ditutup tutupi,” ujarnya.

Kapolda melanjutkan, jika hasil penyelidikan dari Mabes Polri bahwa korban benar ditembak oleh polisi, maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas.

“Jika ada kesalahan di kepolisian akan ditindak. Ini semua di luar kehendak, karena polisi tidak mau tembak warga,” tegas jendral bintang dua itu.

Dia menambahkan, pihaknya akan transparan terkait kasus tersebut. Bahkan, dari awal ketika dilakukan otopsi terhadap jenazah korban Poro Duka, dirinya memerintahkan Kapolres untuk menghadirkan semua pihak baik keluarga maupun pengacara untuk menyaksikan proses dimaksud.

“Biar semuanya bisa menyaksikan, jadi tidak ada yang kita tutup-tutupi, karena niat kita dari awal harus transparan,” paparnya.

Insiden berdarah dan memakan korban tersebut terjadi di Kampung Marosi, Desa Patiala Bawah, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, pada 25 April 2018. (joo)

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!