Ajang Kaderisasi Atlet, Popda Perlu Didukung dan Diseriusi – Timor Express

Timor Express

SPORTIVO

Ajang Kaderisasi Atlet, Popda Perlu Didukung dan Diseriusi

MERIAH. Suasana Pembukaan Popda III NTT 2018, yang dilangsungkan di GOR Flobamora, Jumat (11/5) kemarin. Popda ini dibuka secara resmi oleh Gubernur NTT yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Alexander Sena.

RUDY MANDALLING/TIMEX

Diikuti 867 Atlet dari 20 Kabupaten/Kota

KUPANG,TIMEX – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) NTT merupakan ajang kaderisasi atlet yang perlu mendapat perhatian serius dan harus direspons secara baik serta perlu mendapat dukungan, sehingga bisa menghasilkan atlet berprestasi baik ditingkat Nasional seperti PON dan Internasional.

“Kita semua telah memulainya, karena sebagai pemerintah dan juga pengurus olahraga, saya mengikuti betul bila ada kejuaraan level daerah, nasional, internasional yang diikuti oleh pelajar, mahasiswa maupun dewasa, selalu mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan,” kata Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Alexander Sena saat membuka secara resmi Popda III NTT di GOR Flobamora Oepoi Kupang, Jumat (11/5) kemarin.

Dikatakannya juga, masih segar dalam ingatan kita bagimana gigih dan kerasnya perjuangan Atlet-atlet NTT di PON XIX 2016 Jawa Barat.

“Dengan segala keterbatasan, tidak menyurutkan semangat anak-anak Flobamora untuk membuktikan bahwa NTT adalah gudangnya atlet berprestasi yang selalu menorehkan prestasi luar biasa,” ungkap gubernur.

Yang membanggakan lanjutnya dalam sambutan tersebut, tanpa mengecilkan cabang lannya, Kempo mampu menjadi juara umum I dari 34 Provinsi yang ambil bagian di PON XIX 2016, dengan torehan 7 emas, 1 perak dan 5 perunggu.

Kempo NTT yang mewakili Indonesia mampu tampil sebagai Juara Umum II di bawa Jepang dalam Kejuaraan Dunia Shorinji Kempo di California AS tahun 2017.

Selain itu, beberapa cabang olahraga juga telah menyebar secara merata di seluruh NTT, bahkan sudah mencapai tingkat kecamatan.

“Ini menandakan masyarakat NTT telah benar-benar membuktikan niat untuk mengangkat harkat dan martabat NTT di mata Indonesia dan dunia melalui olahraga,” bebernya.
Semua prestasi yang telah diukir merupakan hasil dari proses belajar dan latihan yang tidak kenal menyerah serta bentuk perhatian serius dari pengurus cabang olahraga yang selalu bersinergi dengan pemerintah baik di tingkat provinis maupun Kabupaten/Kota.

“Pesan saya, jangan karena ada uang baru bisa latiha atau menggelar kejuaraan. Uang memang perlu, tetapi semanbgat juang untuk mencari solusi yang tidak kenal lela, itulah modal kita,” ingat gubernur.

Kepada seluruh atlet peserta Popda, gubernur juga berpesan agar jangan lupa menanamkan dalam diri masing-masing bahwa tidak ada prestasi luar bias yang dicapau dengan usaha biasa-biasa saja, tetapi harus dengan usaha yang sungguh-sungguh luar bias pula.

“Atlet pelajar NTT sudah ada yang bisa juara dunia di Jepang dan Amerika, sedangkan untuk atlet dewasa sudah banyak yang juara di level SEA Games. Kita harus bangga untuk prestasi itu,” terangnya.

Popda III NTT 2018 sendiri, sesuai dengan laporan Ketua Panitia, Rudy Adoe diikuti 867 atlet pelajar dari 20 Kabupaten/Kota di NTT, yang akan bertanding/berlomba di enam cabang olahraga yakni Tinju, Kempo, Atletik, Tae Kwon Do, Pencak Silat dan Kareta.

“Dua Kabupaten yang tidak mengikuti Popda kali ini adalah Kabupaten Manggarai Timur dan Nagekeo,” jelas Rudy saat menyampaikan laporannya.

Rudy merincikan, 20 Kabupate/kota yang mengikuti Popda kali ini terdiri dari Kota Kupang dengan 123 atlet, Kabupaten Kupang 52 atlet, TTS 72 atlet, TTU 83 atlet, Belu 105 atlet, Ende 30 atlet, Sikka 53 atlet, Manggarai 5 atlet, Manggarai Barat 26 atlet, Ngada 61 atlet, Flores Timur 39 atlet, Sumba Timur 38 atlet, Sumba Barat Daya 37 atlet, Sumba Tengah 20 atlet, Sabu Raijua 10 atlet, Rote Ndao 42 atlet, Alor 35 atlet, Malaka 14 atlet, Sumba Barat 16 atlet, dan Lembata 10 atlet.

Cabang Olahraga Kempo tercatat sebagai Cabang olahraga dengan jumlah peserta terbanyak yakni 309 atlet, tinju 108 atlet, Tae Kwondo 95 atlet, Pencak Silat 128 atlet, Atletik 124 atlet, dan Karate sebanyak 115 atlet.

Popda ini sendiri akan berlangsung hingga tanggal 15 Mei nanti, dimana Kempo akan dipertandingkan di GOR Flobamora, Tinju di lapangan Tenis PU, Taekwondo di Aula serbaguna KONI, Pencak Silat di Aula Ben Mboi kator gubernur lama, Atletik di Stadion Oepoi, dan karate aula Korem.

Popda III NTT 2018 ini merupakan ajang pemantauan atlet berpotensi, yang antinya akan dipersipakan mengikut Pekan Olahraga Pelajar Wilayah 2018 di Mataram dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional 2019 di Papua.

Acara pembukaan Popda ini sendiri dihadiri oleh jajaran Forkopimda NTT, Perwakilan KONI NTT, sekretaris Dispora NTT, Lambert Tukan, para kepala Dinas Dispora Kabupaten/ Kota serta undangan lainnya.

Pembukaan juga di meriahkan dengan demonstrasi dari beberapa cabang olahraga, seperti Cabang olahraga Wushu, Kempo, Tarung Derajat, maupun karate.
Usai acara pembukaan, seluruh cabang olahraga langsung menggelar pertandingannya untuk babak penyisihan.(rum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!