Kejari TTU Lidik Proyek Bronjong Maubeli – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Kejari TTU Lidik Proyek Bronjong Maubeli

Kundrat Mantolas

Datangkan Tim Ahli untuk Hitung Kerugian Negara

KEFAMENANU, TIMEX – Kejaksaan Negeri TTU diminta melakukan penyelidikan terhadap proyek pembangunan bronjong pengaman kali Maubeli yang terletak di Kelurahan Maubeli Kecamatan Kota Kefamenanu. Pasalnya, proyek yang baru selesai dikerjakan tahun 2016 itu sudah roboh meski sebelumnya telah dilakukan perbaikan.

Pembangunan bronjong dengan volume 386 meter tersebut dikerjakan CV Antariksa milik Fred Usboko dengan alokasi anggaran sebesar Rp 1.955.576.000 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) pada instansi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten TTU, rusak parah akibat tidak mampu menahan derasnya arus banjir pada musim hujan Januari lalu.

Anggota DPRD TTU, Agustinus Tulasi kepada Timor Express, Jumat (11/5) mengatakan, kerusakan bronjong yang dikerjakan CV Antariksa akibat fisik pekerjaan yang dikerjakan asal jadi. Bentangan bronjong yang dipasang tidak sesuai dengan arah banjir sehingga tidak mampu menahan derasnya arus banjir saat musim hujan.

Dikatakan, kerusakan bronjong pengaman kali Maubeli tidak disebabkan oleh faktor alam, namun akibat dari perencanaan yang tidak sesuai dengan kondisi geografis wilayah, apalagi fisik bronjong yang dikerjakan berlangganan rusak setiap musim hujan.

“Bentangannya itu sangat tidak sesuai dengan arah banjir, sehingga bronjong tersebut selalu rusak setiap kali ada banjir,” kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD TTU ini.

Menurutnya, kerusakan bronjong perlu dilirik Kejaksaan Negeri TTU untuk memastikan penyebab terjadinya kerusakan. Apakah kualitas pekerjaan yang buruk ataukah kerusakan tersebut disebabkan oleh faktor alam, namun dipastikan kerusakan tersebut akibat kualitas pekerjaan yang tidak sesuai dengan RAB.

Agustinus meminta, peran maksimal dari Kejaksaan Negeri TTU untuk mengusut tuntas akibat kerusakan bronjong. Apakah adanya kerugian negara atau tidak dari kerusakan tersebut.

“Segala sesuatu itu perlu penyelidikan awal untuk mengetahui sebab akibat dari rusaknya bronjong tersebut. Sehingga bisa memastikan akibat kerusakan apakah terjadi karena ketidakkonsistenan antara RAP dan fisik di lapangan,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri TTU, Taufik melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasie Pidsus), Kundrat Mantolas kepada Timor Express, Jumat (11/5) mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap proyek pembangunan bronjong pengaman kali Maubeli yang dibangun tahun 2016 oleh BPBD Kabupaten TTU dan dikerjakan CV Antariksa milik Fred Usboko.

Dikatakan, pihaknya akan melakukan perhitungan kerugian negara dalam proyek tersebut. Pasalnya proyek pembangunan bronjong berlangganan ambruk. Setiap musim hujan tentu bronjong yang dikerjakan akan ikut roboh bahkan terdapat 20 meter bronjong ikut hanyut terbawa banjir.

“Ini proyek berlangganan rusak. Kita akan lakukan perhitungan kerugian negara karena proyek ini diduga kuat dikerjakan asal jadi sehingga kualitasnya sangat diragukan,” kata Kundrat.

Kundrat memastikan, kerusakan bronjong tersebut sangat merugikan negara sehingga pihaknya akan mendatangkan tim ahli untuk melakukan uji terhadap material yang digunakan dalam pekerjaan bronjong tersebut.

Sebelumnya, Semi Borbosa, warga yang bermukim di pinggiran kali Maubeli ketika ditemui Timor Express, Kamis (10/5) mengatakan, bronjong yang dikerjakan CV Antariksa sudah ambruk sebanyak dua kali pada musim hujan tahun ini dan tahun sebelumnya. Meski kerusakan pertama kalinya pada musim hujan tahun lalu telah diperbaiki, namun rupanya kualitas pekerjaan yang dikerjakan sangat diragukan bahkan bangunan bronjong tersebut tidak mampu menahan derasnya banjir sehingga selalu ambruk setiap musim hujan. (mg26/ays)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!