Usai Melahirkan Bayi Dibuang – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Usai Melahirkan Bayi Dibuang

EVAKUASI. Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon Christian Nugroho turut mengevakuasi bayi malam yang dibuang ibu kandungnya di Resto Roterdam, Minggu (13/5)

IST

Pelaku Karyawan Resto Roterdam

Ditemukan Hidup, Meninggal Saat ke RS 

KUPANG, TIMEX – Aksi buang bayi oleh si ibu usai melahirkan terjadi lagi di Kota Kupang.

Kasus ini terungkap pada Minggu (13/5) sekira pukul 09.00 bertempat di toilet karyawan Resto Roterdam, Kelurahan Pasir Panjang.

Pelaku teridentifikasi bernama Yohana A. Purnawati. Dia tegah membuang bayi laki-laki dengan berat badan 3,74 kilogram itu di dalam tempat sampah di depan toilet.

Saat ini si ibu sementara dirawat intensif di RSUD SK Lerik Kota Kupang karena mengalami pendarahan.

Bayi malang itu awalnya ditemukan dalam kondisi hidup namun meninggal dunia beberapa saat kemudian saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Jenazah kemudian diotopsi di Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Uly untuk diketahui penyebab pasti kematian.

Menurut dokter yang menerima, saat tiba di rumah sakit kondisi bayi sudah meninggal dunia.

Oktofianus A. Lupan, suami pelaku, menyebutkan sekira pukul 09.50, dia mendapat telepon dari Dina bahwa Yohana keguguran dan jatuh di kamar mandi.

Dia juga mengaku mengetahui usia kehamilan pelaku sekira 5 sampai 6 bulan.

Sementara itu, Dina rekan kerja pelaku, mengatakan, Yohana datang ke Resto Roterdam lebih awal dari biasanya yakni sekira pukul 06.00, dan sekira pukul 07.30 masuk ke dalam kamar mandi dalam waktu yang sangat lama.

Dan ketika dicek, pelaku mengaku sakit perut. Namun setelah beberapa lama kemudian, pelaku keluar dan mengaku bahwa baru saja keguguran.

Atas kejadian tersebut, Dina melaporkan kepada dua rekannya yang lain, Tika dan Veni.

Veni menerangkan bahwa awalnya mengetahui kalau pelaku keguguran dan selama ini mengaku usia kehamilannya baru 4 bulan.

Namun ketika sampai di rumah sakit, mendapat informasi bahwa terdapat robekan pada kelamin pelaku, sehingga diduga pelaku baru saja melahirkan secara normal.

Veni kemudian menanyai pelaku dan mengatakan bahwa anak yang baru dilahirkan dibuang di kamar mandi Resto Roterdam.

Saat ini kasus tersebut dalam proses hukum di Unit PPA Satreskrim Polres Kupang Kota.

Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon Christian Nugroho kepada wartawan di ruang kerjanya, membenarkan.

“Waktu saya tiba di TKP, bayi itu sempat bergerak. Saya langsung pastikan bayi hidup dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Kota. Namun beberapa saat kemudian disampaikan lagi sudah meninggal. Semalam otopsi di RSB,” terang Kapolres.

“Saat ini sedang didalami dan kita pasti akan proses hukum pelakunya hingga tuntas,” lanjut dia. (joo)

 

KASUS BUANG BAYI TAHUN 2016-2018

Minggu (9/10/2016):

Ernustina Nona Avin, 21, oknum mahasiswi UKAW, FKIP Biologi Semester III sekaligus penghuni kos-kosan Blok M, milik Abraham Klau di wilayah RT 16/RW 06, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima membuang bayinya pada Minggu (9/10) pukul 04.00 dini hari. Orok ditemukan Senin (10/10) sekira pukul 19.00, persis di dekat pagar tembok Fakultas Theologia, UKAW Kupang.

Minggu (23/10/2016):

Yuni Nino, 20, PRT di rumah Herman Sianto di Jl. S. K. Lerik membuang bayinya di dalam tempat sampah kamar mandi. Saksi Dorce Talan dan Widianto yang menemukan bayi milik tersangka di dalam tempat sampah namun sudah mati pada Minggu (23/10) sekira pukul 06.00.

Rabu (17/8/2016):

Ditemukan jasad bayi yang terbungkus katong kresek di wilayah RT 11/RW 04, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang. Maria Banunaek, Veronika Banunaek dan Misel Banunaek merupakan tiga saksi yang menemukan jasad bayi itu.

Rabu (27/7/2016):

Seorang ibu muda Dewi Luwisa Messakh, 21, penghuni kos-kosan milik Yermias Leoanak, nekad membuang bayinya ke lahan kosong tak jauh dari kosnya. Peristiwa itu terjadi Rabu subuh (27/7) sekira pukul 05.00 tepatnya di wilayah RT 41/RW 31, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo. Dewi terpaksa membuang bayinya karena ditinggal pergi lelaki pujaan hatinya.

Rabu (1/6/2016):

Ditemukan orok bayi berjenis kelamin laki-laki pada Rabu (1/6) sekira pukul 06.00, bertempat di halaman rumah Alexander Pelondou, di RT 30/RW 11, Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa.

Kamis (30/6/2016):

Sat Reskrim Polres Kupang mengungkap kasus pembuangan bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan warga Ruasnaen, Desa Toobaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang.

Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka Enggelbertus Bau, diketahui tersangka nekat membuang bayinya karena malu dengan orang tuanya sebab bayi itu merupakan hasil hubungan gelapnya dengan Maria Sesilia Nahak.

Sabtu (23/4/2016):

Ditemukannya bayi berjenis kelamin laki-laki di dekat tower Telkomsel, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa oleh aparat Polsek Maulafa. Penemuan ini masih dalam proses pengungkapan oleh Polsek Mauafa karena pelakunya belum diketahui. Untuk mengungkap kasus itu, DNA bayi malang yang kemudian meninggal itu diambil.

Minggu (1/10/2017)

Temuan orok bayi berjenis kelamin laki-laki di dalam lemari pakaian bertempat di Asrama Yopi B, Jalan Dalakesa RT 16/RW 06, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Pemilik orok bayi itu adalah Novita Pandango alias Novi sudah ditetapkan sebagai tersangka bersama kekasihnya.

Selasa (10/10/2017)

Temuan bayi berusia sekira empat bulan di dekat Bandara El Tari Kupang berjenis kelamin laki-laki. Bayi itu diletakkan oleh pemiliknya di celah-celah batu di tanah lapang tak jauh dari Pos POM TNI AU. Pemiliknya masih dilidik dan bayi itu sudah diserahkan ke Dinas Sosial NTT.

Minggu (5/11/2017):

Temuan seorang bayi berjenis kelamin perempuan dalam kondisi tertindih batu di wilayah RT 28/RW 08, Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), Kecamatan Oebobo, Kota Kupang. Pelakunya hingga kini masih dilidik.

Jumat (26/1/2018)

Temuan orok bayi berjenis kelamin laki-laki di samping sumur di kos-kosan milik Ibu Mbau, di wilayah RT RT 30/RW 10, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang. Diduga pemiliknya adalah Adjusta Monis dan Marselus Kehi masih diinterogasi polisi.

Minggu (13/5/2018)

Ditemukan bayi berjenis kelamin laki-laki di Resto Roterdam di wilayah Kelurahan Pasir Panjang. Pelakunya adalah Yohana A. Purnawati, karyawati Resto Roterdam yang saat ini masih dalam perawatan di RS SK. Lerik Kota Kupang dan segera diproses hukum polisi.

SUMBER: Olahan Timex

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!