Harga Pangan Jelang Ramadan Masih Stabil – Timor Express

Timor Express

EKONOMI

Harga Pangan Jelang Ramadan Masih Stabil

Kirenius Tallo: Masyarakat Tidak Perlu Panik

KUPANG, TIMEX – Harga kebutuhan bahan pokok di NTT khususnya di Kota Kupang menjelang puasa dan lebaran masih stabil. Untuk itu, masyarakat tidak perlu panik atau kuatir secara berlebihan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan Provinsi NTT, Kirenius Tallo kepada Timor Express, Selasa (15/5).

Kirenius Tallo

Kirenius Tallo

Kirenius menyebutkan, secara makro ekonomi, pergerakan harga itu cenderung naik, turun dan statis. Artinya tidak ada barang kebutuhan pokok yang selamanya naik, atau tur

un, atau juga statis. Dan apabila harga naik atau turun tidak melebihi 10 persen, maka masih disebut stabil. Sebaliknya apabila harga naik melebih 10 persen atau turun (anjlok) melebihi 10 persen, maka harga sudah disebut tidak stabil.

“Itu formula perhitungan kestabilan harga yang ada pada kita. Jadi ada turun yang stabil dan turun tidak stabil. Juga ada naik yang stabil dan naik tidak stabil,” sebut Kirenius. .

Berdasarkan pemantauan harga dari 41 jenis komoditi di sejumlah pasar, Kirenius menerangkan harga rata-rata komoditi bahan kebutuhan pokok menjelang hari raya Idul Fitri masih relatif stabil (lihat tabel). Kecuali beberapa komoditi tertentu seperti bawang merah, bawang putih, cabe dan telur ayam yang cenderung fluktuatif (naik/turun). Khususnya cabe, menurut Kirenius, terkadang harganya jauh melampaui harga bawang. Kondisi demikian bisa diakibatkan karena gagal panen sehingga kebutuhan lokal tidak bisa dipenuhi oleh produsen local. Dengan demikian, kebutuhan akan cabe terpaksa dipasok dari luar.

“Kenaikan harga pada setiap momentum hari raya keagamaan itu biasa. Tapi masyarakat tidak perlu panik. Price is not as terrorist (harga bukanlah peneror kehidupan, red). Jangan sampai kepanikan masyarakat justru lebih tinggi dari harga barang di pasar,” katanya.

Kirenius mengaku, ada beberapa upaya yang dilakukan Dinas Perdagangan NTT agar masyarakat khususnya umat muslim dapat menjalankan puasa dan merayakan lebaran dengan aman, serta tidak terbebani dengan harga kebutuhan pokok. Salah satunya adalah penyelenggaraan pasar murah bersubsidi dan non subsidi di berbagai kelurahan.  Pelaksanaan pasar murah sudah dimulai sejak Senin kemarin sampai hari Sabtu tanggal 19 Mei mendatang.

“Hari Senin kemarin lokasinya di halaman Masjid Raya Nur Sa’ada Fontein, Selasa di lapangan samping RS Angkatan Laut Alak, Rabu di samping Toko Rukun Jaya Oeba, Kamis di halaman kantor lurah Liliba, Jumat di lapangan Pasir Panjang dan Sabtu di halaman Masjid Darulsalam Sikumana,” sebut Kirenius.

Pasar murah bersubsidi, lanjut Kirenius, di dalamnya ada bantuan pemerintah berupa kupon senilai Rp 50 ribu untuk satu KK. Jumlah kupon yang akan disalurkan jelang puasa dan lebaran sebanyak 1.000 kupon bagi 1.000 KK, khususnya umat muslim dari kalangan menengah ke bawah “Jadi pakai sistem tukar kupon kepada para distributor, nanti para distributor yang akan menagih ke kami. Penerima kupon silahkan belanja barang apa saja. Yang penting nilainya hanya Rp 50 ribu. Lebih dari itu silahkan tambah sendiri,” katanya.

Kirenius mengatakan, jumlah masyarakat penerima kupon bervariatif antara satu kelurahan dengan kelurahan yang lain. Sebab penerima kupon akan ditentukan berdasarkan prosentase dari berdasarkan data yang diserahkan pihak kelurahan.

Sementara terkait dengan penyelenggara pasar murah non subsidi, Kirenius mengatakan, pihaknya akan meminta para distributor untuk menjual kebutuhan bahan pokok dengan harga di bawah harga pasar. Dengan demikian, potongan-potongan harga dari distributor, bias menjadi salah satu bentuk CSR yang diberikan distributor kepada masyarakat. “Intinya, pasar murah ini semacam kontra dari harga tinggi. Karena memang pada setiap momentum hari raya ada kecenderungan harga komoditi pangan melambung naik. Kita berusaha membantu masyarakat sekalipun hanya Rp 50 ribu per KK,” ungkapnya. (tom)

 

Harga Bahan Pokok Per 15 Mei 2018

Beras Premium                                     Rp 12.000/kg

Beras Medium

*Hello Kity, Ayam Jago, Membramo   Rp 10.000/kg

*Maringki, Pokemon                            Rp 11.000/kg

Beras Terendah (Mangga Ku)             Rp 8.500/kg

Beras Bulog                                         Rp 9.850/kg

Gula Pasir                                            Rp 12.500/kg

Minyak Goreng Curah Plastik             Rp 12.000/liter

Minyak Goreng Kemasan Bimoli         Rp 15.000/liter

Minyak Goreng Kemasan Sderhana   Rp 13.500/liter

Daging Sapi Lokal Paha Belakang     Rp 90.000/kg

Daging Sapi Lokal Tetelan                  Rp 75.000/kg

Daging Ayam Broiler                           Rp 25.000/kg

Daging Ayam Kampung                     Rp 60.000/kg

Telur Ayam Broiler                                Rp 35.000/kg

Telur Ayam Kampung                          Rp 60.000/kg

Tepung Terigu Cakra                           Rp 10.000/kg

Tepung Terigu Segitiga Biru                 Rp 8.000/kg

Tepung Terigu Kunci                            Rp 7.000/kg

Cabe Merah Besar Kriting                   Rp 45.000/kg

Cabe Merah Besar Biasa                     Rp 45.000/kg

Cabe Kecil Rawit Merah                    Rp 50.000/kg

Bawang Merah                                   Rp 30.000/kg

Bawang Putih Impor Kating                Rp 30.000/kg

Bawang Putih Impor Honan                Rp 30.000/kg

Mentega Blue Band                            Rp 50.000/kg

Mentega Tanpa Merek                        Rp 35.000/kg

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!