Komisi IV Pantau Puskesmas Alak dan Bakunase – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Komisi IV Pantau Puskesmas Alak dan Bakunase

PANTAU. Pimpinan Komisi IV, Livingstone Ratukadja, Theodora Ewalde Taek, Yuvensius Tukung dan Yapy Pingak saat mengunjungi Puskesmas Bakunase, Selasa (15/5).

FENTI ANIN/TIMEX

KUPANG, TIMEX – Komisi IV DPRD Kota Kupang mengunjungi Puskesmas Bakunase dan Puskesmas Alak.

Kunjungan tersebut dalam rangka memantau hasil pekerjaan pada tahun 2017, dan rencana pembangunan yang telah dianggarkan pada tahun 2018.

Kunjungan dipimpin tiga pimpinan Komisi IV, yakni ketua Livingstone Ratukadja, wakil ketua Theodora Ewalde Taek dan  sekretaris Yuvensius Tukung, ditambah satu anggota, Yapy Pingak,  Selasa (15/5).

Livingstone Ratukadja di Puskemas Bakunase, mengatakan, pihaknya ingin melihat langsung pekerjaan tempat parkir yang sudah selesai dikerjakan pada tahun 2017.

Selain itu, untuk rencana pembangunan tambahan ruang dua lantai telah dianggarkan pada APBD 2018.

Sementara kunjungan ke Puskesmas Alak, lanjut Livingstone, untuk melihat bangunan baru Puskesmas dengan konstruksi dua lantai yang sudah selesai dibangun pada tahun 2017.

“Kita mau memastikan gedung baru sudah ditempati atau belum. Seperti ruang laboratorium apakah instalasi pembuangan sudah terpasang secara baik atau belum, ruang rapat, dan ruangan pelayanan lainnya,” tuturnya.

Kepala Puskesmas Bakunase dr. M. Ivonny Ray, mengatakan, pada tahun anggaran 2018, pihaknya mendapat tambahan pembangunan gedung dua lantai.

“Di anggaran murni kami dapat tambahan pembangunan gedung baru dua lantai, namun pelaksanaannya kapan itu pada dinas teknis yang menangani. Kami menunggu saja,” kata Ivonny.

Puskesmas Bakunase kata dia, sering menjadi tempat studi banding rumah sakit lain.

Dengan ditetapkan sebagai Puskesmas yang peduli kanker perempuan di Kota Kupang, Puskesmas Bakunase kerap dikunjungi para tenaga kesehatan, baik dokter maupun tenaga kesehatan khusus dari kabupaten lain di NTT.

“Dengan kami ditetapkan sebagai Puskesmas yang bisa melakukan deteksi dini penyakit kanker, dengan memiliki tenaga dokter dan bidang yang sudah terlatih, banyak kabupaten lain yang melakukan studi banding ke Puskesmas kami,” katanya.

Dia mengaku, untuk saat ini ada tenaga kesehatan dokter dari RS Nagekeo yang melakukan studi banding ke Puskesmas Bakunase terkait deteksi dini kanker.

“Sebelumnya ada juga tenaga kesehatan dokter dari rumah sakit lain yakni Kabupaten Alor, Belu, yang datang khusus untuk deteksi kanker serviks dan payudara,” katanya.

Dalam pelayanan deteksi dini kanker yang dilakukan di Puskesmas Bakunase, menurut Ivonny, hanya pada hari Selasa dan Kamis yang menjadi rujukan ke provinsi.

Karena untuk Puskesmas Bakunase yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan Kota Kupang memiliki alat Cryoterapi.

Sementara itu, dr. Angel Moa yang merupakan tenaga kesehatan dari RS Nagekeo yang melakukan studi banding ke Puskesmas Bakunase, mengatakan, dirinya dikirim dari RS Nagekeo untuk melakukan studi banding di Puskesmas Bakunase sebagai salah satu Puskesmas peduli kanker di Kota Kupang, dikarenakan saat ini RS Nagekeo baru akan mengaktifkan pelayanan penanganan kanker serviks.

“Walaupun saya belum dapat menangani pasien kanker, tapi untuk IVA sesuai yang saya lihat dengan ilmu yang didapat, memberi apresiasi, sebab semua sesuai standar SOP-nya, seperti menyapa pasiennya, menyiapkan pasien secara mentalnya untuk dilakukan tindakannya sangat bagus,” tuturnya.

Usai kunjungan di Puskesmas Bakunase, rombongan Komisi IV DPRD Kota Kupang mengunjungi Puskesmas Alak. (mg25/joo)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!