24 Mei, Sekjen PB FORKI Bertemu dengan Pimpinan Perguruan di NTT – Timor Express

Timor Express

SPORTIVO

24 Mei, Sekjen PB FORKI Bertemu dengan Pimpinan Perguruan di NTT

SERU. Salah satu pertandingan Cabor karate di ajang Popda III NTT 2018 yang dilangsungka di Aula Kurem, Rabu lalu.

RUDY MANDALLING/TIMEX

Selesaikan Konflik Internal Pengprov FORKI NTT
Ketua dan Sekretaris Perguruan Wajib Hadir

KUPANG, TIMEX – Sekjen PB FORKI, Mayjen TNI (Pur) Lumba Sianipar dipastikan akan turun langsng ke Kupang untuk menyelesaikan konflik internal yang dihadapi Pengprov FORKI NTT.
Lumban Sianipar dijadwalkan akan bertemu dengan Ketua dan Sekretaris 7 perguruan Karate yang ada di NTT, yang dijadwalkan berlangsung Kami (24/5) mendatang di ruang rapat Dinas PUPR NTT.

Hal tersebut dibenarkan Ketua KONI NTT, Andre Koreh yang dihubungi Koran ini, Rabu (17/5) malam kemarin.

Andre menjelaskan Kita (KONI NTT,red) sebelumnya telah meminta saran KONI pusat untuk memfasilitasi penyelesaikan konflik internal di tubuh Pengprov FORKI NTT, terkait hasil Musprovlub FORKI NTT yang digugat oleh dua Perguruan yakni Inkai dan Inkanas.

“Oleh KONI Pusat kita diminta untuk bersurat ke PB FORKI untuk menyelesaikan konflik internas tersebut,” terang Andre.

Karena adanya masalah internal tersebut, maka sampai sekarang KONI belum menerbitkan SK Pengprov FORKI NTT, hasil Musorprovlub tersebut.

“KOnflik internal ini tentunya merugikan para atlet karate, dan juga Cabang Olahraga karate sendiri, terancam tidak di pertandingkan di Porprov, pada bulan september nanti,” jelasnya.
Karena itulah tanggal 14 Mei 2018 lalu, KONI NTT bersurat kepada PB FORKI dengan perihal pertemuan dengan pengurusan Karate, untuk menyelesaikan konflik internal tersebut.

PB Forki melalui sekjennya, memberikan respon positif dan melalui suratnya tanggal 15 Mei 2018 lalu, Sekjen PB Forki bersedia hadir di Kupang untuk memfasilitas penyelesaikan konflik internal tersebut, dan menggelar pertemuan dengan seluruh pimpinan perguruan karate yang ada di NTT tanggal 24 Mei nanti.

“Apa yang kita (KONI NTT, red) lakukan semata-mata untuk mendpatkan kejelasan terkait proses yang terjadi dalam organisasi Pengprov FORKI NTT, sehingga konsolidasi organisasi juga bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Andre juga menegaskan, perbedaan yang terjadi dalam tubuh Pengprov FORKI NTT, KONI NTT tidak ikut campur, tapi hanya memfasilitasi untuk menyelesaikan masalah yang terjadi.
Ditambakannya, pertemuan ini harusnya dilakukan Rabu lalu, namun karena kesibukan Sekjen PB FORKI, sehingga pertemuan tersebut dijadwalkan tanggal 24 Mei nanti.

Sementara itu, Wasekum KONI NTT Eduard Setty kepada koran ini menjelaskan, sesuai surat dari PB FORKI, yang diundah hadir dalam pertemuan tersebut hanya tujuh perguruan yang ada di NTT yakni KKI, INKAI, LEMKARI, SHOTO-KAI, Amura, INKADO dan INKANAS.

“Pertemuan tersebut akan dipimpin langsung Sekjen PB FORKI,” kata Eduard setty.

Sesuai permintan dari Sekjen PB FORKI sendiri, setiap perguruan wakili oleh tiga orang, yakni Ketua, Sekretaris dan Ketua bidang Pembinaan.
“Khusus Ketua dan Sekretaris, tidak boleh diwakili,” terangnya.

Yang tidak kalah pentingnya tambah Eduard Setty, PB FORKI mewajibkan seluruh perguruan yang hadir untuk membawa Surat Keputusan Pengukuhan Kepengurusan Pengda/Pengprov Perguruan yang diterbitkan oleh Pengurus pusat masing-masing perguruan.(rum)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!