Berkas Perkara Tiga Sipir Rutan P-21 – Timor Express

Timor Express

METRO

Berkas Perkara Tiga Sipir Rutan P-21

Tersangka Kematian Mikael Manoh

KUPANG, TIMEX – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Kupang menetapkan berkas perkara tiga tersangka yang adalah sipir Rutan Kelas 2B Kupang telah lengkap (P-21).

Ketiga tersangka adalah Agung Kurniawan, Yohanis Radja dan Andi Botha.

Henderina Malo

Henderina Malo

Kasi Tipidum Kejari Kota Kupang Henderina Malo yang diwawancarai Timor Express, Kamis (17/5), mengatakan, penelitian berkas perkara telah selesai dilakukan dan telah ditetapkan lengkap.

“Berkas perkara untuk ketiga tersangka sipir tersebut sudah P-21. Sudah kita sampaikan ke penyidik untuk segera melakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti. Kami disampaikan oleh penyidik bahwa rencana pelimpahan tahap dua pada Senin (21/5),” kata Henderina.

Sementara itu, Kanit Pidum Satreskrium Polres Kupang Kota Ipda Yance Kadiaman yang diwawancarai terpisah di Mapolresta, mengatakan, pihaknya disampaikan JPU bahwa berkas perkara ketiga tersangka telah P-21.

“Jadi berkas perkara ketiga tersangka sudah P-21. Untuk berkas tersangka Andi Botha surat penetapannya nomor 934, dan berkas tersangka Agung Kurniawan dan Yohanis Radja dengan surat penetapan nomor 933,” kata Yance.

Yance Kadiaman

Yance Kadiaman

Dengan penetapan P-21 oleh kejaksaan tersebut, Yance sampaikan, pihaknya segera melayangkan panggilan kepada tersangka Agung dan Yohanis untuk menghadap penyidik pada Senin (21/5).

“Kedua tersangka ini penahanannya ditangguhkan. Mereka wajib lapor. Senin nanti kita limpahkan ketiga tersangka sekaligus ke jaksa untuk selanjutnya disidangkan di Pengadilan,” kata Yance.

Sekadar tahu, penetapan berkas P-21 dilakukan JPU Kejari Kota Kupang setelah melakukan penelitian berkas pasca dilimpah tim penyidik Subnit IV Unit Pidum Satreskrim Polres Kupang Kota, pekan lalu.

Pelimpahan kembali berkas perkara tersangka Andi Botha ke jaksa peneliti Kejari Kota Kupang dilakukan setelah penyidik melengkapi petunjuk jaksa peneliti.

Pelimpahan berkas perkara dilakukan penyidik Bripka Yosafat Here dan Brigpol Marlon Tanamal.

Untuk merampungkan berkas perkara ketiga tersangka, tim penyidik juga memeriksa kembali Kepala Rutan Kupang Edward Hadi.

Sementara itu, tersangka Agung Kurniawan dan Yohanis Radja ditanggukan penahanannya oleh penyidik sejak Sabtu (28/4).

Penyidik mengabulkan permohonan penahanan yang diajukan Kepala Rutan Kupang Edward Hadi.

Penyidik mempertimbangkan alasan permohonan Karutan, karena jika Agung dan Yohanis ditahan maka tidak ada lagi anggota regu mereka yang berjaga di Rutan.

Sebelum Agung dan Yohanis ditahan, sipir Andi Botha lebih dulu ditahan sebagai tersangka.

Selain itu, Agung Kurniawan dan Yohanis Radja dinilai koperatif dalam menjalani proses hukum, sehingga penyidik berkeyakinan kedua tersangka itu tidak melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

Sekadar tahu, Agung Kurniawan yang menjabat Kepala Pengamanan Rutan (KPR), Yohanis Radja dan Andi Botha sebagai tersangka kasus dugaan pengeroyokan Mikael Manoh, tahanan Rutan Kelas 2B Kupang hingga meninggal dunia.

Ketiga tersangka sipir ini dijerat dengan Pasal 351 tentang Penganiayan junto Pasal 170 tentang Pengeroyokan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun. (joo)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!