Stikes Nusantara Pertama Gunakan PIN – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Stikes Nusantara Pertama Gunakan PIN

Lepas 414 Wisudawan

KUPANG, TIMEX-Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Nusantara Kupang kembali melakukan wisuda, Sabtu (19/5) bertempat di Aula Nibaki Nusantara Liliba Kupang. Sebanyak 414 lulusan diwisuda. Pada kesempatan itu diumunkan, Stikes Nusantara Kupang menjadi kampus pertama Stikes di NTT yang menggunakan penomoran ijazah nasional (PIN).

Plt. Kepala Dinas Kesehatan NTT, Klemens Kesule Hala saat membacakan sambutan Gubernur NTT mengatakan, lulusan Stikes Nusantara Kupang patut berbangga karena sudah menggunakan penomoran ijazah nasional (PIN). “Stikes Nusantara telah resmi menjadi kampus pertama yang menggunakan penomoran ijazah nasional,” kata Klemens.

Klemens katakan, Stikes Nusantara Kupang telah memetik buah dari sebuah kerja keras yang berproses panjang dalam riak dan dinamika kehidupan. “Sehingga kita patut berbangga. Di tengah kebanggaan ini saya beri sebuah hipotesis sederhana, bahwa wisuda ini juga menjadi jembatan untuk dilakukan wisuda-wisuda yang akan datang,” kata Klemens membacakan sambutan gubernur.
Terjawabnya hipotesis ini, lanjut Klemens, juga akan menjadi hipotesis baru, bahwa langkah demi langkah, tahap demi tahap almamater ini akan terus bergulir eksis dan harus terus eksis mengisi ruang dan jejak waktu. Karena ini ia mengatakan, almamater itu sebagai pilihan untuk generasi yang akan datang.

Klemens yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan NTT ini mengingatkan Stikes Nusantara untuk terus menjadi menara api. Sehingga, terus memberikan kontribusi yang positif bagi pembangunan daerah. “Bukan berdiri kokoh sebagai menara gading yang menutup diri terhadap masyarakat,” pesannya.

Sehingga, dirinya meminta untuk terus membuka diri dan bekerja sama dengan mitra kerja terkait untuk magang dan training. “Juga pelayanan kemasyarakatan dan untuk aplikasi ilmu dan ketrampilan sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Pergurun Tinggi,” pesannya.

Sementara Kopertis Wilayah VIII yang diwakili Kepala Seksi Kelembagaan, I Made Gunawan mengatakan, tantangan setelah wisuda jauh lebih besar dibanding masih dalam kampus. “Jangan merasa senang dulu setelah wisuda karena tantangannya akan lebih besar. Karena kalian akan berhadapan dengan tantangan di masyarakat,” kata Gunawan.
Karena itu ia meminta para lulusan Stikes Nusantara untuk terus belajar dan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh. Karena hanya dengan begitu para lulusan dapat diserap di dunia kerja. Atau bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri

Kepada lembaga Stikes Nusantara, Gunawan meminta untuk terus melakukan perubahan-perubahan sesuai perkembangan dan tuntutan zaman. Apalagi sebagai lembaga pendidikan kesehatan yang menuntut keahlian.

Sementara Ketua Stikes Nusantara Kupang, Markus Koreh mengatakan, Stikes Nusantara Kupang terus melakukan perubahan. Markus yang sedang menjalani studi doktor ini mengatakan, kualitas akademik menjadi perhatian utama pihaknya. “Sebagai alumni kampus ini, saya tahu betul apa yang dilakukan untuk terus meningkatkan kualitas lulusan. Dan saat ini saya dipercaya untuk turut membangun kampus ini,” kata Markus.

Dirinya katakan, ada banyak perubahan yang dilakukan. Namun, tetap berkomitmen sesuai standar dari pemerintah.
Stikes Nusantara melepas 414 lulusan, yang terdiri dari program studi D3 Kebidanan sebanyak 172 orang dan S1 Keperawatan sebanyak 242 orang.(ito/cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!