Danny Evaluasi Netralitas ASN – Timor Express

Timor Express

NUSANTARA

Danny Evaluasi Netralitas ASN

Isyaratkan Mutasi Besar-besaran

MAKASSAR, TIMEX–Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto kembali aktif, Senin, 4 Juni. Netralitas ASN di pilkada menjadi evaluasinya. Pria yang akrab disapa Danny itu juga merasa prihatin. Banyak program Pemkot Makassar yang tak berjalan. Bahkan, ada beberapa kejadian yang dianggapnya memalukan.

Untuk itu, Danny mempercepat masa cutinya. Dia tak lagi menunggu cuti berakhir setelah didiskualifikasi oleh KPU Makassar sebagai kandidat Pilwalkot Makassar.
Senin, 28 Mei lalu, dia membuat surat permohonan untuk diaktifkan kembali sebagai wali kota Makassar ke Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono.

“Insya Allah saya hari Senin (kembali bertugas). Itu informasi dari gubernur,” kata Danny, Kamis (31/5). Danny akan mengawali kegiatan sebagai wali kota pascacuti pilkada, dengan melakukan evaluasi. Menurutnya, selama empat bulan terakhir sejak dirinya tak berkantor, kondisi pemerintahan tak lagi kondusif. Perlu banyak pembenahan.

“Di hari kedua kita lakukan evaluasi. Terutama bagi ASN yang tidak netral. Kita ingin wujudkan pilkada berkualitas, jadi ASN harus betul-betul netral,” jelas Danny.

Danny juga mengisyaratkan akan melakukan mutasi besar-besaran. Dalam empat bulan terakhir, kata dia, pemerintahan di Kota Makassar sudah keluar dari rel yang seharusnya. Makanya, pembenahan menyeluruh yang pertama akan dilakukan.

“Kan sudah keluar dari rel ini. Kita ingin kembalikan itu. Kalaupun nanti gerbongnya tidak bisa lagi masuk dalam rel, sudah mi kita ganti saja,” tegas Danny.

Sebelumnya, selama cuti, pemerintahan dikendalikan oleh Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal. Selama empat bulan menjabat pelaksana tugas wali kota, pria yang akrab disapa Deng Ical itu juga sudah melakukan beberapa kali mutasi pejabat eselon II, III, dan IV.

Selain ingin mengembalikan netralitas aparatur sipil negara (ASN), Danny mengaku sudah lebih dari tiga tahun tak pernah ada mutasi besar-besaran. Momen pascacuti dinilainya waktu yang pas untuk melakukan mutasi itu.

Dia menilai banyak program Pemkot Makassar yang tak berjalan maksimal. Padahal, sebelum cuti, Danny mengaku sudah menitipkan ke beberapa pejabat untuk mengawal semua program pemkot berjalan baik.

Dia mencontohkan PKL Centre di Lapangan Karebosi yang tak berjalan. Menurutnya, ada beberapa pejabat yang ditugasi untuk memastikan program itu berjalan.

Beberapa pejabat, ungkap Danny, sengaja dititipi sejumlah program pemkot agar tak mengurusi politik. Hanya fokus urus pemerintahan saja.

“Nyatanya tidak. Justru PKL Center tidak jalan. Padahal, saya sudah tugaskan mereka untuk bertanggung jawab urusi ini,” bebernya.

Masalah lain yang menurutnya mesti diseriusi adalah honor petugas kebersihan. Dia mendengar laporan honor petugas kebersihan yang tak dibayar.

Bahkan, ada yang hanya dibayar separuh dari upah yang seharusnya mereka terima. Akibatnya, masyarakat mengeluhkan pelayanan yang tak maksimal. “Ini semua menjadi fokus saya saat bertugas nanti,” bebernya.

Ambulans Berbayar

Danny Pomanto juga menyoroti polemik ambulans berbayar. Layanan publik dan darurat 112 juga tidak berjalan maksimal.

Bahkan, dia juga mendapat laporan adanya warga yang tak terlayani mobil jenazah di RSUD Daya. “Ini memalukan. Masa ada jenazah warga tidak mampu harus pulang dari rumah sakit dibonceng pakai motor. Tidak pernah ada yang seperti ini,” tegasnya.

Danny menambahkan, semua yang menjadi program strategisnya akan diselesaikan jelang masa jabatannya berakhir. Dia tak ingin momen pilkada, menjadi batu sandungan. Makanya, pejabat yang terkontaminasi momen pilkada tentu menjadi objek mutasi awal.
Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono sudah menyiapkan agenda seremoni untuk pengaktifan kembali Danny sebagai wali kota. Rencananya akan digelar Senin, 4 Juni di kantor gubernur Sulsel.

Soni mengatakan, Plt Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal juga diundang hadir. “Pukul 08.01 Wita, Pak Danny menjadi wali kota dan Deng Ical wakil wali kota,” ungkap Soni.

Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri ini mengatakan, Danny bisa melakukan mutasi. Itu menjadi urusan wali kota kota. Dia langsung akan memberikan arahan langsung kepada Danny. (*/jpg/ito)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!