Ketua KPU dan Panwas Dipecat – Timor Express

Timor Express

PILKADA

Ketua KPU dan Panwas Dipecat

GRAFIS&ILUSTRASI: TITUS-MARTHEN LADO/TIMEX

Sidang DKPP untuk Rote Ndao
DKPP Kabulkan Sebagian Permohonan Pemohon

KUPANG, TIMEX – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao mulai memakan korban. Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan Ketua KPU Rote Ndao Berkat NMF Ngulu dan Ketua Panwaslu Rote Ndao Iswardy Lay dari jabatannya, Jumat (8/6).

Dalam sidang dugaan pelanggaran kode etik yang diadukan Sekretaris Daerah Rote Ndao, Jonas Selly itu, KPU dan Panwaslu dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman. Selain pemberhentian dari jabatan ketua, seluruh komisioner KPU dan Panwaslu juga mendapat peringatan keras dari DKPP.

Dalam sidang yang berlangsung di DKPP, Jakarta itu, DKPP menyimpulkan, teradu I, II, IV dan V serta teradu VI, VII dan VIII terbukti melakukan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu.

Menariknya, sidang tersebut hanya bisa dipantau oleh para Pengadu dan Teradu melalui kamera handphone di Kantor Bawaslu NTT. Pasalnya, peralatan video conference tidak dapat digunakan.

Tampak hadir Sekda Rote Ndao, Jonas Selly dan sejumlah Teradu yang menggelar nonton bareng melalui handphone di ruang kerja Anggota Bawaslu NTT, Jemris Fointuna.
Sayang, suara dari handphone yang kurang jelas membuat suasana nonton bareng itu sedikit tegang. Hingga pembacaan putusan, tidak ada satu pun yang bisa memastikan apa keputusan DKPP tersebut. Bahkan Anggota Bawaslu, Jemris Fointuna yang diwawancara koran ini belum mau berkomentar. “Kita tunggu salinan putusannya karena tadi sidangnya kita belum bisa dengar jelas,” kata Jemris.

Bahkan Sekda Jonas Selly yang mengambil posisi duduk paling dekat dengan handphone yang digunakan untuk nonton bareng pun beberapa kali bertanya ke para Teradu tentang putusan DKPP tersebut.

Sementara di dalam salinan putusan yang diperoleh koran ini menyebutkan, dalam keputusan tersebut terdapat delapan poin. Pertama, DKPP mengabulkan pengaduan pengadu untuk sebagian. Kedua, menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada teradu I, Berkat Ngulu, Teradu II Lukas Saudale, Teradu IV, Olens Ndoen dan Teradu V Hofra Anakay selaku Ketua merangkap Anggota dan Anggota KPU Rote Ndao terhitung sejak putusan dibacakan.

Ketiga, menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap dari jabatan kepada Ketua KPU Rote Ndao kepada Teradu I Berkat Ngulu terhitung sejak putusan dibacakan. Keempat, menjatuhkan sanksi peringatakn keras kepada Teradu VI, Iswardy Lay, Teradu VII Tarsis Toumeluk dan Teradu VIII Hasan Salolang sekau ketua merangkap anggota dan anggota Panwas Rote Ndao terhitung sejak putusan dibacakan.

Kelima, menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap dari jabatan Ketua Panwas Rote Ndao kepada Teradu VI Iswardy Lay terhitung sejak putusan dibacakan. Keenam, memerintahkan KPU NTT untuk melaksanakan putusan tersebut sepanjang terhadap Teradu I, II, IV dan V paling lama tujuh hari sejak putusan dibacakan. Ketujuh, memerintahkan Bawaslu NTT untuk melaksanakan putusan tersebut sepanjang terhadap Teradu VI, VII dan VIII paling lama tujuh hari sejak putusan dibacakan. Terakhir, memerintahkan kepada Bawaslu RI untuk melakukan pengawasan terhadap putusan tersebut. (cel/sam)

 

AMAR PUTUSAN DKPP

1. Mengabulkan pengaduan Pengadu untuk sebagian;

2. Menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada Teradu I Berkat NMF Ngulu, Teradu II Lukas D. Saudale, Teradu IV Olens AJ Ndoen dan Teradu V Hofra A. Anakay, selaku Ketua merangkap Anggota dan Anggota KPU Kabupaten Rote Ndao terhitung sejak keputusan ini dibacakan;

3. Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap dari jabatan Ketua KPU Kabupaten Rote Ndao kepada Teradu I Berkat NMF Ngulu terhitung sejak keputusan ini dibacakan;

4. Menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada Teradu VI Iswardy Lay, Teradu VII Tarsis Toumeluk dan Teradu VIII Hasan Salolang selaku Ketua merangkap Anggota dan Anggota Panwas Kabupaten Rote Ndao terhitung sejak keputusan ini dibacakan;

5. Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap dari jabatan Ketua Panwas Kabupaten Rote Ndao kepada Teradu VI Iswardy Lay terhitung sejak putusan ini dibacakan;

6. Memerintahkan KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk melaksanakan putusan ini sepanjang terhadap Teradu I, II, IV dan V paling lama 7 (tujuh) hari sejak putusan ini dibacakan;

7. Memerintah Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk melaksanakan putusan ini sepanjang terhadap VI, VII dan VIII paling lama 7 (tujuh) hari sejak putusan ini dibacakan;

8. Memerintahkan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia untuk mengawasi pelaksanaan putusan ini.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!