Penuntasan El Tigre – Timor Express

Timor Express

SPORTIVO

Penuntasan El Tigre

Kolombia vs Jepang

SARANSK, TIMEX – Kapten Kolombia Radamel Falcao harus menunggu empat tahun sebelum kekecewaannya terobati. Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) pada Januari 2014 memupus harapan Falcao tampil di Piala Dunia 2014 Brasil. Padahal Falcao yang saat itu mengemas sembilan berhasil mengantar Kolombia sebagai runner-up kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Conmebol.

Maka matchday pertama grup H antara Kolombia melawan Jepang malam ini (19/6) di Mordovia Arena menjadi pelampiasan buat Falcao. Walau kini usianya sudah 32 tahun, Falcao tetap sosok predator di lini belakang Jepang.

Seperti diberitakan Sky Sports kemarin (18/6) Falcao bukan hanya menunggu empat tahun buat mencicipi Piala Dunia pertamanya. Melainkan sebelas tahun. Atau terhitung sejak penyerang berjuluk El Tigre dipanggil timnas Kolombia 7 Februari 2007 silam. Saat itu, usia Falcao masih 20 tahun dan 11 bulan.

“Piala Dunia merupakan mimpi buat saya. Saya sangat termotivasi untuk membantu Kolombia lolos ke Piala Dunia dan bermain di ajang tersebut,” kata Falcao. “Dan saya merasa siap buat tampil disana saat ini,” tambah mantan penyerang Porto, Atletico Madrid, dan AS Monaco tersebut.

Falcao tidak banyak berkontribusi di kualifikasi Piala Dunia 2018 jika dibandingkan dua kali kualifikasi Piala Dunia yang diikutinya. Menuju Rusia musim panas ini, Falcao cuma tampil delapan kali dengan kontribusi dua gol serta satu assist.

Akan tetapi pelatih Kolombia Jose Pekerman tetap memberikan kepercayaan yang besar kepada Falcao. Performanya di Monaco musim ini, 24 gol serta lima assist dalam 36 penampilan di semua ajang memastikan satu tempat buat Falcao di skuad Kolombia.

Pilihan Pekerman menyertakan Falcao kedalam skuadnya sesungguhnya berbau perjudian. Menurut Sportskeeda, kalau melihat rekam jejak cedera Falcao musim ini pemain 32 tahun itu tidaklah terlalu bugar.

Musim ini tercatat sebanyak tiga kali Falcao menepi dari skuad Monaco. Yakni 23 Oktober-13 November. Kemudian 25 Desember sampai 15 Januari. Lantas 5 sampai 26 Februari. Semuanya karena bermasalah dengan hamstring. Totalnya Falcao beristirahat 63 hari.

Pekerman seperti diberitakan Diario Libre menolak kalau disebut membawa Falcao ke Rusia adalah sebagai balas budi jasa empat tahun lalu. Empat tahun lalu, Falcao yang berusia 28 tahun tampil sebagai top skor Kolombia dengan sembilan gol di kualifikasi namun gagal berangkat ke Brasil akibat cedera ACL.

“Jika Anda mengikuti perjalanan Falcao juga klubnya musim ini terlihat jelas bagaimana Falcao memberikan pengaruh besar bagi timnya. Termasuk di Kolombia ini,” ucap pelatih 62 tahun itu.
Pekerman yang memilih formasi 4-2-3-1 sebagai senjata utamanya di Piala Dunia ini. Namun Pekerman juga memiliki senjata cadangan jika Falcao kurang trengginas di lini depan. Pekerman masih punya Luis Muriel (Sevilla) dan Carlos Bacca (Villarreal) yang tak kalah ulet dari Falcao.

Sementara itu, kebugaran playmaker Kolombia James Rodriguez menjelang pertandingan lawan Jepang ini diragukan. Padahal empat tahun lalu James menjadi salah satu aktor Kolombia menang 4-1 atas Jepang di matchday ketiga fase grup Piala Dunia 2014. (dra/jpg/sam)

KOLOMBIA vs JEPANG

Waspada Teror Samurai Biru

SECARA individu, timnas Kolombia sedikit berada di atas Jepang. Radamel Falcao dkk juga memiliki tren lima laga uji coba terakhir lebih baik dengan hanya sekali kalah. Namun, label tim unggulan di Piala Dunia kali ini tidak terlalu berpengaruh.

Itulah yang membuat Asian Handicap hanya berikan voor 0:3/4 untuk kemenangan La Tricolor. Kans Keisuke Honda dkk untuk mereguk tiga poin pertama masih terbuka meski hanya meraih satu kemenangan di lima uji coba terakhir. (io/jpg/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!