Baba Miming Divonis 2,5 Tahun – Timor Express

Timor Express

NASIONAL

Baba Miming Divonis 2,5 Tahun

Wilhelmus Iwan Ulumbu

IST

Pekan Depan Marianus Disidang

JAKARTA, TIMEX – Selasa (3/7) sekira pukul 10.00 wita, majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis dua tahun dan enam bulan penjara (2,5 tahun) terhadap terdakwa Wilhelmus Iwan Ulumbu alias Baba Miming.

Terdakwa yang merupakan Direktur Utama (Dirut) PT Sinar 99 Permai ini terbukti secara sah dan meyakinkan memberi suap kepada Bupati Ngada nonaktif Marianus Sae. Selain vonis 2,5 tahun, Baba Miming dikenakan denda sebesar Rp 150 juta subsidair 2 bulan kurungan.

Vonis bagi terdakwa Baba Miming sesuai amar putusan majelis hakim yang dibacakan secara bergantian oleh hakim HR Unggul Warso M.,SH, MH, Samhadi SH, MH, Sangadi SH,MH dan hakim Lufsiana SH,MH.

Usai divonis, terdakwa Baba Miming dan penasihat hukumnya menyatakan menerima putusan majelis hakim tersebut. Sementara jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan masih pikir-pikir sesuai dengan waktu yang diberikan majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya yakni selama tujuh hari.

Humas Pengadilan Tipikor pada PN Surabaya, Lufsiana SH,MH yang dikonfirmasi Timor Express melalui telepon genggamnya Rabu (4/7) membenarkan hal tersebut. Menurut Lufsiana, vonis yang dijatuhkan bagi terdakwa Wilhelmus Iwan Ulumbu alias Baba Miming itu dilakukan setelah majelis hakim mendengarkan dakwaan jaksa KPK, memeriksa saksi-saksi serta melihat bukti yang diajukan selama persidangan termasuk mendengarkan tuntutan dari jaksa KPK serta mendengarkan nota pembelaan dari terdakwa bersama penasihat hukumnya.

“Iya, benar. Terdakwa Wilhelmus Iwan Ulumbu alias Baba Miming sudah divonis kemarin (Selasa, Red) selama 2 tahun dan 6 bulan dan denda sebesar Rp 150 juta subsidair 2 bulan kurungan,” tegas Lufsiana.

Untuk diketahui, sebelumnya pada Jumat, (8/6) oleh jaksa KPK menuntut terdakwa Wilhelmus Iwan Ulumbu alias Baba Miming dengan pidana penjara selama 3 tahun dan 6 bulan penjara karena dianggap melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-undang RI Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Jaksa KPK Limpah Berkas Marianus

Sementara pada Senin (2/7), jaksa KPK sudah melimpahkan berkas perkara terdakwa Marianus Sae ke Pengadilan Tipikor pada PN Surabaya. Dan saat ini, Ketua PN Surabaya sementara menunjuk majelis hakim yang akan menyidangkan dan mengadili terdakwa MS. “Berkas dakwaan Marianus Sae alias MS sudah dilimpahkan jaksa KPK ke Pengadilan Tipikor pada PN Surabaya dan saat ini sementara dalam tahap penunjukkan majelis hakim yang akan menyidangkan dan mengadili terdakwa Marianus Sae alias MS,” jelas Humas Pengadilan Tipikor Surabaya, Lufsiana SH, MH, kemarin.

Terpisah, penasihat hukum terdakwa Marianus, Vinsensius Maku yang dikonfirmasi membenarkan adanya pelimpahan berkas dakwaan MS oleh jaksa KPK ke Pengadilan Tipikor Surabaya. “Berkas terdakwa MS sudah dilimpahkan oleh jaksa KPK ke Pengadilan Tipikor Surabaya sejak Senin (2/7). Dan sesuai informasi dari jaksa KPK bahwa MS akan segera menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Surabaya pada Selasa (10/7) pekan depan,” ujar advokat Peradi ini. Diakuinya, pihaknya sudah siap untuk membela terdakwa MS selama proses sidang nanti sesuai dengan bukti-bukti yang dimiliki.

Sekadar diketahui, pada Minggu (11/2) lalu, penyidik KPK RI berhasil mengamankan lima orang di tiga lokasi berbeda yakni di Surabaya, Kupang dan Bajawa. Di Surabaya, penyidik KPK menangkap Bupati Ngada, Marianus Sae bersama Ketua Tim Penguji Psikotes calon Gubernur NTT, Ambrosia Tirta di sebuah hotel, pukul 10.00 Wita. Saat itu, penyidik KPK berhasil mengamankan satu buah kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BNI dan beberapa struk bukti transaksi keuangan. Kemudian, sekira 11.30 Wita di hari yang sama, tim penyidik KPK lainnya juga mengamankan Dionesius Kila (ajudan bupati Ngada) di Kupang persisnya di Posko Pemenangan Calon Gubernur NTT serta satu orang lain yakni Petrus Pedulewari (pegawai BNI).

Sementara Dirut PT Sinar 99 Permai, Wilhelmus Iwan Ulumbu alias Baba Miming ditangkap di rumahnya di Bajawa, Kabupaten Ngada, sekira pukul 11.45 Wita. Dari OTT tersebut, KPK menetapkan dua orang sebagai terdakwa yakni Marianus Sae alias MS dan akan segera diadili pekan depan dan Wilhelmus Iwan Ulumbu alias Baba Miming yang sudah divonis Selasa kemarin di Pengadilan Tipikor Surabaya. (gat/fmc/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!