Belum Ada Anggaran – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Belum Ada Anggaran

Jefri Riwu Kore

Alasan Pemkot Kupang Menunda Mutasi

KUPANG, TIMEX – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang untuk melakukan mutasi pejabat terus mengalami polemik.

Pasalnya, beberapa waktu lalu, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man, mengatakan, proses mutasi akan segera dilakukan, dimulai dari para lurah eselon IIIA dan IIIB serta eselon IV.

Namun,  sampai saat ini mutasi belum juga dilakukan. Pemkot selalu beralasan masih melakukan revisi perubahan nama-nama pejabat yang dimutasi, dan sementara dikerjakan oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatakan (Baperjakat).

Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man, saat diwawancarai Timor Express,  di Asrama Haji,  Selasa (10/7), mengatakan,  mutasi tetap akan dilakukan dan akan dimulai dari eselon IV sesuai dengan rencana awal mutasi.

“Semuanya tetap akan dilakukan, mulai dari eselon IV,  dan sementara dikerjakan. Semuanya berjalan sesuai sengan rencana awalnya,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, mengatakan, mutasi akan dimulai dari eselon II.

Selain itu,  pelaksanaan mutasi tidak serta merta dilakukan dan dibutuhkan tim asesor.

“Banyak orang minta untuk segera mutasi. Sebenarnya mutasi belum bisa dilakukan karena anggaran belum ada untuk tim asesor,” katanya.

Selain itu kata Jefri,  mutasi harus mulai dari eselon II, dimana menata dari atasan baru bawahannya.

“Saya sudah bicara dengan wakil wali kota untuk mengkaji ini. Harus ada anggaran baru bisa lakukan mutasi.  Karena harus ada tim asesor. Sekarang anggaran belum ada,  jadi mutasi bisa dilakukan jika anggarannya sudah ada,” ungkapnya.

Kebijakan yang mau dilakukan yaitu menata eselon II,  dan akan dilanjutkan dengan eselon IV dan III.

“Kita atur dulu kepalanya,  baru ke bawahnya. Jangan dari bawah,  dan tiba-tiba kepalanya dimutasi. Antara atasan dan bawahan harus ada kerja sama,  bagaimana jika kita tata dahulu bawahannya,  baru tempatkan atasannya.  Bisa tidak akur nanti,” ujarnya.

Dikatakan, anggaran untuk melakukan mutasi juga belum ada dan tidak bisa menggunakan dana mendahului.

Pasalnya langkah ini digunakan apabila ada hal-hal darurat dan penting. Mutasi bukanlah hal urgen yang harus menggunakan anggaran mendahului.

“Banyak ASN yang mulai menbicarakan tentang mutasi ini. Tanpa mengerti apa aturannya. Mau pakai anggaran dari mana. Kerjalah dengan jujur dan sungguh. Jangan hanya memikirkan tentang mutasi dan jabatan. Semua kerja keras, profesional akan mendapat hasil yang baik. Tentang jabatan dan lainnya pasti Tuhan sudah siapkan,” ungkapnya.

Dia menjelaskan,  pelaksanaan mutasi bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dan pembangunan Kota Kupang bisa berjalan lebih baik, sehingga mutasi jangan dianggap sebagai hal yang harus dihindari atau ditakuti.

Terpisah,  Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Setda Kota Kupang Daud Djira, saat diwawancarai di ruang kerjanya,  Senin (10/7) mengatakan,  BKD Kota Kupang belum mendapat petunjuk soal mutasi eselon II.

Dia mengatakan, hingga saat ini BKD sebagai lembaga yang berwenang menggodok persoalan mutasi, sama sekali belum mendapat petunjuk dari Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore.

“Sampai sekarang kita belum dilibatkan dalam rencana mutasi. Kalau minta informasi atau sekadar tanya-tanya sudah tapi pelaksanaannya belum,” katanya.

Menurut Daud, kewenangan melakukan mutasi sepenuhnya ada di Wali Kota Kupang selaku kepala daerah. Karena itu, dirinya enggan memberikan komentar jika rencana mutasi diutarakan Wakil Wali Kota Kupang.

“Intinya kewenangan ada di Wali Kota, jadi kalau orang lain yang omong kita tidak tahu. Kalau orang lain yang omong, kita tidak berani pastikan karena di aturan  kewenangan ada di Wali Kota,” jelas dia.

Daud menegaskan, hingga saat ini rapat Baperjakat sama sekali belum dilaksanakan. Padahal rapat Baperjakat harus dilakukan sebelum mutasi dilakukan.

“Sampai sekarang belum ada rapat karena belum ada petunjuk untuk dilakukan,” tambah Daud Djira. (mg25/joo)

 

 

 

 



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!