Dua ASN Tersangka – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Dua ASN Tersangka

Kasus Persekusi Wawali Kupang

KUPANG, TIMEX– Kasus persekusi terhadap Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man telah menjerat dua orang tersangka yang adalah oknum ASN di lingkup Kota Kupang.

Proses hukum kasus ini ditangani penyidik Unit Pidum Satreskrim Polres Kupang Kota dan telah pada tahap penyidikan.

Sementara dua tersangka yang ditetapkan penyidik adalah Jovid Tonubesi dan Adi Pali.

Penetapan tersangka bahkan sudah dilakukan penyidik sejak pekan lalu setelah melakukan gelar perkara.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota AKP Pinten Bagus Satrianing Budi yang dikonfirmasi Timor Express, Jumat (13/7), membenarkan.

“Ya, kita sudah tetapkan dua orang tersangka sejak minggu lalu,” kata Pinten sembari menambahkan kedua tersangka dijerat dengan Pasal 310 KUHP.

Sementara, Kanit Pidum Ipda Yance Kadiaman menambahkan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka pada Rabu (4/7).

“Kita juga sudah kirim Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri Kupang,” kata Yance.

Selain memeriksa kedua tersangka, lanjut dia, penyidik juga memeriksa sejumlah saksi tambahan terkait perkara dimaksud.

Sementara pemeriksaan terhadap Wawali Hermanus selaku korban juga sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

Menanggapi kasus persekusi Wawali Kota Kupang Hermanus Man, Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang Padron A. Paulus, mengatakan,  telah ditetapkannya tersangka kasus persekusi dengan tersangka yang adalah ASN lingkup Kota Kupang ini membawa banyak pembelajaran.

Padron mengatakan, pembelajaran yang harus diambil yaitu tentang disiplin dan penghormatan dan penghargaan kepada kepala daerah yang adalah pejabat publik.

“Dari kasus ini, harus menjadi pembelajaran bagi semua ASN.  Bahwa dalam sebuah pemerintahan, ada pimpinan yang harus dihargai dan dihormati. Sebagaimana sesuai dengan Undang-undang dan disiplin ASN,” kata Padron saat diwawancarai Timor Express,  Jumat (13/7).

Dia mengatakan, kasus persekusi yang melibatkan dua orang ASN di Kota Kupang ini menjadi suatu pembelajaran yang berharga.

Dimana semua ASN sebagai pelayanan publik harus memberikan contoh yang baik. Dimana, tugas utamanya adalah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Bagaimana bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat jika kepada pimpinan saja tidak bisa dihargai. Sebagai ASN harusnya memberikan contoh yang baik. Termasuk menunjukan sikap disiplin dan menghargai pimpinan,” ujarnya.

Sebagai staf kata Padron, seharusnya membantu dan mendukung pimpinannya dalam melaksanakan semua tugas pemerintah, termasuk pelaksanaan visi dan misi untuk mensejahterakan rakyat.

“Tugas yang diemban seorang ASN sangat mulia. Dimana ASN mengurus semua hak dan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Kejadian yang terjadi pada Wali Kota Kupang ini tidak boleh terulang lagi. Semua ASN harus mengambil pembelajaran dari kasus ini,” ungkapnya.

Dirinya juga sangat mendukung aparat kepolisian, dalam hal ini,  Polres Kupang Kota untuk mengusut tuntas kasus persekusi Wakil Wali Kota ini.

“Prinsipnya adalah semua proses hukum harus berjalan sesuai aturan dan dipatuhi oleh semua yang terlibat di dalamnya,” pungkasnya. (mg25/joo)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!