Undana Gratiskan Pemilik BPJS dan Bidik Misi – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Undana Gratiskan Pemilik BPJS dan Bidik Misi

INTHO HERISON TIHU/TIMEX.

Tes Kesehatan Khusus Narkoba

KUPANG, TIMEX–Kepala Klinik Pratama Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, dr.Su Djie To Rante melakukan sosialisasi kepada mahasiswa baru di depan Fakultas Hukum.

Rante yang didampingi Dekan Fakultas Hukum, Yorhan Nome menjelaskan, sebelumnya Undana merencanakan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dengan biaya yang ditanggung mahasiswa sebesar Rp 550.000. Namun setelah dilakukan koordinasi, pihaknya memutuskan hanya melakukan pemeriksaan narkoba dengan biaya hany Rp 220.000 per mahasiswa.

Menariknya, tidak semua mahasiswa baru harus membayar biaya pemeriksaan tersebut. “Mahasiswa yang memiliki BPJS dan Bidik Misi, tidak dikenakan biaya pemeriksaan,” kata Rante di depan puluhan mahasiswa.

Jika ditemukan mahasiswa yang positif menggunakan narkoba, pihaknya akan melakukan rehabilitas. Namun mereka yang kedapatan sebagai pengedar narkoba akan diserahkan kepada pihak berwajib.

“Klinik Pratama Undana juga menyediakan rawat inap. Jadi, bagi mahasiswa yang diketahui mengalami penyakit yang memang harus memperoleh perawatan intens, harus nginap. Kalau tidak bisa di tangani maka akan dirujuk ke rumah sakit yang ada di Kota Kupang,” jelas Rante.

Dia lanjutkan, biaya yang dibebankan juga sudah lebih murah dari tempat lain seperti rumah sakit dan juga BNN. Pemeriksaan ini, kata dia merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memberantas masala narkoba yang semakin marak di kalangan remaja.

Pemeriksaan ini tidak hanya dilakukan kepada mahasiswa baru, namun akan terus berlanjut ke mahasiswa semester atas agar memastikan mahasiswa bebas dari narkoba. Bagi mahasiswa yang sudah memiliki surat bebas narkoba, tetap mengikuti pemeriksaan karena surat tersebut belum bisa menjamin.

“Kami tidak bisa menjamin surat kesehatan yang ada, karena bisa saja usai pemeriksaan serta mendapat surat bebas narkoba baru ada yang komsusmsi,” tandas Rante.

Sebelumnya, mahasiswa baru Undana memrotes kebijakan pihak Undana yang memungut biaya pemeriksaan kesehatan tersebut. Pasalnya, mahasiswa merasa sangat diberatkan.

Ketua BEM Fisip Undana Kupang, Mikdon Hede Patu kepada Timor Express mengaku keberatan terkait biaya pemeriksaan kesehatan tersebut. Dia bahkan mengaku melarang mahasiswa untuk tidak melakukan pendaftaran sebelum ada penjelasan dari rektoran.

Ditambahkan banyak mahasiswa yang sudah memiliki surat keterangan bebas narkoba. Jika ada indikasi mahasiswa menggunakan narakoba, dia mempertanyakan tindaklanjutnya. “Kami bingung karena dari Rp 550.000, selang satu hari saja sudah turun jadi Rp 220.000. Ini patut dipertanyakan, karena tarif ini tidak dibahas secara matang di universitas,” tandasnya.(mg29/cel)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!