58 Pemain Terjaring – Timor Express

Timor Express

SPORTIVO

58 Pemain Terjaring

RUDY MANDALLING/TIMEX

Coaching Clinic Yang Digelar JS Foundation dan AFP NTT

KUPANG,TIMEX – Sebanyak 58 pemain yang berasal dari SMAN 3 Kupang, SMKN 1 Kupang dan SoE, yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan, terjaring dalam kegiatan coaching clinic futsal yang di gelar JS Foundation bekerjasama dengan AFP NTT, Minggu (12/8) kemarin.

Coaching Clinic yang dilangsungkan di GOR Futsal NTT tersebut, dipandu langsung Coach Fandi Butarbutar bersama tiga pemain Timnas Futsal Indonesia yang saat ini bergabung di Klub Futsal Bintang Timur Surabaya, yakni M. Nazil (kiper), Andriansyah ‘Adom” yang (Anchor) dan M. Igbal (Flank) yang tiba di Kupang sejak Sabtu lalu, dan disaksikan langsung Ketua AFP NTT, Jimmi Sianto yang juga sebagai pendiri JS Foundation.

Disaksikan koran ini, coaching Clinic dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 10.00 Wita yang di peruntukkan bagi siswa SMAN 3 Kupang yang berjumlah 63 orang.
Sedangkan sesi kedua berlangsung pukul 17.00 Wita yang dipertuntukkan bagi 17 orang siswa SMKN 1 Kupang, 8 orang dari SoE dan 3 lainnya dari SMAN 3 yang tidak sempat mengikuti sesi pagi.
Coaching clinic tersebut dilakukan dalam bentuk games yang melibatkan seluruh siswa yang terdaftar. Sebelum melakoni games, setiap tim akan mendapat pengarahan terlebih dahulu dari Adom maupun Nazil, tentang apa yang harus mereka lakukan dalam games tersebut, dan diakhir setiap games yang berlangsung lima menit, giliran Coac Fandi yang memberikan arahan.
Dari sesi pertama, Caoch Fandi dkk menjaring 34 orang siswa yang terdiri dari 30 pemain dan 4 kiper. Sedangkan di sesi kedua terjaring 17 pemain dan 4 kiper, yang dinilai memiliki potensi.
Para pemain yang terjaring tersebut, selanjutnya diberikan kesempatan untuk berlatih bersama Coach Fandi.
“Jadi para pemain yang terjaring ini, akan diberikan kesempatan untuk berlatih bersama Coach Fandi untuk meningkatkan skill dan pemahaman tentang futsal,” kata Jimmi Sianto saat memberikan arahan kepada para pemain.
“Namun, itu bukan keharusan. Bagi yang tidak mau berlatih bersama Coach Fandi tidak masalah, dan yang mau berlatih silahkan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk meningkatkan potensi diri,” imbuh Jmmi.

Terkait pelaksanaan Coching Clinic ini sendiri, Jimmi mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas para pemain futsal, khususnya dikalangan pelajar di Kota Kupang.
“Kita ingin berbagi ilmu futsal kepada para pecinta futsal di Kota Kupang, khususnya para siswa di SMAN 3 dan SMKN 1 Kota Kupang dar juga dari SoE, sehingga kita menggagas kegiatan ini,” ungkap Jimmi Sianto.

Olahraga futsal saat ini semakin diminati masyarakat luas, khususnya dikalangan pelajar dan juga mahasiswa. Dan tentunya mereka perlu di bekali dan di beri pemahaman bagaimana bermain futsal yang benar.
Selain itu, melalui kegiatan ini AFP juga ingin menjaring pemain-pemain muda potensial untuk dibina dan direkomendasikan mengikuti seleksi Pra PON.(rum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!