Timor Express

SPORTIVO

Baru 9 Kota/Kabupaten Masukkan Berkas Keabsahan

MATANGKAN PERSIAPAN. Rapat panitia Porprov NTT yang dipimpin Wakil Ketua I Dr. Jhoni Lumba, Wakil Ketua III David Radja serta Sekretaris Panitia, Umbu Saga Anakaka, di ruang rapat KONI, Senin kemarin.

RUDY MANDALLING/TIMEX

Sumba Barat Daya Tanpa Kepastian

KUPANG,TIMEX – Jadwal pemeriksaan keabsahan atlet peserta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTT 2018, tinggal dua hari lagi, namun baru sembilan dari 22 KONI Kota/Kabupaten yang telah memasukkan berkas keabsahan para atletnya untuk di verifikasi tim Keabsahan panitia.

Informasi yang diperoleh koran ini dari ketua tim Keabsahan, Dr. Lukas Boleng, Senin kemarin (3/8) di sekretariat KONI NTT menyebutkan, 9 Kabupaten yang telah menyerahkan berkas keabsahan para atletnya, antara lain Kota Kupang, Alor, Malaka, TTU, Kabupaten Kupang, Sumba Timur, Sumba Tengah, Rote Ndao dan Lembata, sesuai dengan cabang Olahraga yang diikutinya.

Dari 14 cabang olahraga (cabor) yang di pertandingkan, Dr. Lukas Boleng merincikan, Cabor sepak bola baru lima kabupaten yang memasukkan berkas keabsahannya yakni Alor, Malaka, Lembata, Belu dan Kabupaten Kupang.

cabor Futsal, yang sudah melakukan keabsahan yakni Kabupaten Alor, Belu, Kota KUpang dan Sumba Timur.
Cabor Tenis Meja, Kota KUpang dan Sumba Timur. Cabor Tinju, Alor, Rote Ndao, Belu, Kota KUpang dan Sumba Timur.
Untuk Cabor Pencak Silat yang sudah menyerahkan berkas keabsahannya adalah Kabupaten Alor, Belu, Sumba Tengah, Rote Ndao dan Kota Kupang. Taekwondo Kota Kupang, TTU, Belu dan Sumba Timur.

Cabor Bola basket dari 5 Kabupaten yang ikut serta baru tiga yang menyerakan berkas keabsahan yakni Kota Kupang, TTU dan Belu.
Di cabor Catur, baru lima Kota/Kabupaten yang menyerahkan berkas yakni Kota KUpang, Alor, Belu, Sumba Tengah dan Sumba Timur.
Untuk Cabor Atletik ada 9 Kota Kabupaten sudah menyerahkan berkasnya, sedangkan abor Voli baru enam Kota/Kabupaten yakni Kota KUpang, Sumba Timur, Kab. Kupang, TTU, alor dan Belu.
DUa cabang lainnya yakni Sepak Takraw baru tujuh Kota/kabupaten yakni Kabupaten Kupang, Kota KUpang, Rote Ndao, Alor, Belu dan Sumba Tengah. Sedangkan Cabor Kempo baru 9 kota/Kabupaten yang menyerahkan berkas yakni Rote Ndao, TTU, Lembata, Alor, Sumba Timur, Belu, Kota Kupang dan Sumba Tengah.

Sementara itu, 13 Kabupaten lainnya belum memasukan sama sekali berkas pendaftarannya.
Dr. Lukas Boleng mengingatkan batas akhir pemeriksan keabsahan adalah tanggal 6 September 2018. Karena itu pihaknya meminta agar 13 Kabupaten lainnya segera mengutus tim Ajunya untuk memasukkan berkas keasahan atletnya, sehingga tim keabsahan juga bisa bekerja cepat untuk menerbitkan ID card bagi setiap atlet peserta, sebelum pembukaan Porprov tanggal 10 September.

Sementara itu, dalam rapat panitia penyelenggara yang dilangsungkan di ruang rapat KONI NTT, Senin kemarin sore, dipastikan bawa hanya 21 Kota/Kabupaten yang dipastikan mengikuti Porprov dari 22 Kota/Kabupaten yang mendaftar.
Satu kabupaten yang kemungkinan batal berpartisipasi adalah Kabupaten Sumba Barat Daya, walau sebelumnya telah mendaftarkan 9 cabor yang akan diikuti.

Dalam rapat yang dipimpin wakil Ketua I Dr. Jhoni Lumba, Wakil Ketua III David Radja serta Sekretaris Panitia, Umbu Saga Anakaka, terungkap bahwa panitia sudah berupaya untuk memastikan keikutsertaan Kabupaten Sumba Barat Daya, namun KONI Sumba Barat Daya sampai saat ini tidak bisa di konfirmasi.

Dalam rapat tersebut, juga terungkap bahwa pembukaan Porprov nanti kemungkinan akan dilakukan langsung oleh Gubernur NTT terpilih, Victor B. Laiskodat, walau sebelumnya KONI NTT sudah bertemu dengan penjabat Gubernur yang telah bersedia meembukan Porprov Nanti.

Namun, adanya perubahan jadwal pelantikan gubernur yang dimajukan dari tanggal 17 ke tanggal 5 September, sehingga panitia dan juga KONI NTT tentunya harus melakukan penyesuaian.
Karena itu, Dr. Jhoni Lumba dalam rapat tersebut mengatakan bahwa KONI NTT dan Panitia Porprov mengagendakan untuk beraudiens dengan Gubernur NTT usai pelantikan nanti, terkait dengan pembukaan Porprov.

Dalam rapat tersebut, juga dibicarakan persiapan setiap seksi menghadapi pelaksanaan Porprov ini, terutama penyambutan peserta, upacara pembukaan Porprov.

Khusus untuk upacara pembukaan, Paniti dalam rapat tersebut mengagendakan untuk menggelar gladi bersih tanggal 9 september pukul 15.00 Wita yang diikuti perwakilan kontingen seluruh peserta.
Pada tanggal 9 Pagi, akan dilangsungkan upacara pengibaran bendera kontingen mulau pikul 08.30 Wita di depan GOR Flobamora. Sedangkan malam harinya akan dilangsungkan welcome Party untuk seluruh kontingen Porprov.(rum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!