Dinsos Gelar Lomba Olympiade Pahlawan – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Dinsos Gelar Lomba Olympiade Pahlawan

INTHO HERISON TIHU/TIMEX.

KUPANG,TIMEX–Sebanyak 15 SMA sederajad di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang mengikuti lomba Olympiade Pahlawan di Aula UPT BPPS Dinas Sosial Provinsi NTT Senin (3/9).

Masing-masing sekolah mengirim 3 peserta untuk mengikuti lomba olympiade yang diselenggarana Dinas Sosial Provinsi NTT bekerja sama dengan Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang serta Dinas Pendidikan Provinsi NTT.

Lomba tersebut bertujuan untuk menumbuhkembangkan jiwa nasionalisme, wawasan kebangsaan, kepahlawanan, keperintisan, kesetiakawanan dan restorasi sosial, agar nilai-nilai tersebut terinternalisasi ke dalam diri generasi muda Indonesia untuk tetap tegaknya NKRI.

Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT, Wilhelmus Foni pada kesempatan itu mengatakan, maksud dan tujuan dari lomba kepahlawan ini untuk menambah wawasan pengetahuan kepahlawanan dan meningkatkan rasa kecintaan terhadap tanah air.
Selain itu tersosialisasinya nilai-nilai kepahlawanan, keperintisan dan kesetiakawanan sosial di kalangan masyarakat, terutama generasi muda agar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Eksistensi sebuah negara, kata Welem Foni, tidak terlepas dari pilar-pilar kebangsaan yang terbangun dari nilai-nilai perjuangan kepahlawanan yang terbentuk dari keseluruhan proses pembiasaan secara terus-menerus. Sehingga, menjadi budaya yang melekat pada kehidupan bangsa dari sebuah negara.
Menanam nilai-nilai kepahlawanan tidak semudah membalik telapak tangan, karena nilai-nilai sifatnya abstrak dan universal, terlebih lagi jika dikaitkan dengan dogma-dogma agama. Berdasarkan pemikiran tersebut, suatu nilai juang yang menjadi bagian keseluruhan yang melekat dalam masyarakat dapat menjadi salah satu tawaran untuk menjaga keberlangsungan eksistensi suatu bangsa dan negara.
“Indonesia adalah negara yang memiliki banyak nilai-nilai yang berakar pada kearifan lokal budaya masyarakat, dimana nilai-nilai itu berkembang seiring dengan peradapan zaman dan nilai-nilai itu terakumulasi dalam suatu sejarah perjalanan bangsa yang akhirnya dapat mewujudkan suatu kemerdekaan yang sejati,” kata Welem Foni.

Di dalam nilai-nilai itu terdapat nilai kepahlawanan dan untuk menanamkan nilai-nilai tersebut membutuhkan proses panjang serta tidak instan, terlebih arus modernisasi saat ini begitu deras menghampiri kehiduapan generasi muda. Sehingga, dapat mempengaruhi penanaman nilai-nilai tersebut0.
“Nilai kepahlawanan itu sendiri pada dasarnya dapat ditinjau dari berbagai aspek, seperti aspek sosialogi, aspek psikologis maupun aspek antropologis artinya secara alamiah. Oleh sebab itu implementasi nilai-nilai kepahlawanan dapat menggunakan berbagai cara, baik secara persuasif maupun indoktrinatif,” papar Welem Foni lagi.

“Jadi, salah satu cara yang ditawarkan Direktorat Kepahlawanan sosial adalah dalam bentuk olympiade pahlawan Indonesia yang dilaksanakan se-Indonesia dan khususnya lomba olympiade kepahlawanan, cerdas cermat serta ceritera kepahlawanan,” tutupnya.(mg29/cel)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!