Kelurahan Adipura Sadar Inflasi Jadi Program Unggulan – Timor Express

Timor Express

EKONOMI

Kelurahan Adipura Sadar Inflasi Jadi Program Unggulan

IST

TPID Kota Kupang Canangkan Kupang Green and Clean

KUPANG, TIMEX – Guna membahas perkembangan inflasi dan strategi pengendalian inflasi akhir tahun 2018, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kupang menyelenggarakan pertemuan di Kantor Walikota, Selasa (4/9). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Rakornas TPID pada tanggal 26 Juli 2018 di Jakarta dan High Level Meeting (HLM) TPID Provinsi yang dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2018.

Rapat dipimpin oleh Plt. Sekda Kota Kupang, Tom Jansen Ga didampingi oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT selaku Wakil Ketua TPID Kota Kupang, Muhammad Syahrial. Hadir sejumlah pimpinan OPD Kota Kupang seperti Balina Uly selaku Kadis Koperasi dan Plh. Kadis Pariwisata, Kasat Pol P, Thomas Dagang, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Yeri Padji Kana, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Orson Nawa, dan beberapa pejabat lainnya. Hadir pula Wakil Direktur Timor Express, Stanley Boimau.

Dalam pembukaannya, Plt. Sekda Kota Kupang, Tom Jansen Ga mengajak seluruh pihak, baik OPD maupun instansi lain untuk terus bekerja sama agar dapat terus mengawal program pengendalian inflasi di Kota Kupang.

Selanjutnya, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Muhammad Syahrial dalam paparannya mengatakan, hingga bulan Agustus 2018, inflasi Provinsi NTT masih terjaga. Pada bulan Agustus, Provinsi NTT mengalami deflasi – 0,45 persen (mtm) dan secara tahunan hampir sama dibandingkan inflasi bulan Agustus tahun sebelumnya.

Di sisi lain, lanjut Syahrial, Kota Kupang sendiri mengalami deflasi – 0,49 persen (mtm), lebih dalam dibandingkan deflasi bulan sebelumnya (0,19 persen mtm). Hal ini dipengaruh oleh penurunan harga kelompok bahan makanan seperti padi, daging, ikan segar, sayuran dan bumbu.

Syahrial juga menegaskan bahwa Kota Kupang memiliki peran penting untuk menjaga inflasi Provinsi NTT karena memiliki kontribusi yang besar yakni 86,4 persen.

Sementara Wakil Direktur Timor Express, Stanley Boimau yang juga didaulat sebagai pemateri, dalam paparannya menawarkan program peduli lingkungan dan juga strategi lain untuk menekan inflasi. Dia optimis, Kota Kupang dapat meraih predikat sebagai kota yang sukses menekan inflasi. Sebab dia dan seluruh stakeholder di Dewan Evaluasi Kota (DEK) akan menyumbangkan sejumlah poin penting untuk TPID Kota Kupang.

Untuk diketahui, sebagai langkah nyata pengendalian inflasi di Kota Kupang, tercetus Kupang Green and Clean : Kelurahan Adipura Sadar Inflasi yang dicanangkan dalam HLM TPID Kota Kupang pada 3 Mei 2018. Program ini telah di launching oleh Walikota Kupang tanggal 17 Agustus 2018 sebagai program unggulan TPID Kota Kupang, dalam upaya pengendalian inflasi terutama komoditas hortikultura sekaligus mendukung Pemerintah Kota Kupang dalam upaya mendapatkan piala ADIPURA tahun 2018.

Program ini akan melibatkan rumah tangga untuk dapat lebih mengenal inflasi dengan menanam tanaman hortikultura untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Hadirnya hortikultura pada level rumah tangga diharapkan dapat menjadi bufferstock hortikultura ketika di pasaran mengalami kekurangan, sehingga harga komoditas tersebut dapat terkendali.

Selain itu, TPID Kota Kupang sepakat untuk melakukan penjajagan kerjasama antar daerah dengan beberapa kabupaten di NTT. Antara lain Kabupaten Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Barat Daya guna memastikan pasokan komoditas utama, seperti cabai ke Kota Kupang. (tom)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!