KKP Tingkatkan Pengawasan Perairan Perbatasan – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

KKP Tingkatkan Pengawasan Perairan Perbatasan

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

Miliki Kantor Baru di Kupang

KUPANG, TIMEX – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Kupang, secara resmi meresmikan gedung Kantor Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) baru seluas 462 meter persegi yang beralamat di Jl. Yos Sudarso, Jurusan Bolok (Kompleks BKKPN Kupang), Kecamatan Alak, Kota Kupang, Kamis (6/9).

Dengan memasuki kantor baru KKP Kupang akan terus meningkatkan pengawasan di wilayah perairan perbatasan antara Nusa Tenggara Timur, Timor Leste dan Australia, dengan terlebih dahulu memperkuat kelembagaannya di Kupang.

Sekretaris Jenderal KKP Nilanto Perbowo dalam sambutannya, mengatakan, kehadiran Kantor PSDKP Kupang yang baru itu sebagai salah satu upaya penguatan pengawasan perairan di NTT yang berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia.

Status kelembagaan PSDKP Kupang yang sebelumnya hanya satuan kerja (Satker), kini telah naik tingkat menjadi stasiun yang ditetapkan melalui Permen KKP No.33/PERMEN-KP/2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.

“Dengan peningkatan status PSDKP Kupang tersebut, maka KKP saat ini sudah memiliki delapan Stasiun PSDKP yang menyebar di Cilacap, Belawan, Pontianak, Tarakan, Tahuna, Ambon, Biak dan Kupang. Terdapat enam pangkalan PSDKP masing-masing di Lampulo (Banda Aceh), Batam (Kepulauan Riau), Jakarta, Benoa (Bali), Bitung (Sulawesi Utara), dan Tual (Maluku),” ujar Nilanto Perbowo yang juga Plt. Direktur Jendral PSDKP itu.

Nilanto menambahkan, Stasiun PSDKP Kupang telah bersinergi dengan instansi terkait di daerah untuk menjalankan tugas menjaga sumber daya kelautan dan perikanan di provinsi dengan luas wilayah laut mencapi 200.000 kilometer persegi itu.

Dia menyebut, salah satu hasilnya berupa penangkapan kapal ikan asing asal China, FV Fu Yuan Yu 831 beberapa waktu lalu saat kedapatan sedang mencuri ikan di wilayah perairan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Timor Leste.

Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Kupang telah menjatuhkan hukuman penjara kepada para ABK Fu Yuan Yu 831 dan membayar denda masing-masing Rp 100 juta, serta menyita kapal tersebut sebagai milik negara.

Penguatan kelembagaan Stasiun PSDKP Kupang juga diikuti penguatan sarana prasarana pengawasan seperti Kapal Pengawas KM Hiu Macan 03 dengan panjang 30 meter serta speedboat, dan KM Napoleon berukuran panjang 12 meter.

“Harapan kami dengan penguatan lembaga pengawasan di Kupang, kapal-kapal asing ilegal akan berpikir ulang untuk melakukan ilegal fishing di wilayah perairan Indonesia yang ada di NTT,” katanya.

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Sekjen Kementerian KKP Nilan Perbowo. (mg29/joo)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!