Kehabisan BBM, KM Sirung ‘Parkir’ di Ende – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Kehabisan BBM, KM Sirung ‘Parkir’ di Ende

ALEX SEKO/TIMEX

ENDE, TIMEX – Kapal Motor (KM) Sirung milik PT Flobamor NTT sudah tiga hari ‘parkir’ di pelabuhan Ipi Ende. KM Sirung yang seharusnya berangkat, Sabtu (3/11), namun hingga Senin (5/11) batal berlayar menuju pelabuhan Bolok Kupang.

Pembatalan berlayar dari pelabuhan Ipi Ende menuju pelabuhan Bolok Kupang, diakibatkan ketiadaan BBM. Akibatnya, sejumlah penumpang yang menggunakan jasa penyeberangan KM Sirung terpaksa kembali turun dari kapal tersebut.

Pantauan Timor Express di pelabuhan Ipi, Minggu (4/11) dan Senin (5/11), terlihat KM Sirung ditambatkan di pelabuhan Ipi dengan posisi menyamping. Tidak ada aktivitas dari petugas kapal. Kapal nampak sepi dan tidak ada penjagaan.

Diatas dermaga tepatnya di samping  kapal terlihat beberapa kendaraan roda dua diparkir begitu saja, tidak diketahui apakah kendaraan roda dua yang diparkir tersebut juga akan diberangkatkan dengan KM Sirung menuju Kupang atau tidak.

Timor Express kesulitan melakukan konfirmasi karena tidak terlihat satu anak buah kapal yang berada di dalam kapal atau sekitar pelabuhan.

Salah satu petugas PT ASDP yang biasa disapa Rambo, Minggu (4/11) di pelabuhan Ipi Ende membenarkan pembatalan keberangkatan KM Sirung dari pelabuhan Ipi Ende menuju pelabuhan Bolok Kupang.

Dia membenarkan sejak, Sabtu (3/11) KM Sirung batalkan  pelayaran dari pelabuhan Ipi Ende menuju pelabuhan Bolok Kupang karena ketiadaan solar.

Menurut dia, saat ini untuk memenuhi kebutuhan solar kapal, Pertamina akan memberikan pelayanan permintaan sesuai kebutuhan kapal jika sudah ada bukti pembayaran melalui bank berupa kwitansi pembayaran. Berbeda sebutnya, dengan waktu yang lalu, Pertamina masih bisa mensuplai kebutuhan solar bagi kapal walau pembayarannya akan dilakukan belakangan atau masih bisa berutang bahan bakar kapal di Pertamina.

Seperti yang diceritakan salah seorang penumpang KM Sirung, pembatalan pelayaran yang disampaikan petugas kapal sangat mengejutkan. Menurutnya, menjadi  unik setelah penumpang semua berada diatas kapal baru pihak kapal mengumumkan pembatalan pelayaran.

Semestinya kata dia, petugas kapal khususnya petugas di bagian mesin sudah menyampaikan kepada kapten kapal soal ketiadaan solar untuk berlayar kembali ke Kupang.

“Petugas tiket juga diberitahu untuk sementara waktu tidak memberikan pelayanan kepada masyarakat atau pengguna jasa KM Sirung jika kondisinya tidak memungkinkan. Ini malah terbalik dan sangat merugikan penumpang, setelah tiket dibeli dan penumpang berada diatas kapal baru diumumkan pembatalan berlayar,” sebut Kornelis, penumpang asal Bajawa.

Senada dengan Kornelis, salah seorang calon penumpang, Marianus Djawa kepada Timor Express di pelabuhan Ipi, Minggu (4/11) membenarkan terjadi pembatalan.

“Semestinya ketika kita membeli tiket sudah disampaikan soal penundaan pelayaran akibat kendala teknis. Kalau seperti ini penumpang dan pengguna jasa lainnya sudah pasti dirugikan. Apalagi kami yang berasal dari kabupaten lain harus mengeluarkan biaya lebih untuk memenuhi kebutuhan kami selama berada di Kabupaten Ende,” ujarnya.

Dia berharap jika memang ada kepastian pembatalan pelayaran harus sejak awal sehingga bisa mengambil alternatif lain atau juga menunda kedatangan ke Ende.

Sementara itu, Kepala KSOP Kabupaten Ende ketika akan dikonfirmasi, Senin (5/11) tidak berada di tempat. Menurut salah seorang stafnya, ia belum tahu kepastian pemberangkatan KM Sirung. Menurutnya, pihak agen belum menyampaikan terkait dengan keberangkatan KM Sirung menuju Kupang.

“Yang kami dengar memang kehabisan bahan bakar solar. Soal keberangkatan kapan, kami sendiri belum dapat informasi dari agennya,” sebut staf KSOP Ende.

Pantauan Timor Express, Senin (5/11) di pelabuhan Ipi Ende terlihat sejumlah penumpang yang berasal dari luar Kota Ende mendatangi pelabuhan guna memastikan keberangkatan KM Sirung setelah, Sabtu (3/11) batal berangkat menuju Kupang. Terlihat beberapa penumpang orang tua dan anak duduk di emperan ruang tunggu pelabuhan Ipi.

Mereka juga sempat datang ke kantor KSOP di pelabuhan Ipi untuk menanyakan keberangkatan KM Sirung, namun mereka diarahkan untuk menemui agen karena mereka sendiri tidak berhubungan dengan agen dan belum juga mendapat informasi terkait dengan pemberangkatan KM Sirung.

“Kami hari Sabtu juga menjadi penumpang yang diturunkan oleh ABK. Kami kira hari ini, Senin (5/11) akan diberangkatkan, namun ternyata belum juga diberangkatkan,” ujar Siti Maryam dari Kelurahan Paupanda Kecamatan Ende Selatan.

Dia berharap agar bisa mendapat informasi yang jelas jangan sampai terus dipermainkan oleh manajemen KM Sirung. (kr7/ays)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!