Timor Express

NASIONAL

Periksa Miranda untuk  Penyelidikan Century

KASUS CENTURY. Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Miranda Goeltom berjalan keluar gedung KPK usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK di Jakarta, Selasa (13/11).

FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS

JAKARTA, TIMEX – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memulai penyelidikan kasus rasuah kakap bailout Bank Century. Pemeriksaan mulai dilakukan, Selasa (13/11). Mantan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom salah satu pihak yang diperiksa dalam perkara yang diduga merugikan keuangan hingga Rp 8 triliun tersebut.

Miranda diperiksa kurang lebih 1,5 jam di gedung KPK. Usai diperiksa sekitar pukul 11.00, Miranda tak banyak berkomentar terkait materi penyelidikan tersebut. “Ditanyai keterangan mengenai penyelidikan Century,” ujar perempuan yang juga ahli ekonomi Universitas Indonesia (UI) tersebut.

Miranda mengaku dimintai keterangan soal prosedur dan pengambilan keputusan di lingkungan Bank Indonesia terkait dengan pemberian fasilitas pinjaman jangka pendek (FPJP) untuk Bank Century. Sejauh ini, kasus itu baru menyeret mantan Deputi Gubernur BI Bidang Pengelolaan Moneter Budi Mulya. “Tidak ada pertanyaan baru, cuma yang lama. Cuma ditanya prosedur-prosedur (pengambilan keputusan di BI, Red),” ujar Miranda seraya beringsut melintasi kerumunan wartawan yang menunggunya di lobi gedung KPK. “Semuanya nggak ingat lagi (terkait pengambilan keputusan bailout Century, Red),” imbuh dia.

Selain memeriksa Miranda, KPK juga memanggil Ketua Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso. Namun, beda dengan Miranda, Wimboh sama sekali tidak mau menjelaskan lebih banyak terkait dengan penyelidikan Century. Wimboh sebelumnya pernah menjabat Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan di BI pada 2010-2012 lalu.

Sementara itu, informasi yang dihimpun Jawa Pos, KPK rencananya juga akan memeriksa Budi Mulya di Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung. Pemeriksaan itu masih terkait dengan penyelidikan Century. Budi satu-satunya terdakwa yang telah divonis bersalah dalam perkara yang juga menyeret mantan Wakil Presiden Boediono tersebut.

Di sisi lain, Juru Bicara KPK Febri Diansyah masih belum mau menjelaskan secara detail mengenai penyelidikan Century. Sebab, kasus tersebut masih di tahap penyelidikan yang belum bisa dipublikasikan secara rinci ke publik. (tyo/jpg/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!