Timor Express

EKONOMI BISNIS

Pinjaman Prabowo Ditolak

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Dok. JawaPos.com

Pendanaan Kampanye Sangat Beresiko

JAKARTA, TIMEX – Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku, mengalami kendala dalam mendapatkan kredit di perbankan Indonesia untuk pendanaan kampanye. Prabowo pun menggalang dana kampanye melalui sumbangan-sumbangan dari para partisipan.

Menurut Ekonom Indef Bhima Yudhistira, pendanaan kampanye sangat beresiko. Sehingga perbankan perlu mempertimbangkan dengan sangat hati-hati.

“Pendanaan kampanye tentunya sangat beresiko. Kalau kalah pastinya uang tidak kembali. Hampir smua bank saya kira tidak ada yang mau memberikan pinjaman kampanye,” ujarnya kepada JawaPos.com (grup Timex), Minggu (25/11).

Bhima menuturkan, pinjaman tersebut bisa saja didapatkan jika ada aset ataupun agunan yang dapat dijadikan jaminan.

“Yang bisa mungkin si capres atau caleg punya bisnis kemudian menjaminkan bisnis atau asetnya ke bank. Kreditnya untuk usaha produktif tapi sama si debitur dialihkan untuk dana kampanye. Itu juga kemungkinannya kecil,” tuturnya.

Sebelumnya, pasangan calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam pilpres kali membutuhkan biaya yang besar. Di kubu Prabowo-Sandi tidak didukung oleh investor ataupun pengusaha kelas kakap di Indonesia, sehingga dana kampanye Prabowo-Sandi murni dari rakyat dan para donatur.

Prabowo mengaku sempat mencari pinjaman dana ke Bank Indonesia (BI). Namun, permintaannya ditolak. Padahal dia mengatakan telah banyak berbuat untuk bangsa dan negara. (mys/JPC/tom)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!