Timor Express

SPORTIVO

Esthon: Prestasi di PON XX 2020 Harus Ditingkatkan

BUKA KEJUARAAN. Ketua Pengprov Perkemi NTT, Esthon L. Foenay saat memberikan arahan kepada para kenshi saat membuka Kejuaraan Kempi HUT NTT Ke-60 di GOR Futsal, Senin (26/11).

IST

KUPANG,TIMEX – Kejuaraan Kempu dalam rangka HUT NTT ke-60, yang diikuti sekitar 815 orang atlet dari 12 Kota/Kabupaten se NTT akan dijadikan ajang untuk memantau atlet berprestasi yang akan dipersiapkan menuju menuju Pra PON 2019.

“Kita haru bekerja keras dengan disiplin agar bisa mendulang prestasi yang lebih tinggi lagi di PON XX 2020 di Papua, dengan meloloskan atlet sebanyak-banyaknya di Pra PON 2019. Dan Shorinji Kempo NTT harus siap,” kata Ketua Pengprov Perkemi NTT, Esthon L. Foenay ketika membuka Kejuaraan tersebut di GOR Futsal, Senin kemarin (26/11).

Kempo TT telah membuktikan kepada Indonesia bahwa Kempo NTT merupakan barometer Shorinji Kempo Indonesia, sehingga Momentum kejuaraan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Prestasi spektakuler di PON XIX 2016 Bandung dengan raihan 7 emas, 1 perak dan 5 perunggu harus ditingkatkan. Dan saya yakin kita bisa, karena kita tahu bagaimana untuk menjadi juara,” tegasnya.

Lebih lanjut Esthon mengatakan, kejuaraan Kempo yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah melalui Dipora NTT ini merupakan momentum untuk mengukur kualitas pada Kensi untuk mengikuti Pra PON 2019, dan sekaligus merupakan bagian dari proses regenarasi dan kaderisasi atlet, yang mendapat simpatik dari Pengurus, Orang Tua, dimana pesertanya mencapai 815 orang.

“Pelaksanaan kejuaraan shorinji kempo diakhir tahun 2018 ini, merupakan parameter sekaligus ukuran prestasi menuju Pra PON, dan sekaligus merupakan parameter regenarasi dan pengembangan prestasi para kensi di Nusa Tenggara Timur,” terangnya.

Disiplin, integritas diri dari para atlet, pelatih da pengurus harus menjadi suatu kekuatan besar yang sulit dikalahkan, karena kita mulai merajut prestasi melalui proses internal, hingga meraih prestasi Internasional dan dunia.

“saya minta kepada para wasit, atlet, pelatih dan panitia agar jaga harga diri, harkat dan martabat Shorinji Kempo,” ingatnya.
“Kalian boleh berproses secara keras, tapi harus mengedepankan persaudaraan, karena nilainya mahal dibandingkan kemenangan sekalipun.” imbuhnya.

Berdasarkan laporan panitia, dari 815 atlet akan bertanding dalam Kejuaraan ini, 522 orang diantaranya berasal dariu Kota Kupang. Sisanya, 89 atlet berasal dari Kabupaten TTU, Kabupaten Malaka 52 atlet, Kabupaten Kupang 46 atlet, Rote Ndao 15 atlet, Ngada 10 atlet, Flores Timur dan Sumba Timur masing-masing 8 atlet, Sabu Raijua 6 atlet, Manggarai Barat 5 atlet dan Kabupaten Ende 2 atlet.
Untuk hari pertama pertandingan kemarin, tercatatn sebanyak 38 kelas yang di pertandingkan untuk beberapa kategori. (rum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!