Timor Express

SPORTIVO

Esthon Foenay Kembali Pimpin Perkemi NTT

SERAHKAN HASIL. Penyerahan hasil Muperprov kepada ketua Perkemi terpilih Esthon Foenay di hotel Naka Kupang, Rabu (28/11) malam.

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

KUPANG, TIMEX – Esthon Foenay kembali dipercaya oleh Badan Pengurus Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) NTT untuk memimpin organisasi bela diri tersebut periode 2018-2024.

Kepercayaan tersebut dilakukan melalui Musyawarah Persaudaraan Provinsi (Muperprov) yang diikuti badan pengurus tingkat kabupaten/kota se-NTT yang diselenggarakan di hotel Naka Kupang, Rabu (28/11) malam.

Kegiatan empat tahunan ini dihadiri Badan Pengurus Perkemi Pusat, Sensai Jumana Sidik (Dan VII), Ketua KONI NTT, Andre Koreh, Ketua Harian Perkemi NTT,  Alfons Teodorus (Dan V) serta pengurus Perkemi dari seluruh kabupaten se-NTT.

Ketua Perkemi NTT terpilih, Esthon Foenay usai terpilih kepada Timor Express memberikan apresiasi dan ucapakan terima kasih kepada seluruh badan pengurus tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-NTT serta panitia kegiatan Muperprov yang telah berpartisipasi, kerja keras untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia mengaku, olahraga Kempo merupakan salah satu cabang olahraga yang menjadi super prioritas, maka ke depan akan membangun suatu kerja  sama dan kerja keras untuk mempertahankan serta meningkatkan prioritas olahraga di NTT.

Ditambahkan, manajemen yang ada harus dilakukan secara persaudaraan. “Manajemen organisasi ini ke depan harus hemat struktur kaya fungsi, sehingga tidak perlu banyak orang,” kata Esthon.

Dikatakan, harus ada kerja sama baik secara vertikal maupun horisontal mulai dai provinsi sampai pada pengurus kabupaten/kota, utamanya memberikan peran kepada kensi yang pernah meraih juara agar juara lanjutkan juara.

Diharapkan ke depannya kensi yang memiliki dojo juga harus menyumbang juara, sehingga otoritas ini diteruskan sampai kepada tingkat paling bawah.

“Dengan kepengurusan yang baru ini kami tidak memiliki target yang berlebihan, namun minimal tetap mempertahankan status qou dengan meraih medali yang lebih banyak dari sebelumnya,” katanya.

Sementara, perwakilan badan pengurus Perkemi Pusat, Jumana Sidik menilai, Perkemi NTT paling maju di seluruh Indonesia dengan jumlah anggota yang terdaftar saat ini mencapai 15.000 orang dan memiliki kemajuan yang sangat pesat.

“Satu-satunya provinsi yang memiliki dojo sampai tingkat kelurahan hanya di NTT sehingga menyebabkan prestasi Kempo di NTT meningkat drastis,” ungkap Jumana.

Perkemi NTT juga meraih juara umum disetiap kejuaran baik di tingkat PON maupun Kejurnas dengan menyumbangkan medali emas bukan saja untuk NTT, namun memberikan sumbangsi kepada Indonesia pada tingkat internasional.

“Keberhasilan ini karena faktor kedisiplinan dan herarki berlatih, tekat dan komitmen tertib yang kuat dalam berlatih secara sungguh-sungguh sehingga menjadi modal utama dalam meraih suatu keberhasilan,” ungkapnya.

Ditambahkan, dengan sumberdaya yang dimiliki diharapkan tetap mempertahankan juara umum di setiap ajang perlombaan.

Dari prestasi yang ada, NTT menjadi barometer kemajuan cabang olahraga Kempo, sehingga saat ini provinsi lain mulai mencontohkan NTT, maka NTT jangan lengah agar tidak direbut prestasi yang diraih oleh provinsi lain.

“Contoh seperti Provinsi Bali, Jawa Barat,  Jawa Timur,  Kalimantan Timur sudah berlatih untuk menghadapi Kejurnas 2019, sehingga NTT harus berhati-hati jangan sampai juara umum bisa direbut,” papar Sensai Jumana. (mg29/ays)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!