Timor Express

EKONOMI BISNIS

Pengusaha Keluhkan Penurunan Investasi Asing

Industri makanan dan minuman.

Dok. JawaPos.com

Di Industri Makanan dan Minuman Turun

JAKARTA, TIMEX – Pengusaha mengeluhkan adanya penurunan investasi asing di industri makanan dan minuman. Hal itu turut berdampak pada pertumbuhan di sektor tersebut.

Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI), Adhi Lukman mengungkapkan, penurunan itu terjadi lantaran beberapa investor membutuhkan kepastian berusaha di Indonesia. Dia menilai selama ini belum mendapat kepastian tersebut.

“Kepastian regulasi, peraturan ketenagakerjaan yang kondusif an kelancaran implementasi investas mereka,” ujar Adhi di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (28/11).

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat nilai penanaman modal dalam negeri pada industri makanan minuman selama periode Januari-September tahun ini mencapai Rp 27,92 triliun, atau naik 16 persen bila dibanding periode yang sama pada 2016 senilai Rp 24 triliun.

Sementara itu, penanaman modal asing pada sektor industri makanan minuman periode Januari-September tahun ini tercatat senilai USD 1,46 miliar, atau turun 9,8 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu senilai USD 1,62 miliar.

Melihat catatan tersebut, Adhi memproyeksikan pertumbuhan industri makanan dan minuman akan melemah pada tahun ini. Dia berharap pemerintah bisa memeberi dukungan agar sektor tersebut bisa kembali bergairah bagi investor asing.

“Menurut saya bagaimana pemerintah mendukung investasi asing itu untuk memperkuat perekonomian kita,” pungkasnya. (hap/JPC/tom)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!