Timor Express

FLORES RAYA

Longsor Nangaba-Maukaro, Transportasi Sembilan Desa Putus

LONGSOR. ruas jalan Nangaba-Pemo-Maukaro putus total sehingga arus transportasipun ikut terhambat.

ALEX SEKO/TIMEX

ENDE, TIMEX – Hujan yang terus mengguyur dan melanda hampir seluruh Kabupaten Ende dalam satu pekan terakhir, mengakibatkan ruas jalan Nangaba-Pemo-Maukaro putus total. Akibatnya arus transportasi yang menghubungkan sembilan desa menjadi  lumpuh total.

Seperti yang saksikan, Senin (3/12) material longsoran berupa tanah dan pepohonan menutupi bahu jalan dan menyebabkan arus transportasi bagi kendaraan roda empat atau lebih tidak bisa melintas di badan jalan tersebut.

Terlihat cuma kendaraan roda dua atau sepeda motor yang dengan susah payah melintasi titik runtuh.

“Longsor di tempat ini terjadi, Minggu (2/12) sore saat diguyur hujan tepatnya di Desa Wolokaro Kecamatan Ende. Longsoran ini menyebkan  kendaraan roda dua dan roda empat tidak bisa melintasi ruas jalan poros tengah,” ujar Blasius A Rinda, tokoh muda yang berasal dari Kecamatan Ende.

Ia menjelaskan, akibat hujan yang berkepanjangan melanda Kabupaten, termasuk Jecamatan Ende, tebing di sepanjang jalan Nangaba-Pemo-Maukaro putus total karena seluruh material longsor menutup seluruh badan jalan.

Pihaknya menjelaskan, material longsoran saat ini belum bisa di bersihkan karena material longsor selain tanah juga ada bebatuan besar dan membutuhkan alat berat untuk mengeluarkan material tersebut.

“Kami mengharapkan Dinas Pekerjaan Umum segera mengirim alat berat untuk membersihkan material longsoran itu,” tegasnya.

Blasius menjelaskan, akibat longsor yang terjadi di ruas jalan Nangaba-Pemo-Maukaro, menyebabkan  tiang listrik ikut tumbang menutup badan jalan, yang berdampak pada listrik dan transportasi ke sembilan desa di Kecamatan Ende lumpuh.

Selain itu, pohon-pohon ikut tumbang bersamaan dengan longsoran tersebut.

“Saya minta selain Dinas PUPR, juga PLN Ende untuk segera terjun ke lokasi untuk memperbaiki kembali jaringan listrik yang rusak di ruas jalan Nangaba-Pemo-Maukaro,” pintanya.

Seperti yang disaksikan di lokasi, hingga pukul 10.00 belum dilakukan pembersihan longsoran. Sementara itu, tiang listrik terlihat tumbang dan belum dilakukan perbaikan. Hanya nampak beberapa warga yang membersihkan material pohon agar kendaraan roda dua bisa lewat. (kr7/ays)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!