Timor Express

KUPANG METRO

Mendadak Batal

ILUSTRASI: NET

Mutasi di Pemkot Kupang
Ratusan Undangan Sudah Disebar

KUPANG, TIMEX — Ada kejadian menarik di Pemkot Kupang. Mutasi yang sudah dijadwalkan Jumat (7/12) pukul 13.00, mendadak dibatalkan. Padahal, sudah ratusan undangan disebar. Para pejabat pun sudah berdatangan ke balai kota.

Undangan yang sudah disebar tersebut selain untuk para pejabat yang dimutasi dan dipromosi, juga untuk pejabat eselon II lingkup Pemkot Kupang, pimpinan DPRD Kota Kupang dan Kapolres Kupang Kota serta unsur forkopimda lainnya. Dalam undangan jelas tertulis acara dimulai pukul 13.00. Namun, sekira pukul 12.00, para staf di Bagian Humas menarik kembali undangan. Selain itu, melalui layanan SMS Info pemkot, disampaikan bahwa acara pelantikan pejabat eselon III dan IV serta kepala sekolah ditunda. Alasannya Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore sedang mendampingi petugas dari KPK.

Terkait ini, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, kepada Timor Express mengatakan ia terpaksa menunda acara pelantikan pejabat eselon III dan IV karena harus mendampingi KPK. “Iya, saya batalkan saja. Karena ada hal lebih penting. Kedatangan KPK di Kota Kupang merupakan sesuatu yang penting jadi saya harus dampingi langsung. Tidak bisa diwakilkan kepada siapapun,” ujarnya.

Jeriko-sapaan karib mantan Anggota DPR RI ini, mengatakan kedatangan KPK untuk bertemu secara langsung dengan pemerintah Kota Kupang. Semua pimpinan OPD hadir. Pembahasannya terkait berbagai masalah yang dihadapi oleh pemerintah daerah. “Pertemuan KPK dengan semua pimpinan OPD berlangsung di ruang rapat Garuda. Semuanya hadir di situ. Masing-masing OPD membahas semua masalahnya sampai tuntas,” ujarnya.

Jeriko menegaskan pelantikan ditunda ke pekan depan. Dijadwalkan akan dilangsungkan pada Selasa (11/12) atau Rabu (12/12).

Pantauan koran ini, pukul 13.00 beberapa orang yang mendapat undangan untuk menghadiri pelantikan sudah siap di lantai I Balai Kota. Tampak mengenakan jas lengkap. Ketika ditanya, beberapa di antaranya mengaku mendapat undangan dan siap mengikuti acara pelantikan. Ada yang diundang untuk dilantik menjadi kepala sekolah. “Kami sudah mendengar bahwa pelantikan tidak jadi. Tapi kami ingin pastikan sampai wali kota hadir. Jadi atau tidaknya, kami tetap menunggu,” kata seorang ibu yang tidak mau disebutkan namanya.

Terkait alasan pembatalan pelantikan, dia mengaku tidak mengetahui secara jelas. Tetapi berdasarkan pesan atau info pemkot yang diterima, alasannya karena wali kota harus mendampingi KPK. “Saya disuruh ke Dinas (Dinas Pendidikan) untuk mengambil surat dari BKD untuk pelantikan ini. Jadi saya langsung pulang ke rumah untuk mempersipkan diri,” ujarnya.

Para pejabat yang sudah telanjur tiba di balai kota tampak masih menunggu di lantai I. Petugas pun sudah menyiapkan snack. Beberapa pejabat tampak menikmati snack sambil menunggu informasi selanjutnya.

Sementara itu, saat dicek, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man, yang diberi tugas oleh Wali kota untuk menyiapkan mutasi sedang tidak berada di tempat. Ia diketahui sedang berada di Jakarta. Ia mengikuti pertemuan di Kementerian Sosial dalam rangka menerima bantuan pangan nontunai (BPNT) Nasional untuk 5.000 kepala keluarga. (mg25/sam)

Draf dari Wawali Sudah Diserahkan ke Wali Kota

Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man sebelumnya menjelaskan urusan mutasi sepenuhnya diserahkan oleh Wali Kota kepadanya. Oleh karena itu, ia sudah menyusun draftnya.
Setelah selesai, draft itu pun diserahkan kepada Baperjakat dan Wali Kota. “Jadi drafnya sudah selesai. Saya serahkan langsung ke Baperjakat dan  Wali Kota untuk melakukan pelantikan,” katanya.

Herman mengatakan penundaan mutasi beberapa waktu lalu karena sedang ada sidang pembahasan anggaran. Oleh karena itu, harus menunggu sidang selesai. “Tidak bisa kita lakukan mutasi saat sidang pembahasan anggaran sementara berlangsung. Akan mengganggu konsentrasi sidang. Jadi karena sidangnya sudah selesai, maka kami akan segera lakukan (mutasi). Prinsipnya Wali Kota sudah serahkan sepenuhnya di saya. Jadi kita lakukan sesuai dengan aturan,” kata Herman.

Herman menjelaskan untuk lurah, tidak semuanya dimutasi. Ada 10 lurah yang dipertahankan. Karena berbagai pertimbangan. Penilaian kinerja dan capaian selama ini. “Saya sudah susun draf untuk para lurah. Tinggal 10 lurah dan saya berhenti di situ. 10 lurah ini akan dipertahankan. Siapa-siapa saja nanti kita akan dengar,” ujarnya.

Selain itu, untuk semua kepala sekolah baik SD maupun SMP akan diroling. Ada yang masih tetap di jabatannya, ada yang harus bergeser. “Arti bergeser bukan berarti kami tidak suka. Tetapi karena kami ingin ada perubahan, penataan, jika ditempatkan di posisi yang baru, diharapkan bisa berkembang,”ungkapnya.

Untuk lurah, kata Herman, ada lurah yang dipromosi. Ada yang dipertahankan dan ada yang diroling. Semua kinerja lurah selama ini sudah dinilai dan menjadi bahan pertimbangan.

Selain itu, para lurah yang nantinya akan dilantik beserta semua jajaran lainnya termasuk eselon II, semuanya harus menandatangani pakta integritas. Semua tugas masing-masing harus dijalankan secara baik dengan berbagai inovasi sesuai dengan visi misi kepala daerah. Mereka akan dinilai setiap tiga bulan. “Contohnya jika lurah tidak bisa menyelesaikan masalah sampah di wilayahnya dalam waktu tiga bulan, maka akan langsung diganti. Kami hanya beri waktu setiap tiga bulan untuk dievaluasi,” kata Herman.

Misalnya, kata Herman, Kepala Dinas Kesehatan, harus mampu menciptakan inovasi pelayanan. Yang manfaatnya sampai ke masyarakat. “Itu cuman contohnya saja. Nanti akan diterapkan di semua pejabat,  kepala dinas, camat, lurah, kepala sekolah dan lainnya,” jelas Herman. (mg25/sam)

 

JABATAN LOWONG DI PEMKOT

JABATAN JUMLAH KETERANGAN

Eselon II A 1 Lowong
Eselon II B 37 Lowong 7
eselon IIIA 54 Lowong 6
Eselon IIIB 116 Lowong 13
Eselon IV A 554 Lowong 50
Eselon IV B 243 Lowong 17

Jumlah: 1.005
Lowong: 94
Terisi: 911

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!