Timor Express

EKONOMI BISNIS

2019, Kopdit Swasti Sari Tuntaskan Ekspansi di NTT

PERESMIAN KANTOR BARU. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Gede Indra Putra Dewa menandatangani surat badan hukum Kopdit Swasti Sari Cabang Denpasar saat peresmian kantor cabang ke-19 itu pada Minggu (9/12).

IST

Kantor Cabang Denpasar Diresmikan

KUPANG, TIMEX – Koperasi Kredit (Kopdit) Swasti Sari kini memiliki 19 kantor cabang. 18 kantor cabang diantaranya berada di 18 kabupaten di NTT. Sedangkan satu kantor cabang lainnya berada di Denpasar, Provinsi Bali. Pembukaan kantor cabang di Bali menandai ekspansi pertama Kopdit Swasti Sari di luar Provinsi NTT.

Ekspansi tersebut berjalan mulus setelah Kementerian Koperasi dan UKM melalui Deputi kelembagaan menyetujui proses amandemen/perubahan anggaran dasar Kopdit Swasti Sari dari primer provinsi ke primer nasional.

General Manager (GM) Kopdit Swasti Sari, Yohanes Sason Helan mengatakan, di tahun 2018 Kopdit Swasti Sari sukses melakukan ekspansi di Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, Alor, Sabu Raijua dan Denpasar.

“Kantor cabang Denpasar adalah kantor cabang kita yang ke-19,” sebut Sason Helan kepada Timor Express, Rabu (12/12).

Setelah sukes membuka kantor cabang di Denpasar, Sason Helan mengaku, pihaknya kini fokus untuk menuntaskan ekspansi di seluruh NTT. Sebab Kopdit Swasti Sari belum masuk di enam kabupaten. Yakni, Nagekeo, Ngada, Sikka, Sumba Tengah, Alor, dan Sumba Barat.

“Tinggal enam kabupaten itu yang akan kita tuntaskan di tahun 2019,” ungkap Sason Helan.

Kantor Cabang Denpasar Diresmikan

Kantor Kopdit Swasti Sari Cabang Denpasar-Bali Minggu (9/12), akhirnya diresmikan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM, I Gede Indra Dewa Putra. Hadir pada kesempatan itu, Kadis Koperasi dan UKM, Kosmas D. Lana, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, dan Bendahara Dekopinwil Bali, Wayan Suyana, Sekretaris Inkopdit Bali, FX. Joniono Raharjo. Hadir pula Ketua Pengurus Swasti Sari, Martinus Seran serta sejumlah pengurus dan pengawas.

Dalam sambutannya, Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Gede Indra Dewa Putra mengapresiasi dan menyambut baik kehadiran Kopdit Swasti Sari di Denpasar. Sebab kehadiran kopdit, sangat membantu permodalan bagi anggota. Terlebih bagi masyarakat yang bergerak di usaha produktif.

“Bagi kami, Kopdit Swasti Sari bukan menjadi pesaing bagi koperasi yang ada di Bali. Namun justru sebagai pembanding agar koperasi di sini lebih cepat berkembang,” ujarnya.

Indra Dewa Putra mengaku mencermati neraca lima tahun terakhir (dari 2014-2018), dimana pertumbuhan Kopdit Swasti Sari dari semua komponen rata-rata mencapai lebih dari 22 persen per tahun. Dan atas dasar inilah Kementerian Koperasi dan UKM melalui Deputi Kelembagaan tidak segan-segan memberikan keputusan primer nasional. Sekaligus merekomondasikan izin untuk membuka kantor cabang Kopdit Swasti Sari di Denpasar.

“Secara pribadi dan kelembagaan dalam hal ini dinas koperasi dan Pemprov Bali, kami menyampaikan profisiat dan sukses buat Kopdit Swasti Sari. Semoga terus bertumbuh dan berkembang bersama anggota,” sebut Indra Dewa Putra.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTT, Kosmas D. Lana dalam sambutan mengatakan, berdasarkan penilaian kesehatan dan audit akuntan publik, Kopdit Swasti Sari tergolong sangat sehat untuk lima tahun terakhir.

Khusus mengenai peralihan status dari primer provinsi ke primer nasional, Kosmas menyebutkan, proses yang dilewati Kopdit Swasti Sari sangat luar biasa. Pasalnya, waktu yang dibutuhkan hanya satu bulan lebih. Padahal koperasi-koperasi lain di Indonesia membutuhkan waktu tiga sampai empat tahun. Proses ini diakui Kosmas sangat cepat karena semua persyaratan sudah dipenuhi oleh Kopdit Swasti Sari.

“Kami bangga karena Kopdit Swasti Sari bisa membawa nama NTT di Provinsi Bali. Ini sangat postif karena lewat kantor cabang di sini, ke depannya kami bisa menjual pariwisata NTT,” kata mantan Penjabat Bupati Nagekeo itu.

Yang membanggakan, lanjut Kosmas, meski baru beroperasi selama dua bulan lebih, namun anggota Kopdit Swasti Sari Cabang Denpasar sudah mencapai 500 orang dengan total aset mencapai Rp 1 miliar lebih.

“Menurut saya, tidak ada lembaga keuangan lainnya yang bisa seperti ini. Jadi ke depannya, kami yakin Kopdit Swasti Sari bisa membantu anggota dan masyarakat Denpasar,” ungkapnya.

Untuk diketahui, berdasarkan kajian produk simpanan dan pinjaman, Kopdit Swasti Sari sangat berpihak kepada anggota dan masyarakat. Sebab bunga pinjamannya lebih kecil dari harga pasar. Sedangkan bunga simpanannya juga lebih besar, tiga sampai lima digit di atas harga pasar. Selain itu, tidak beban administrasi tiap bulan. Asuransi daperma setiap bulan yang nilainya ratusan juta juga tidak dibebankan kepada anggota.

Bagi anggota yang meninggal dunia, kepada ahli waris diberikan dana kematian sekitar Rp 9 juta –Rp 12 juta. Simpanannya dikembalikan dua kali lipat dan saldo pinjaman diputihkan. (tom)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!