Guru dan Dosen Ujung Tombak Bangun Pariwisata – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Guru dan Dosen Ujung Tombak Bangun Pariwisata

PEMATERI. Sekretaris Dinas Pariwisata NTT, Welly Rohimone memaparkan materi pada kegiatan seminar yang diselenggarakan PSK2KM Undana Kupang di Hotel Neo Aston Kupang, Rabu (12/12).

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

KUPANG, TIMEX-Guru dan dosen menjadi pilar utama pembangunan dan pengembangan destinasi pariwisata di Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk merealisasikan serta memberikan contoh kepada masyarakat, Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang melalui Lembaga Penilitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) menggelar Seminar Nasional dengan tema “Pariwisata untuk Kesejahteraan Rakyat, Nusa Nikmat Tiada Tara, Beta yang punya”.

Seminar yang dilakukan di penghujung kalender akademik 2018 tersebut diikuti mahasiswa dari berbagai jurusan di Undana, dosen serta para guru SMA/SMK se Kota Kupang di Hotel Neo by Aston Kupang, Rabu (12/12).

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Sistem Informasi, Dr.Maxs U.E.Sanam pada kesempatan itu mengatakan, pariwisata tidak hanya didukung dengan keindahan suatu obyek wisata melainkan harus mendapat dukungan dari lingkungan, kesehatan lingkungannya juga menjadi syarat penting untuk melakukan pengembangan suatu industri pariwisata.

Dikatakan, destinasi wisata akan menciptakan pertumbuhan ekonomi serta kesejahtraan lainnya. Salah satu aspeknya adalah kebersihan yang akhir-akhir ini mulai diperbincangkan di kalangan masyarakat maupun media sosial dan lainnya.

“Menurut saya, kebersihan harus dibangun sebagai budaya dan untuk membudayakan tersebut harus diterapkan secara dini. Maka di situlah peran guru dan dosen. Jangan orang sudah terbiasa dengan membuang sampah di sembarangan tempat, baru kita mulai menertibkan dia maka susah untuk menurut,” kata Maxs.

Lebih lanjut dijelaskan, ketika ditertibkan sejak dini, aspek hukum akan berlaku, namun harus ada gerakan agar mengingatkan masyarakat terhadap lingkungan.

Maxc Sanam jaga mengaku pihaknya terus mendorong mahasiswa serta seluruh civitas akademika dan juga kepada masyarakat lewat kegiatan seminar dan sosialisasi untuk mendukung program prioritas atau unggulan dari pemerintah provinsi saat ini.

“Pak rektor terus mengingatkan kami untuk mendukung program pemerintah. Sehingga kami saat ini mulai menyadarkan kembali semua civitas akademika dengan adakan Jumat bersih setiap minggu. Selain itu juga disediakan tempat sampah agar tidak membuang sampah sembarangan lagi,” ungkapnya.

Kepala Pusat Studi Kebudayaan dan Pariwisata, Lembaga Penilitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Kupang, Dr.Marsel Robot menjelaskan tujuan utama penyelenggaraan seminar ini karena sektor pariwisata tidak hanya sebagai leading sektor, namun juga sebagai sektor yang mampu merubah ekonomi masyarakat NTT.

Ruang gerak pariwisata harus didukung oleh seluruh masyarakat, sehingga dalam kegiatan tersebut dihadiri para peserta pendidik, baik dari tinggkat perdidikan menengah, dosen serta mahasiswa. “Apa yang digagas oleh gubernur melalui program prioritasnya menjadi core atau inti untuk memajukan pariwisata ini,” papar Marsel.

Marsel tambahkan, jika pariwisata sudah maju diharapkan masyarakat NTT terlibat langsung di dalamnya. Mulai dari sekarang masyatakat harus mempersiapkan diri untuk menghadapi kondisi ini. “Masyarakat NTT tidak mungkin akan menjadi pemungut sampah dan yang menjadi guide didatangkan dari luar negeri,” imbuhnya.(mg29/cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!