Timor Express

RAKYAT TIMOR

Plt. Kadis Kominfo Sarai Huni Rutan Kupang

TERSANGKA. Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sabu Raijua (kenakan topi) dikawal aparat kepolisian dan kejaksaan saat tiba di Pelabuhan Tenau Kupang, Kamis (13/12).

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit Ayam Buras

KUPANG, TIMEX – Satu lagi pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua (Sarai) kembali berurusan dengan aparat penegak hukum Kejaksaan Negeri (Kejari) Sarai.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sabu Raijua Ir. Marianus Martinus Raja Thalo, resmi menjadi tersangka dan ditahan Rutan Kelas IIB Penfui Kupang.

Ida Made Oka Wijaya

Ida Made Oka Wijaya

Tersangka diberangkatkan dari Pelabuhan Sarai pada Rabu (12/12) pukul 21.00 dan tiba di Pelabuhan Tenau Kupang menggunakan Kapal Motor (KM) Fungka Permata 09 Pukul 07.05.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Sarai Ida Made Oka Wijaya, kepada Timor Express, mengatakan, pihaknnya melakukan penahanan terhadap tersangka diduga terlibat dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan pengadaan Bibit Ayam Buras, Pengadaan Pakan, dan Pengadaan Vaksin di Kecamatan Hawu Mehara, Desa Gurimonearu, Desa Daieko, Desa Molie, Desa Tanajawa, dan Desa Lobohede yang bersumber dari Dana Pemberdayaan Kabupaten Sarai Tahun Anggaran 2014.

“Kepada proses penyelidikan tersangka, kami melakukan penahanan terhadap tersangka di Rutan Kelas IIB Kupang selama 20 hari kedepan,” kata Ida Made.

Dijelaskan, atas tindakan tersangka ditemukan kerugian negara ratusan juta rupiah sehingga tersangka harus ditahan.

“Perbuatan tersangka merugikan keuangan negara berdasarkan hasil perhitungan kerugian keuangan negara oleh BPKP Perwakilan Provinsi NTT sebesar Rp 309.875.000,000,” sebut dia.

Perbuatan tersangka melanggar Primair Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang-Undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dan Subsidair Pasal 3 Jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara tersangka yang sekarang ini menjabat sebagai Plt. Kadis dan Sekdis Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sabu Raijua Ir. Marianus Martinus Raja Thalo saat dimintai keterangannya saat tiba di Pelabuhan Tenau Kupang, Kamis (13/12), membenarkan adanya kasus yang korupsi yang menjerat dirinya itu.

Lebih lanjut mantan Camat Hawu Mehara, Kabupaten Sarai ini mengungkapkan bahwa kasus yang dialaminya terjadi sejak tahun 2014 silam, dan saat itu dirinya masih menjabat sebagai camat.

Terhadap proses hukum tersebut dirinya telah siap menjalani proses tahanan sebagai tersangka di Rutan Kupang.

“Sebagai warga negara yang taat akan hukum, saya tetap menjalani proses ini sampai pada tahap sidang untuk membuktikan kebenarannya,” ujar Marianus yang didampinggi salah satu keluarganya.

Terkait keterlibatannya dalam penggunaan Dana Pemberdayaan Kabupaten Sarai Tahun Anggaran 2014, tersangka enggan berkomentar dan langsung naik ke atas mobil yang sudah disediakan pihak kejaksaan.

Pantauan Timor Express, setelah tiba di Pelabuhan Tenau, tersangka digiring ke mobil dinas kejaksaan dan langsung ke Rutan Kelas IIB Kupang untuk menjalani masa tahanan selama 20 hari kedepan.

Proses penahanan tersangka dipantau langsung Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Sarai Ida Made Oka Wijaya serta anggotanya, dengan pengawalan anggota polisi Polres Kupang. (mg29/joo)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!