DPRD Undang Tiga Menteri – Timor Express

Timor Express

SUKSESI

DPRD Undang Tiga Menteri

DISKUSI. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat berdiskusi dengan Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno dan sejumlah anggota DPRD usai rapat paripurna di Gedung DPRD NTT, Jumat (14/12).

CARLENS BISING/TIMEX

Paripurna Istimewa HUT ke-60 NTT

KUPANG, TIMEX-Tiga menteri dijadwalkan hadir dalam rapat Paripurna Istimewa dalam rangka HUT ke-60 Provinsi NTT yang digelar, Kamis (20/) di Ruang Sidang Utama DPRD NTT.

Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno menyebutkan, ketiga menteri tersebut, yakni Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, Menteri Perdagangan,
Enggartiasto Lukita dan Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar.

“Tadinya kami juga undang menteri pariwisata, tapi beliau tidak bisa datang karena ada hal yang tidak bisa ditinggalkan. Menurut Pak Mendagri, kalau tidak ada rapat kabinet tanggal 20, akan hadir,” jelas Anwar.

Untuk kepastiannya, Anwar mengaku sudah mendapat konfirmasi langsung dari staf ahli Mendagri yang mengaku sudah menyiapkan kunjungan Mendagri ke NTT taggal 19. “Mendagri kami minta untuk menyampaikan pidato dalam rapat paripurna istimewa ini untuk kita minta perhatian, atensi, dukungan pemerintah pusat terhadap keberadaan dan kemajuan atau hal-hal yang ingin dicapai Provinsi NTT. Artinya Mendagri sebagai representasi pemerintah pusat,” paparnya.

Sebagai Ketua DPRD, Anwar mengaku ingin memberi sesuatu yang spesial, untuk daerah dan seluruh komponen masyarakat. Hal ini sebagai bentuk apresiasi, ucapan terima kasih dan penghargaan kepada para penjasa, pejuang, para gubernur terdahulu dan seluruh pendiri provinsi ini.

Inilah alasan pihaknya bersama pemerintah ingin membuat sejarah pertama tradisi baru dengan menggelar paripurna istimewa di DPRD. Juga sebagai wujud penegasan posisi DPRD sebagai wakil rakyat. Dia sebutkan, agenda inti dari paripurna tersebut adalah sambutan ketua DPRD sebagai tuan rumah dan pidato gubernur.

“Dia (gubernur) menyampaikan refleksi perjalanan NTT 60 tahun, pencapaian, kendala, tantangan. Juga peluang ke depan dengan program unggulannya,” terang dia.

Menariknya, dalam rapat paripurna tersebut, DPRD dan pemerintah akan menggunakan busana daerah masing-masing. Dia tegaskan, bukan pakaian dengan motif daerah, namun pakaian adat.

Gubernur, tambah Anwar, juga meminta untuk mengundang Presiden Distrik Oekusi, Negara Timor Leste dan Gubernur Bangka Belitung. Selain itu, pihaknya juga mengundang sekuruh anggota DPR RI asal NTT dan DPD RI asal NTT. Para tokoh nasional asal NTT, bupati/wali kota, juga ketua DPRD se-NTT, mantan gubernur, OKP, pimpinan partai politik dan lainnya. (cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!