Juvenile Calon Tunggal Komut – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Juvenile Calon Tunggal Komut

Calon Pengurus Bank NTT

Coret Sukardan Aloysius, Gubernur Setujui 7 Nama

KUPANG, TIMEX – Pasca ditunjuk Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menjadi pelaksana tugas komisaris utama (Plt. Komut) pada PT Flobamor, Juvenile Jodjana kini berpeluang lagi menjadi Komut Bank NTT.

Presiden Direktur TransNusa Aviation Mandiri itu dipastikan menjadi calon tunggal Komut Bank NTT, setelah Viktor Laiskodat selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) mencoret satu nama yang diusulkan Komite Renumerasi dan Nominasi (KRN) sebagai calon Komut bersama Juvenile.

Informasi terkait kepastian Juvenile menjadi calon tunggal Komut Bank NTT diperoleh Timor Express dari Ketua KRN Bank NTT, Sukardan Aloysius, Jumat (14/12). Sukardan menjelaskan, setelah tim seleksi menyelesaikan tahapan wawancara terhadap para calon selama dua hari (12-13 Desember) dan melakukan perankingan, KRN kemudian membuat konsep berisikan nama-nama calon beserta posisinya masing-masing untuk dibawa dan dikonsultasikan ke PSP pada Jumat kemarin.

Adapun konsep KRN sebagaimana dirincikan Sukardan, calon Direktur Utama (Dirut), Ishak Eduard Rihi dan Billy Tjoanda. Calon Direktur Umum (Dirum), Lazarus Orapau dan Renal Kandijo. Calon Komut, Juvenile Jodjana dan Fransiskus Gana. Calon Komisaris Independen, Samuel Despantianus Djoh dan Sukardan Aloysius.

Dari konsep yang ada, lanjut Sukardan, PSP mencoret namanya dari calon Komisaris Independen. Selanjutnya PSP mencoret nama Fransiskus Gana dari calon Komut dan digeser sebagai calon Komisaris Independen menggantikan namanya. Dengan demikian, Juvenile menjadi calon tunggal Komut.
“PSP coret saya dan Pak Gana (Fransiskus Gana, red) digeser ke komisaris independen,” sebut Sukardan.

Ditanya mengenai alasan mengapa dirinya dicoret dari pencalonan sebagai Komisaris Independen, Sukardan dengan rendah hati mengakui bahwa keputusan tersebut merupakan kewenangan PSP. Apalagi PSP punya kewenangan lebih untuk mengangkat dan memberhentikan pengurus. “Ya itu kewenangan sepenuhnya ada pada pemegang saham pengendali (PSP),” kata mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang itu. Ini juga sesuai mandat RUPS sebelumnya.

Dengan adanya hasil konsultasi kepada PSP, tugas KRN untuk menjaring calon pengurus Bank NTT akan segera berakhir. Sebagaimana dijelaskan Sukardan sebelumnya, tugas penjaringan calon oleh KRN hanya sampai pada tahapan konsultasi dengan PSP dan penyerahan dokumen kepada Direktur Kepatuhan. Sebab urusan pengajuan calon ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah menjadi tugas direksi. “Sampai di situ (penyerahan berkas kepada Direksi Kepatuhan, red), tugas kami selesai. Untuk urusan selanjutnya ke OJK, itu sudah menjadi urusan direksi,” jelas Sukardan saat diwawancara, Rabu (5/12) lalu. (tom/sam)

 

CALON PENGURUS BANK NTT

Direktur Utama
1. Ishak Eduard Rihi
2. Billy Tjoanda

Direktur Umum
1. Lazarus Orapau
2. Renal Kandijo

Komisaris Utama
Juvenile Jodjana

Komisaris Independen
1. Samuel Despantianus Djoh
2. Fransiskus Gana

 

Gubernur: Yang Penting Punya Kemampuan

Komite Renumerasi dan Nominasi (KRN) Bank NTT telah menyelesaikan proses seleksi administrasi terhadap seluruh peserta yang mendaftar.
Proses selanjutnya, KRN melaporkan hasil seleksi kepada gubernur sebagai pemegang saham pengendali (PSP). Namun Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat yang diwawancara Timor Express, Jumat (14/12) berkata lain.

Kepada koran ini di Gedung DPRD NTT, Viktor katakan, semua pelamar yang sudah diseleksi secara administrasi oleh KRN akan diusulkan seluruhnya ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Kita lihat saja nanti dari OJK keputusannya seperti apa. KRN kerja dulu. Nanti dari OJK punya klir baru saya tahu,” kata Viktor yang didampingi Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno.

Menurut dia, hasil seleksi oleh KRN langsung diusulkan ke OJK. Siapapun yang diusulkan, dia tetap mengacu pada hasil seleksi oleh OJK. Sehingga pihaknya tidak mau memilih di antara yang sudah mendaftar sebelum ada keputusan dari OJK. “Kita lihat dulu. Kalau dia tidak lulus di OJK bagaimana?” tegasnya.

Dikejar soal keinginannya agar Bank NTT dipimpin orang dari luar, Viktor tidak menampiknya. Namun menurut dia, siapapun pejabat yang lolos, yang penting bisa menjalankan visi dan misinya. “Dari mana saja yang penting punya kemampuan untuk membuat visi dan misi saya nyambung,” tuntasnya. (cel/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!