Timor Express

NASIONAL

Pemberkasan NIP Tuntas Desember

JAKARTA, TIMEX – Karena banyak sebab, jadwal rangkaian rekrutmen CPNS 2018 molor dari yang ditetapkan semula. Meskipun begitu, tahapan puncak, yakni pemberkasan NIP (nomor induk pegawai) diharapkan selesai Desemberi ini.

“Desember selesai, cukup (waktunya). Saya tanya kepala BKN (Badan Kepegawaian Negara) tadi, saya tanyakan cukup. Karena kita Januari kita mulai PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja),” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin di Istana Wakil Presiden setelah rapat evaluasi Asian Games, kemarin (14/12).

Saat ini, instansi yang merekrut CPNS sedang menyelesaikan tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) bagi pelamar yang telah lolos seleksi kompetensi dasar (SKD). Sebelumnya, pemerintah telah membuat mekanisme baru agar seleksi kompetensi bidang itu tetap bisa kompetitif. Salah satu caranya dengan tetap memenuhi peserta SKB tiga kali dari jumlah formasi.

“Di setiap formasi ketentuannya harus tiga kali lipat yg akan lulus, karena itu ada penambahan yang lulus. Tapi, yang lulus SKD itu sudah dikunci, otomatis tidak boleh sama nilainya dengan yang diangkat ikut SKB,” imbuh mantan Wakapolri itu.

Sedangkan untuk seleksi PPPK itu ditargetkan bisa dimulai pada Januari. Prosesnya akan tetap sama seperti dengan tes CPNS. Tapi, akan ada afirmasi untuk para pelamar yang usianya lebih dari 35 tahun sehingga tak memenuhi syarat CPNS.

Dia menuturkan akan dibuat terlebih dahulu peraturan menteri yang mengatur tentang mekanisme pengangkatan PPPK dan panitia seleksinya. Termasuk pula ketentuan afirmasi untuk honorer K2 terkait passing grade atau ambang batas.

“Afirmasi artinya ruang yang cukup. Karena biar bagaimana pun ini seleksi. afirmasi itu memberikan ruang supaya mereka bisa terjaring,” imbuh Syafruddin.

Sementara itu, BKN menggeber pelaksanaan SKB secara serempak mulai 8 Desember lalu hingga hari ini (15/8). Kepala Biro Humas BKN Mochammad Ridwan mengatakan, BKN berharap pelaksanaan SKB benar-benar tuntas pada hari ini. Sehingga pekan depan sudah bisa dimulai tahapan berikutnya.

Namun, menurut informasi yang beredar di BKN, masih ada instansi yang belum bisa menggelar SKB hingga 15 Desember. Instansi yang dimaksud adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pihak BKN tidak mengetahui dengan detail penyebab keterlambatan SKB di kementerian yang dipimpin oleh Menteri Basuki Hadimuljono itu. Kabarnya proses ujian fase SKD di Kementerian PUPR belum selesai. (jun/wan/ttg/jpg/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!