Timor Express

KUPANG METRO

Sejumlah Pejabat Kecewa

JABATAN BARU. Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore saat melantik para pejabat lingkup Pemkot Kupang di Balai Kota, Jumat (14/12).

FENTI ANIN/TIMEX

Mutasi di Pemkot Kupang
Selasa Giliran Eselon II

KUPANG, TIMEX — Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore memenuhi janjinya melakukan mutasi pejabat, Jumat (14/12). Namun, mutasi ini membuat sejumlah pejabat kecewa.
Mantan Lurah Airmata M Adriyanto Abdul Jalil dan mantan Lurah Fatululi, Richardo Therik mengaku kecewa dengan pelantikan yang dilakukan di Balai Kota, Jumat (14/12) siang.

Mantan lurah Airmata M Adriyanto Abdul Jalil dimutasi ke Bagian Kearsipan. Sementara Richardo Therik dimutasi menjadi Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Kantor Camat Kelapa Lima. M Adriyanto Abdul Jalil mengaku sangat kecewa dengan keputusan yang telah diambil Wali Kota Kupang. Pasalnya, wali kota berjanji bahwa lurah yang mempunyai prestasi akan dipromosikan.

Dia mengaku tahun 2017 lalu menerima penghargaan tingkat nasional sebagai lurah terbaik. Tetapi kenyataannya, dia dimutasi dan bukan dipromosikan. “Saya sangat kecewa. Saya mau semua janji wali kota itu dipenuhi. Selama ini sudah banyak prestasi yang saya buat membawa kelurahan saya sampai di tingkat nasional menerima penghargaan, tetapi saya malah dipindahkan dan bukan dipromosikan,” ujarnya.

Richardo Therik juga mengaku kecewa dengan keputusan wali kota. Pasalnya, Kelurahan Fatululi baru saja menerima penghargaan dari KGC sebagai kelurahan Green and Clean. “Walaupun begitu saya akan tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan melalui jabatan baru ini. Diharapkan agar semuanya tetap berjalan sesuai aturan,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Oesapa Jhon Keban dimutasi menjadi Kepala Seksi Kajian Umum dan Perundang-undangan DPRD Kota Kupang. Dia mengaku dengan adanya jabatan baru maka tentu akan ada suasana baru. “Saya ditempatkan di mana saja saya siap. Yang terpenting ada suasana baru dalam pekerjaan. Kita perlu ada penyegaran dan mendapat tantangan baru,” ujarnya.
Dia mengaku baru mengetahui jabatan barunya saat sampai di lokasi pelantikan. Sementara undangannya baru diterima pagi hari.

Lurah Oesapa Kiai Kia dikonfirmasi mengenai jabatan barunya ini mengatakan siap mengemban kepercayaan tersebut. “Sebagai abdi negara saya siap untuk ditugaskan di mana saja. Mengenai posisi saya yang baru ini saya siap bekerja sama dengan semua elemen yang ada di Kelurahan Oesapa menjadi kekuatan untuk membangun Kelurahan Oesapa,” ujar mantan kepala seksi di Keluranan Lasiana itu.

Sementara itu, Jhon Suni yang awalnya adalah Wakil Kepala SMPN 1 Kupang dipromosikan menjadi Kepala SMPN 4 Kupang. Dia mengaku dengan jabatan barunya, akan bekerja sama dengan semua pendidik dan tenaga pendidik di SMPN 4 untuk membuat inovasi, baik itu program yang sudah ada maupun inovasi agar dapat memajukan pendidikan di Kota Kupang. “Saya merupakan wakil kepala sekolah terlama di Kota Kupang yaitu sejak tahun 2000 sampai tahun 2018. Jadi pelantikan ini saya sangat bersyukur,” ungkapnya.

Dia mengaku, selama ini SMPN 1 Kupang dipimpin oleh Plt. Sementara kepala SMPN 4 Kupang memasuki akhir masa jababtan. Dalam mutasi kemarin, Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang Hendrik Kaborang dilantik menjadi Sekretaris Dinas Sosial. Agus Ririmase menggantikan posisi Kaborang.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Kupang Daniel Zackarias dilantik menjadi Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja  menggantikan Mariana Fransina Reta yang dilantik menjadi Kepala Bagian Reses dan Produk Hukum pada Sekretariat DPRD Kota Kupang. Kemudian Antonius Sabon Libu menjadi Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Kupang.

Sementara 35 lurah lainnya dimutasi dan diisi oleh pejabat baru. Yaitu Lurah Fatululi, Airmata, Oesapa, Naioni, Kolhua, Nunleu, Mentasi, Manutapen, Nunhila, Nun Baun Delha, Namosain, Penkase Oeleta, Penfui, Naimata, Kolhua, Belo, Fatukoa, Oeba, Merdeka, Tode Kiser, Solor, Bonipoi, Oetete, Oebobo, Liliba, Tuak Daun Mera, Oesapa Barat, Oesapa Selatan, Lasiana Dan Kelapa Lima.

Sementara kepala sekolah yang dimutasi yaitu, SMPN 1, SMPN 2, SMPN 4, SMPN 5, SMPN 6, SMPN 7, SMPN 8, SMPN 9, SMPN 10, SMPN 11, SMPN 12, SMPN 13, SMPN 14, SMPN 15, SMPN 17, SMN 18, SMPN 19 dan SMPN 20. Total pejabat yang dilantik sebanyak 128 orang.

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore dalam sambutannya mengatakan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat ini, dianggap sebagai garis awal untuk memulai bekerja secara bersama. “Untuk itu saya harap dengan telah dilantik ini dapat bekerja secara sungguh-sungguh, terutama bagi para lurah,” kata Jefri.

Pasalnya, lanjut Jefri, lurah merupakan orang-orang terdepan dalam membangun kota ini. Oleh karena itu, bekerjalah dengan sungguh-sungguh. Karena enam bulan tidak bekerja dengan baik pasti akan diganti. “Yang jelas manakala prestasi kurang baik akan diganti, sehingga kami berharap kerja sungguh-sungguh dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih bagus guna ke depan tidak diganti,” kata Jefri.

Menurut Jefri, pergantian ini bisa dilakukan secara bertahap tergantung dari prestasi pejabat yang dilantik. Terkait beberapa lurah yang kecewa, wali kota mengaku jabatan yang diberikan sudah sesuai aturan yang berlaku dan telah melalui kajian dan perimbangan.

Sementara itu, Wali Kota mengaku untuk mutasi eselon II akan digelar Selasa (18/12). “Saya juga belum mengetahui nama-namanya, karena semua ada di pak wakil wali kota,” ujar Jefri.
Sementara itu, Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Kupang, Ade Manafe mengaku mutasi tahap kedua bagi pejabat di lingkup Pemerintahan Kota Kupang akan lebih banyak dibanding mutasi tahap pertama ini.

Dijelaskannya, jika mutasi tersebut jadi dilakukan, maka mutasi tahap dua ini akan dilakukan bagi pejabat eselon II, IIIa dan IIIb. Termasuk eselon IVa dan IVb. Selain itu ditambah kepala UPT, kepala Sekolah Dasar dan UPT Puskesmas. “Rencana mutasi tahap kedua sesuai apa yang disampaikan pak wali kota dilakukan pada  Selasa 18 Desember nanti,” katanya.

Namun, untuk mutasi tahap dua Baperjakat belum mengetahui nama-nama pejabat yang akan dimutasi. Karena untuk eselon II akan digodok oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota baru diserahkan ke BKPPD. “Setelah diserahkan ke BKD, kami tentunya akan undang Baperjakat lagi untuk dilihat secara teknis lagi dan memberikan pertimbangan dan kajian,” ujarnya. (mg25/sam)

 

Nama-nama Lurah Baru:

1. Lurah Alak: Marice Lasbaun
2. Lurah Naioni: Filmon Tamael
3. Lurah Batuplat: Jerimod Oktavianus
4. Lurah Nunleu: Godlief Silvester
5. Lurah Mantasi: Fransiskus Arkian
6. Lurah Manutapen: Andy Ardiansyah Akbar
7. Lurah Nunhila: Konstantini Adam
8. Lurah Nunbaun Delha: Nixon Alexander Nggauk
9. Lurah Namosan: Ester S. Manu
10. Lurah Penkase Oeleta: Felipus Mau
11. Lurah Penfui: Fransisko Dugis
12. Lurah Naimata: Hendrikus Banunaek
13. Lurah Kolhua: Silvester Hello
14. Lurah Bello: Robinson Lona
15. Lurah Fatukoa: Merkiul Nakmofa
16. Lurah Oeba: Gregorius Rohi
17. Lurah Merdeka: Petty Pratami Ly
18. Lurah Tode Kisar: Bugal Mauta
19. Lurah Solor: Mas’ad Daya
20. Lurah Bonipoi: Warisno Daeng Matutu
21. Lurah Oetete: Rynold Mambo Rihi
22. Lurah LLBK: Anastasia Manafe
23. Lurah Airmata: Djamil Hanafi Umar
24. Lurah Naikoten II: Christo Amalo
25. Lurah Kuanino: Esterfhina Banik
26. Lurah Fontein: Yosef Suhardin
27. Lurah Oebobo: Jon Edward Purba
28. Lurah Fatululi: Donatus Nama Samon
29. Lurah Liliba: Viktor Makoni
30. Lurah TDM: Imanuel Eliaser
31. Lurah Oesapa: Kiai Kia
32. Lurah Oesapa Barat: Christian Chandra
33. Lurah Oesapa Selatan: Robert Johannes
34. Lurah Lasiana: Wellem Bentura
35. Lurah Kelapa Lima: Yustinus Kahan

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!