Progres 70 Persen – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Progres 70 Persen

ASPAL. Pengaspalan jalan Taman Tirosa Koridor V dikerjakan, Rabu (19/12).

FENTI ANIN/TIMEX

Proyek Taman Tirosa 

KUPANG, TIMEX – Progres proyek pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Bundaran Tirosa Koridor V telah mencapai 70 persen.

Rabu (19/12), pengerjaan Taman Tirosa telah masuk dalam tahapan pengaspalan yang akan dilakukan sehari penuh sampai selesai.

“Kita mulai pengaspalan dan hari ini harus selesai, karena jika tertunda lagi maka akan sulit untuk memindahkan semua alat ke lokasi ini, karena PT Bumi Indah yang masih aktif dan sementara kerja di Jl. El Tari,” kata Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)  Kota Kupang, Devi Loak saat diwawancarai di lokasi proyek Koridor V, Rabu (19/12).

Devi menjelaskan, jika proses pengaspalan ini selesai maka sudah mencapai 70 persen. Setelah itu, akan masuk dalam tahapan pedestrian luar.

“Jadi semua kendaraan akan diarahkan untuk masuk jalan baru,  dan jalan lama akan dibuat plaza dan pedestrian. Tempat ini akan disiapkan untuk menanam pohon yang telah direncanakan,” ujarnya.

Menurut Devi, tanaman yang akan ditanam yaitu tanman primarsia, bintaro dan jasmin serta rumput gajah seluas beberapa meter.

Pohon ini juga bukan dalam bentuk anakan, tetapi sudah hidup dan tingginya mencapai 1 sampai 3 sentimeter.

“Selanjutnya semua listrik sudah harus masuk, agar air dari sumur bor bisa diarahkan ke spinkler dan bisa menyiram semua tanaman yang ada,” ujarnya.

Untuk penanaman kata Devi, akan disesuaikan dengan curah hujan yang konsisten, sehingga akan dilakukan pada Januari 2019 mendatang.

“Kontrak kerja sampai 24 Desember 2018, sehingga perlu adanya adendum waktu dengan konsukuensi. Sementara, saya akan memberikan kesempatan sampai 31 Desember 2018 tanpa denda,  selanjutnya akan dilakukam adendum waktu kedua dengan konsekuensi yang ada,” terangnya.

Adendum kata Devi, bisa diambil 50 hari sampai 90 hari. Memang Januari 2019 merupakan waktu yang efektif untuk melakulan penanaman, karena harus disesuaikan dengam cuaca dan curah hujan, dikarenakan saat menanam tentunya harus dibarengi dengan pemeliharaan.

“Jadi kita juga menyadari keadaan yang ada sekarang. Kita juga memberikan kebijakan dan kontraktor pun juga harus menerima konsukuensi. Prinsipnya, masuk Januari 2019 mendatang hanya tersisa penanaman pohon saja,” terangnya.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Kota Kupang Telendmark Daud, mengatakan, Taman Tirosa merupakan jalan nasional maka Pemkot Kupang harus mengelolannya untuk ruang terbuka hijau secara baik.

“Jadi kita DPRD memberikan anggaran untuk pembangunan RTH dengan kelengkapan-kelengkapan lainnya, sehingga diharapkan dikerjakan dengan baik dan berkualitas sesuai perencanaan,” ungkap Telendmark. (mg25/joo)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!