Timor Express

PENDIDIKAN

Perdana, Undarma Wisuda 205 Orang

PROSESI. Rektor Undarma Kupang, Silvester saat acara wisuda program sarjana angkatan I Undarma Kupang Tahun 2018 di Gedung NTT Fair, Jumat (21/12)

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

KUPANG, TIMEX-Universitas Karya Dharma berhasil pencetak sejarah. Pada wisuda perdana yang digelar, Jumat (21/12), Undarma mewisuda 205 orang dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Serjana Angkatan I di Gedung NTT Fair, Lasiana Kota Kupang.

Para wisudawan tersebar di 7 program studi (Prodi), yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebanyak 83 orang, Pendidikan Guru PAUD 15 orang, Bahasa dan Sastra Indonesia 36 orang, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) 46 orang, Prodi Hukum 10 orang, Ilmu Pemerintahan 13 orang dan Teknik Informatika sebanyak 2 wisudawan.

Dalam kesempatan itu juga, diberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik oleh Rektor Undarma Kupang, Dr. Silvester P. Taneo didampingi Kepala Biro Humas Setda NTT, Samuel Pakereng dan Tenaga Ahli Utama Deputi IV Staf Presiden Bidang Komunikasi dan Diseminasi Informasi, Wandi N. Tuturoong.

Wisudawan terbaik dari Prodi PG-PAUD, Yohana Dortia Adonis dengan IPK 3,83, Prodi PGSD Juita Veronika Babis dengan IPK 3,79. wisudawan terbaik Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Maria Prodensia Hera Hokon dengan IPK 3,47. Prodi PJKR Nodri Yupiter Tosaik dengan IPK 3,48. Wisudawan terbaik dari Prodi Ilmu Hukum Benyamin Padji Mamo dengan IPK 3,81. Ilmu Pemerintahan Paulus Mataubenu dengan IPK 3,43 dan Prodi Teknik Informatika Salomi Marsalina Neno dengan IPK 3,72.

Silvester Taneo pada kesempatan itu mengatakan, Undarama sementara ini mengemban misi pemerataan pendidikan kepada seluruh warga Indonesia yang dipercayakan oleh pemerintah melalui surat keputusan pendirian dan akreditasi seluruh prodi yang ada di Undarma.

Dengan adanya kepercayaan tersebut, Undarma sebagai lembaga perguruan tinggi berkomitmen penuh menjalankan tri darma perguruan tinggi untuk kepentingan akademik kepada masyarakat.

Selain proses akademik, Undarma juga menjalankan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dan sejalan dengan visi Undarma pendampingan kepada Kecamatan binaan. Implementasi kecamatan melalui pengabdian masyarakat berorientasi pada pola pembangunan berkarakter masyarakat.

“Semuanya dilakukan di berbagai bidang kegiatan, seperti penataan program pemerintah desa, menyusun profil desa, menyusun potensi sumber daya desa, memberikan kepastian kepada pemerintah desa tentang perencanaan program kerja desa dan pembelajaran masyarakat desa usia sekolah,” kata Silvester.

Dilanjutkan tujuan utamanya adalah meningkatkan sumberdaya yang ada untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat desa.

Sementara Ketua Pembina Yayasan Yapelkabku NTT, Hery Wadu Kepada Timor Express mengatakan, gelar yang diperoleh merupakan wujud tanggungjawab terhadap masyarakat. Sehingga seusai wisuda, tanggung jawab lebih berat untuk mengimplementasikan ilmu di kehidupan sehari-hari.

“Masyarakat akan terus mengkonsultasi masalah yang dihadapi, karena masyarakat menganggap sarjana mengetahui semua hal. Maka bagi yang memiliki wawasan sempit, akan mengalami tekanan,” kata Hery Wadu.

Dia contohkan, lulusan guru tidak jarang menerima konsultasi dari masyarakat terkait hukum. Sementara jurusan yang pelajari berbeda. Jika tidak bisa memberi solusi, masyarakat akan menganggapnya bukan seorang sarjana. Di situlah wibawa sebagai seorang sarjanah jatuh,” tutur Hery Wadu.

Kepada mahasiswa yang masih aktif kulia untuk belajar dari pengalaman yang sudah diperoleh alumni agar tidak mempercayai yang namanya hoax. Tidak perlu meragukan Undarma karena Undarma merupakan perguruan tinggi yang jelas dan terakreditasi, telah tercatat di Dikti dengan izin operasional yang sah.

“Sebagai masyarakat ilmiah, harus mengambil tindakan yang tepat, karena banyak mahasiswa yang ragu untuk wisuda. Namun saya perlu tegaskan bahwa harus melihat fakta dan data yang ada. Karena lembaga ini jelas,” tegas Hery.

Karo Humas Setda NTT, Samuel Pangkereng mengatakan, setelah diwisuda paling tidak ada tiga pilihan yang harus dilakukan. Pertama, mencari kerja dan bekerja untuk pengamalan ilmu di dunia kerja dan masyarakat. Sesuai status sebagai lulusan yang siap merancang dan meniti karir, atau dapat memilih untuk menciptakan lapangan kerja. Pilihan ketiga, yakni melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

“Apapun pilihan anda, kami sangat berharap agar semua menjadi orang yang sukses. Manusia yang punya pilihan yang waras dan cerdas, manusia yang mempunyai pilihan hidup yang panjang. Harus siap hadapi tantangan,” kata Samuel.(mg29/cel)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!