Timor Express

SPORTIVO

AFP NTT akan Gelar Futsal NTT Award 2018

BUKAN TURNAMEN. Ketua AFP NTT, Jimmi Sianto (paling kiri), mendapingi Wagub NTT, Josep Nae Soi, Ketua Umum KONI NTT, Andre Koreh, Wakil Ketua Komisi V, Muhammad Ansor saat pembukaan Turnamen Futsal Piala Gubernur NTT di GOR Futsal, Desember 2018 lalu.

RUDY MANDALLING/TIMEX

KUPANG,TIMEX – Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) NTT, melakukan gebrakan diawal tahun 2019 ini, dengan menggagas sebuah ajang erhargaan bagi insan futsal di NTT, yang diberi nama “Futsal NTT Award”. Ajang penghargaan ini digagas untuk memberikan apresiasi bagi insan futsal yang berperan dalam upaya pembinaan Futsal di NTT selama tahun 2018.

“Futsal NTT Award akan menjadi ajang pemberian penghargaan bagi klub, pemain maupun pelatih yang dinilai berprestasi dalam pembinaan pemain selama tahun 2018,” ungkap Ketua AFP NTT, Jimmi Sianto usai rapat pemantapan yang dilangsungkan di sekretariat Futsal, Minggu (30/12) lalu.

Dijelaskannya, ide menggelar Futsal NTT Award ini adalah untuk memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang selama ini dinilai telah banyak berkontribusi dalam pembinaan atlet futsal, terutama pembinaan atlet di kelompok usia.

“Kunci pembinaan atlet pada kelompok usia tentunya berada di klub, sehingga bisa menopang asosiasi dalam pembentukan tim futsal NTT, untuk berpartisipasi dalam berbagai even nasional,” kata Jimmi.

“Terutama menjelang Pra PON XX yang akan di gelar tahun 2020 nanti,” imbuhnya.

Karena baru pertama kali di gelar lanjut Jimmi, maka penghargaan yang diberikan terbatas untuk tiga kategori, yakni Klub pembina terbaik, Pelatih terbaik dan Pemain Terbaik, dimana setiap kategori ada beberapa persyaratan atau kriteria yang akan dinilai.

“Klub pembina terbaik, kriteria yang akan dinilai diantaranya memiliki basecamp klub yang jelas dan minimal telah melakukan pembinaan kurang lebih 2 tahun terakhir, rutin mengikuti turnamen di bawah pengawasan AFP NTT 2018 dan beberapa kriteria lainnya,” beber Jimmi.

“Untuk pelatih dan pemain, juga memiliki kriteria tersendiri. Pelatih misalnya harus memiliki klub tetap, memilik lisensi minimal Level 1 Nasional, memiliki jadwal latihan tetap. Sedangkan pemain akan dilihat kontribusinya terhadap klub dan juga Futsal NTT,” ungkapnya.
“Kriteria-kriteria tersebut masih akan kita matangkan lagi,” ujarnya.

Soal siapa yang akan menentukan penerima penghargaan, menurut Jimmi, AFP nantinya akan membentuk tim penilai yang terdiri dari wartawan olahraga, akademisi, KONI NTT, serta tentunya AFP NTT.

“Tim penilai tentunya akan terdiri dari orang-orang yang memiliki kredibilitas dan kapabilitas, sehingga bisa menilai secara objektif,” tegasnya.
Puncak acara Futsal NTT Award sendiri rencananya akan digelar pertengahan bulan Januari ini.

“Awalnya kita ingin menggelar di akhir Bulan Desember 2018 lalu, namun mengingat waktu yang sangat mepet, maka diputuskan untuk di gelar bulan Januari 2019 nanti,” jelasnya. (rum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!