Nikmati Pesta Kembang Api dan Kuliner Gratis – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Nikmati Pesta Kembang Api dan Kuliner Gratis

MERIAH. Suasana pesta kembang api menyambut tahun baru 2019, di alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, Senin (1/1) malam.

IMRAN LIARIAN/TIMEX

Pesta Malam Tahun Baru di Kupang

KUPANG, TIMEX – Malam pergantian tahun (31/12/2018) di Kota Kupang berlangsung meriah. Keramaian berpusat di dua lokasi, yakni alun-alun rumah jabatan Gubernur NTT di Jalan El Tari dan di alun-alun kota di Jalan Timor Raya.

Ribuan warga memadati dua lokasi ini mulai pukul 21.00. Setiap tahun pesta kembang api dipusatkan di dua lokasi ini. Pesta kembang api di alun-alun rumah jabatan gubernur diadakan oleh Pemerintah Provinsi NTT. Sedangkan di alun-alun kota oleh Pemerintah Kota Kupang.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi dan unsur Forkopimda tingkat Provinsi NTT hadir alun-alun rumah jabatan gubernur. Sedangkan di alun-alun kota, hadir Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, Wakil Wali Kota Kupang Herman Man, para asisten, kepala dinas, camat, lurah dan unsur forkopimda tingkat Kota Kupang.

Ada yang menarik di alun-alun rumah jabatan gubernur, yakni kuliner gratis. Setiap tahun warga yang datang ke lokasi ini dimanjakan dengan jajanan gratis yang disiapkan panitia. Namun, karena jumlahnya terbatas, maka tidak semua warga kebagian. Warga yang datang lebih awal yang beruntung mendapatkan kupon. Selanjutnya ditukarkan dengan aneka kuliner di stand-stand yang sudah berjejer di lokasi tersebut.

Di panggung utama, selain persembahan lagu-lagu, ada juga pertunjukan tarian tradisional. Termasuk penampilan Abdul Idol yang memukau penonton.
Acara yang ditunggu-tunggu, yakni pesta kembang api. Ini dimulai tepat pukul 00.00.

Langit di sekitar alun-alun pun bercahaya. Selama 30 menit ribuan kembang api meledak di udara. Sorak penonton menyambut tahun baru, tahun 2019.
Dalam momentum malam pergantian tahun, Wakil Gubernur Josef Nae Soi yang didaulat menyampaikan sambutan atas nama Pemprov NTT mengatakan pesta pergantian tahun mengangkat tema “Momentum kebangkitan potensi lokal NTT menghadapi era digital menuju NTT Bangkit NTT Sejahtera”. Josef mengajak semua masyarakat untuk bangkit, lari, bahkan loncat untuk membangun NTT guna mencapai kesejahteraan.

Ia juga mengucapkan terima kasih sekaligus apresiasi kepada Polda NTT yang telah menggagalkan pencurian bahan makanan Komodo pada tahun 2018. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Danrem 161/Wira Sakti yang selama ini telah bekerja sama membangun NTT. Selain itu ucapan terima kasih kepada Danlantamal VII dan Danlanud El Tari yang selama tahun 2018 telah menggagalkan pengiriman TKI ilegal sebanyak 1.376 orang.

“Tahun 2019 NTT harus bangkit, NTT harus sejahtera,” tandasnya.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama Wakapolda NTT Brigjen Pol Johanis Asadoma, S.I.K., menjelaskan berdasarkan data yang ada korban gangguan Kamtibmas sebanyak 7.978 kasus. Ini mengalami penurunan dibanding tahun 2017 sebanyak 8.883 kasus. “Ini semua berkat dukungan dari semua masyarakat,” ungkapnya.

Sementara data kecelakaan lalu lintas, pada tahun 2018 sebanyak 1.462 kasus. Ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2017 sebanyak 1.278 kasus. Sedangkan jumlah korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas sebanyak 452 orang di seluruh NTT pada 2017. Sedangkan tahun 2018 sebanyak 448 korban.

Kemudian untuk kasus korupsi di tahun 2018 terdapat 27 kasus yang ditangani oleh Polda NTT. Jumlah tersangka sebanyak 24 orang dan kerugian negara Rp 8,4 miliar. Kasus narkoba 25 kasus dengan tersangka 12 orang. Sedangkan kasus human trafiking sebanyak 2 kasus dan sudah ditangani. Saat ini sudah masuk tahap persidangan. Kasus perjudian, sebut Joni Asadoma, sebanyak 7 kasus.

Ia menambahkan tahun 2019 ini akan dilaksanakan pemilihan umum, mulai dari Pilpres hingga pemilihan anggota legislatif. Ini membutuhkan situasi Kamtibmas yang kondusif sehingga dapat berjalan dengan baik. “Pilihan boleh beda, tetapi persaudaraan tidak boleh rusak,” tandasnya.

Oleh sebab itu, memasuki tahun 2019, harus ada semangat yang baru, tekad serta komitmen yang baru membangun NTT lebih baik dan maju dari tahun-tahun sebelumnya.

Wali Kota Ajak Masyarakat Jaga Keamanan

Saat pesta pergantian tahun, Senin (31/12) malam, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore mengajak seluruh masyarakat Kota Kupang untuk terus menjaga keamanan Kota Kupang. “Kota Kupang adalah rumah bersama,  apa yang telah kita capai selama ini harus dipertahankan, tetap menjaga kerukunan,  persaudaraan dan silaturahmi dengan sesama. Mari kita bersama-sama bangun Kota Kupang lebih baik,” kata Wali Kota di alun-alun Kota Kupang.

Wali Kota Kupang yang akrab disapa Jeriko juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan kota. Kebersihan merupakan cerminan kehidupan masyarakat kota. Harus disiplin dalam membuang sampah dan menjaga lingkungan di sekitar. “Tahun 2019, kami akan mulai dengan menata beberapa taman di Kota Kupang. Salah satunya alun-alun kota ini. Diharapkan agar proses tender dan pengerjaannya berjalan lebih cepat agar pesta tahun baru berikutnya,  alun-alun ini sudah jauh lebih baik,” ungkapnya.

Jeriko berharap tahun baru membawa banyak perubahan, termasuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat dan pembangunan infrastruktur yang lebih menunjang lagi.
Pesta malam tahun baru ini diikuti oleh Wali Kota bersama istri, Hilda Riwu Kore-Manafe, Asisten I Yos Rera Beka,  Kepala Dinas Kesehatan dr. Ari Wijana,  Kepala Bappeda Jhon Pelt, Kasat Pol PP,  Thomas Dagang, Kabag Umum Jhoni Bire, Camat Oebobo Bernadinus Mere serta para lurah lingkup pemkot Kupang.

Pergantian tahun disambut dengan penyalaan kembang api selama 20 menit disaksikan semua jajaran yang hadir dan masyarakat Kota Kupang yang hadir. Acara ini juga dimeriahkan dengan sejumlah penyanyi lokal. (mg22/mg25/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!