Kehabisan BBM, Puluhan Ton Sampah Belum Diangkut – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Kehabisan BBM, Puluhan Ton Sampah Belum Diangkut

BELUM DIANGKUT. Sampah bertebaran di depan pasar Senggol (Potulando) yang belum diangkut.

ALEX SEKO/TIMEX

ENDE, TIMEX – Pasca libur Natal dan Tahun Baru, sampah yang ada di Kota Ende belum diangkut petugas Dinas Lingkungan Hidup. Puluhan ton sampah rumah tangga dan lainnya, dibiarkan begitu saja di pinggir jalan, rumah penduduk dan diberbagai sarana umum seperti di pasar dan juga pertokoan di Kota Ende.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Petrus Djata yang dikonfirmasi, Rabu (9/1) membenarkan, sampah yang ada belum diangkut petugas Dinas Lingkungan Hidup.

Petrus menyatakan, memang benar puluhan ton sampah belum diangkut oleh petugas. Ia menyebutkan, alasan utamanya adalah ketiadaan bahan bakar minyak (BBM) solar untuk mengoperasikan mobil sampah.

“Kita kehabisan dana untuk membeli BBM. Karena itu tidak bisa mengoperasikan armada sampah. Ini kendala kita saat ini ditengah keterbatasan dana di Dinas Lingkungan Hidup,” katanya.

Ia mengatakan, minimnya anggaran operasional mobil sampah mempengaruhi kerja pasukan kuning di lapangan. Karena itu, dirinya berharap pengambil kebijakan untuk bisa menyetujui usulan dinasnya berdasarkan kebutuhan riil di lapangan tanpa harus memangkas usulan terlalu banyak.

Ia menegaskan, selain kendala BBM, juga keterbatasan armada, di mana sebutnya, dari sembilan kendaraan yang ada cuma tujuh kendaraan yang beroperasi. Sementara, dua lainnya mengalami kerusakan.

“Bayangkan dengan keterbatasan kendaraan, kami harus mengangkut setiap harinya 40 ton hingga 60 ton sampah yang ada di Kota Ende. Apalagi sekarang pasti puluhan ton sampah yang bertumpuk di jalan, pasar, pertokoan atau di rumah penduduk,” katanya.

Petrus melanjutkan, persoalan lain yang dihadapi terkait dengan tempat pembuangan akhir (TPA) yang menurut dia, kini kondisi sudah tidak memungkinkan lagi. TPA yang terletak di Rate Kelurahan Tanjung sudah tidak bisa memuat material sampah karena sudah penuh. Dia mengatakan, butuh alat berat untuk menggusur dan membersihkan lokasi tersebut.

“Kita sudah koordinasi dengan Dinas PUPR untuk menggusur karena mereka mempunyai kendaraan. Namun hingga sekarang belum dilakukan,” sebutnya.

Terpisah, anggota DPRD Ende, Philipus Kami yang dimintai komentarnya mengatakan, mestinya dinas sudah mengetahui setiap awal tahun kondisi seperti ini pasti akan terjadi yakni belum adanya anggaran. Karena itu, dirinya berharap bisa dicarikan solusi cepat sehingga persoalan bisa segera diatasi.

“Segera cari solusi untuk menangani persoalan sampah. Kalau tidak dari hari ke hari akan terus menumpuk,” katanya.

Philipus menjawab persoalan TPA yang tidak bisa lagi menampung sampah mengatakan, pemerintah segera mencari lokasi TPA yang baru. “Dulu kita sudah bahas soal TPA yang baru. Namun hingga kini sejauhmana itu sudah terlaksana sebagai anggota DPRD kami belum tahu,” kata Philipus.

Dia berharap agar pemerintah secepatnya merealisasikan TPA yang baru karena TPA yang terletak di Rate Kelurahan Tanjung sudah tidak bisa menampung sampah warga Kota Ende. (kr7/ays)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!