Mucikari 15 Kali Transfer Vanessa – Timor Express

Timor Express

NUSANTARA

Mucikari 15 Kali Transfer Vanessa

Polisi Panggil 5 Artis

SURABAYA, TIMEX-Polisi berhasil mengungkap data baru atas pengembangan kasus prostitusi yang melibatkan artis Vanessa Angel dan model Avriellya Shaqila. Sebanyak lima artis lain yang terlibat dalam jaringan prostitusi online berhasil diidentifikasi. Mereka, AC, TP, BS, ML, dan RF. Penyidik akan melakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas kasus berkas prostitusi online dengan tersangka, Endang Sutrantri alias Siska dan Tentri Novanta.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim telah penyelidikan transaksi digital dan elektronik perbankan dua mucikari, Endang dan Tentri. Salah satunya dengan memeriksa pesan whatsaap kedua mucikari ini. Hasilnya , ada lima artis sudah diketahui identitasnya. Tiga artis, AC, TP, dan BS berada dibawah kendali tersangka Tentri Novanta. Sedangkan Siska mengendalikan ML dan RF.

Luki juga menambahkan, polisi juga berhasil mendapat rekening koran yang diduga milik Siska. Dalam rekening tersebut diketahui jumlah transaksi yang mencapai Rp 2,8 miliar. “Ini masih satu rekening saja, belum rekening yang lain. Kami masih kembangkan yang lainnya saat ini,” tutur Luki.

Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, hasil penulusuran rekening koran milik Siska, sebanyak 15 transaksi melibatkan artis Vanessa Angel. Transaksi tersebut dalam kurun waktu 2017 hingga 5 Januari 2019 lalu. “Ini masih kami dalami transaksi tersebut mengenai peruntukannya,” jelasnya.

Polisi juga buka-bukaan terkait berbagai fakta yang didapat setelah empat hari melakukan penyidikan terhadap Endang dan Tentri. Ternyata, kedua tersangka tidak bersusah payah dalam merekrut artis. Beberapa artis atau model sengaja menawarkan diri untuk masuk dalam jaringan prostitusi yang dikendalikan Endang dan Tentri . “Jadi kalau merayu tidak semua karena beberapa yang bergabung sengaja menawarkan diri,” tutur Akhmad .

Ia mengungkapkan, komunikasi antara calon konsumen dengan mucikari banyak dilakukan melalui aplikasi pesan whatsaap. Ada beberapa pria hidung belang yang terdeteksi meminta salah satu nama artis atau model . Namun, apabila tidak ada maka diarahkan untuk ke nama lainnya. Beberapa transaksi yang teridentifikasi kebanyakan kedua tersangka yang menawarkan salah satu artis atau modelnya. “Kedua tersangka ini saling membantu satu sama lain terkait nama-nama artis atau model ke pelanggannya. Mengenai apakah mengirim katalog atau apa masih kami selidiki kami,” tuturnya.

Mengenai pembagian fee, Akhmad mengungkapkan, pelanggan yang sudah tertarik satu nama harus memberikan uang muka 30 persen dari harga. Setelah itu, baru disepakati tempat dan lain-lain. Untuk sisanya baru dilunasi setelah pertemuan dengan tersangka beserta artis atau model yang diinginkan pelanggan. “Jadi sistemnya uang muka dulu ditransfer melalui rekening untuk kepastiannya,” ujarnya.

Dari harga yang disetujui tersebut mucikari mendapat bagian 15 persen. Sebagian besar untuk sang artis. “Kami juga masih mencari dua orang DPO yang diduga sebagai mucikari juga dan sempat lari saat penangkapan. Keduanya wanita dan kami sudah mengantongi keberadaannya,” tuturnya.

Akhmad menambahkan, barang bukti yang disita saat penggerebekan di kamar Vanessa dan dari mucikari sebanyak tujuh macam. Adapun barang tersebut celana dalam, seprei kamar, kartu ATM, dan beberapa ponsel. Pihaknya juga menyita beberapa kondom yang ditemukan dari kedua mucikari maupun saksi korban. Mengenai kemungkinan akan dinaikkan status Vanessa sebagai tersangka pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Ini masih kami pelajari dan dalami kembali,” tegasnya.

Sementara itu salah satu tersangka, Tentri mengaku tak pernah mengajak para artis untuk masuk dalam jaringannya. Sebaliknya, mereka menawarkan diri kepada Tentri. “Mereka kebanyakan memang mau dan aku sama halnya sebagai penghubung tidak lebih dari itu,” pungkas Tentri. (gun/rtn/jpg/ito)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!