Timor Express

PENDIDIKAN

Kepsek-Guru Harus Berkorban Majukan Pendidikan

NATAL. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Johanna E. Lisapaly didampingi Kepsek SMKN 1 Kupang dan staf pada acara Natal keluarga besar SMKN 1 Kupang, Jumat (11/1).

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

KUPANG, TIMEX-Peran para pendidik mulai dari pucuk pimpinan yakni Kepala Sekolah dan para guru merupakan bagian penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebagai pendidik, dalam memasuki tahun yang baru harus lebih berkorban untuk kepentingan kemajuan mutu pedidikan di NTT. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Johanna Lisapaly saat menyampaikan pesan-pesan Natal pada acara Natal bersama keluarga besar SMK Negeri 1 Kota Kupang, Kamis (11/1).

Menurut Johanna, semua harus merefleksikan diri dalam suasana Natal ini. Pertama, merefleksikan pengorbanan Yesus yang luar biasa, Yesus yang menjelma sebagai manusia.

“Sebagai guru dan kepala sekolah, harus berkorban demi kemajuan pendidikan. Demikian pun para murid. Harus berkorban untuk terus giat dalam belajar dan memberi yang terbaik bagi orangtua, bangsa dan Negara. Terlebih bagi kemuliaan Allah,” katanya.

Kedua, Kesederhanaan Kristus yang harus diteladani oleh semua penggiat dalam dunia pendidikan. Ketiga, Solidaritas Kristus yang datang ke dunia demi menebus manusia.

“Dengan refleksi ini, selain para pendidik, siswa, orangtua murid juga diharapkan dapat merefleksikan diri agar lebih tingkatkan kegiatan belajar dan meningkatkan pembimbingan kepada anak-anaknya,” ujarnya.

Johanna berharap di tahun yang baru ini harus ada perubahan dan keberanian dalam menjalankan segala tugas dan tanggung jawab. Berubah dalam sikap ke arah yang lebih baik dan berani dalam bertindak dan mengambil sikap sesuai aturan dalam mengemban tugas sehari-hari.

Baginya, kesehatan dan segala yang diberikan Tuhan kepadanya merupakan berkat dalam menjalani hari-hari hidup. Suka dan duka akan dihadapi. Namun dia percaya, doa semua yang hadir menjadi kekuatan untuk memampukannya dalam mengemban tugas dan tanggung jawabnya.

Di sela-sela acara Natal tersebut juga dirayakan Hari Ulang Tahun ke-55 Johanna Lisapaly. “Ya. Ini memang hari ulang tahun saya. Saya bersyukur kepada Tuhan karena hingga saat ini saya masih diberi kesempatan oleh-Nya,” ungkap Johanna.

Acara yang digelar di Aula Utama SMKN 1 Kota Kupang itu diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin Pdt.Desy Tatengkeng, S.Th. Dengan mengusung thema “Yesus Kristus Hikmat bagi Manusia”.

Dalam Kotbahnya, Pdt. Deasy menyatakan, Allah senantiasa setia mendampingi umat-Nya. Ia juga mengajak segenap umat yang hadir dalam ibadah tersebut untuk selalu menyadari kehadiran Allah dalam hidup.

Kepala Sekolah SMKN 1 Kota Kupang, Mathias Makarios Beeh kepad Timor Express mengatakan, syukuran Natal bersama merupakan agenda rutin setiap tahun.

Tujuan dari sukuran ini agar bisa meningkatkan persatuan dan hubungan kekeluargaan antar guru, siswa dan orangtua serta memperkuat kerukunan dan toleransi beragama.
“Perayaan kali ini sedikit berbeda karena bertepatan dengan HUT Kepala Dinas. Jadi kita rayakan bersama. Semoga dengan perayaan Natal ini dapat meningkatkan hubungan toleransi antarumat beragama,” katanya.

Dijejaskan selain merayakan Natal, diadakan perkunjungan di setiap kelas dan menggelar doa bersama memulai Tahun Baru, menghadapi Ujian Akhir. “Ini untuk pembentukan karakter siswa sejak dini. Agar mereka bisa menjaga keberagaman yang ada sebagai generasi penerus,” paparnya (mg29/cel)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!