Gereja Harus Mampu Hadapi Tantangan Modernisasi  – Timor Express

Timor Express

RELIGI

Gereja Harus Mampu Hadapi Tantangan Modernisasi 

SAMBUTAN.  Ketua Majelis Sinode GMIT Pdt. Mery Kolimon menyampaikan suara gembala saat pembukaan lomba pesparawi anak di Jemaat GMIT Kota Baru, Sabtu (12/1)

FENTI ANIN/TIMEX

Jemaat GMIT Kota Baru Gelar Pesparawi Anak

Jemaat GMIT Kota Baru menggelar lomba paduan suara anak se-daratan Timor. Kegiatan ini rangka merayakan HUT ke-30 jemaat tersebut.

FENTI ANIN, Kupang

ACARA yang dimulai Sabtu (12/1) ini dihadiri oleh Ketua Majelis Sinode GMIT Pdt. Mery Kolimon, mewakili Gubernur NTT Asisten III Stefanus Ratuudju, Ketua Klasis Kota Kupang Pdt. Elyanor Manu-Nale dan para pendeta lainnya.

Dalam suara gembala, Pdt. Mery Kolimon mengatakan, kegiatan pesparawi ini sangat diapresiasi. Bahwa gereja sedang menghadapi tantangan yang luar biasa, yaitu modernisasi.

Dimana orang sedang bertanya dan kehilangan kepercayaan kepada gereja dan bertanya apakah Tuhan ada.

“Di era modernisasi ini orang bertanya,  apakah Tuhan itu ada, apakah pemberitaan gereja tentang Tuhan itu benar. Orang mulai kehilangan rasa percaya kepada Tuhan dan rasa percaya kepada gereja. Ini menjadi tantangan bagi kita semua,  agar bersungguh-sungguh bersaksi, bukan hanya dengan perkataan kita tetapi juga dengan perbuatan kita,” kata Pdt Mery.

Selain itu, lanjut Pdt. Mery, sekarang ini semua orang ditantang untuk mencari cara-cara kesaksian, salah satunya lewat nyanyian, melalui musik.

Musik menjadi bahasa bagaimana mengkomunikasikan iman kita,  mengkomunikasikan kepercayaan kita kepada Tuhan, dan pengakuan pemeliharaan Tuhan bagi manusia.

“Kami sangat mengapresiasi panitia dan jemaat Kota Baru, yang menyelenggarakan acara ini, dan mendukung anak-anak dalam kegiatan ini, untuk bersaksi di tengah-tengah masyarakat” ujarnya.

Selain itu, hal-hal yang harus diperhatikan adalah katekasasi dan sekolah minggu, agar menjadi bagian dalam menanamkan nilai-nilai budaya sebagai idenditas spiritualitas anak-anak NTT.

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GMIT Kota Baru Pdt. Dody Oematan, mengatakan, lomba paduan suara anak ini merupakan yang pertama kali digelar di Kota Kupang.

“Kegiatan ini mempunyai tujuan yang menjadi bagian sangat penting bagi gereja, yaitu pesta ini memberikan, membentuk dan mendidik anak untuk menjadi pribadi yang percaya diri, penuh dedikasi, kecerdasan dan kreatifitas. Serta anak mampu menerima dirinya dan menerima sesama mereka,” ujarnya.

Dia mengaku, kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk regenerasi masa depan gereja. Agar kedepan mampu menjadi pembawa kabar baik firman Tuhan.

Menurutnya, gereja merupakan tempat melahirkan sumber daya manusia terbaik bagi lingkungan masyarakat. Karena itu,  saat seperti ini, sangat penting untuk menyiapkan generasi penerus dengan baik.

“Kami berharap semua pihak mampu bekerja sama untuk mensukseskan kegiatan ini. Jangan biarkan anak-anak tidak bisa ekpresikan diri. Berikan kesempatan agar anak bisa menunjukan kemampuan mereka, satu dalam kerukunan dan kebersamaan. Dalam ajang ini, anak diajak untuk bisa bersama anak-anak lain dan bisa berinteraksi dengan sesamanya,” ujarnya.

Sementara itu,  Wakil Ketua Panitia Melki Saek, mengatakan, pesparawi ini digelar dalam rangka merayakan HUT ke-30 GMIT Kota Baru pada 15 Januari 2019.

Kegiatan lomba pesparawi anak se-daratan Timor ini diikuti oleh 16 peserta. Dengan juri Aidah Simanjuntak dan juri lainnya.

Peserta yang mendaftar yaitu tim paduan suara anak dari Imanuel Oesapa, Nekamese Naioni, Sta. Maria Asumpta,  Gloria Kayu Putih, Ora Et Labora Penkase,  Koinonia Kuanino, Alfa Omega Labat,  Kupang Barat, dari Amfoang Utara dan Jemaat Sonhalan Niki-Niki dan lainnya.

“Tujuan kegiatan ini yaitu agar meningkatkan relasi dan persekutuan anak-anak se-daratan Timor, dan melestarikan ekspresi dan kreasi anak-anak,  juga sebagai bentuk rasa syukur atas HUT ke-30 Jemaat Kota Baru,” ujarnya. (*/joo)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!