Timor Express

KUPANG METRO

Lurah Penfui Sidak Kos-kosan

SIDAK. Lurah Penfui Fransisko Dugis didampingi aparat keamanan melaksanakan sidak di kos-kosan, Sabtu (12/1) malam.

IMRAN LIARIAN/TIMEX

PENFUI, TIMEX – Dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, Pemerintah Kelurahan Penfui dibawah kepemimpinan Fransisko Dugis, melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pada seluruh kos-kosan di wilayah Penfui.

Aksi ini dimulai pukul 22.00 Sabtu (12/1) hingga pukul 00.30, Minggu (13/1).

Pemerintah kelurahan juga melibatkan aparat keamanan yakni anggota Babinsa, Bhabinkamtibmas dan POM TNI Angkatan Udara.

Tercatat ada 8 tempat kos-kosan yang didatangi. Tujuannya untuk melakukan penertiban mulai dari administrasi penghuni kos dan aturan jam berkunjung pada malam hari.

Hal ini sesuai dengan program Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore tentang panca tertib administrasi kependudukan dan tertib hunian.

“Sasaran kita adalah anak-anak atau saudara kita dari luar daerah yang belum melaporkan diri ke Ketua RT setempat,” ujar Lurah Penfui Fransisko Dugis yang diwawancarai saat kegiatan sidak tersebut.

Kegiatan ini juga dalam rangka mengantisipasi adanya aktivitas hubungan intim yang belum terikat pernikahan sah secara agama maupun Undang-Undang.

Mengingat pasca penutupan Karang Dempel, maka dikuatirkan berimbas pada tempat kos-kosan di Kelurahan Penfui. Oleh sebab itu, sidak kali ini sangat penting dilaksanakan sebagai wujud mensukseskan program Wali Kota Kupang tentang Panca Tertib.

“Ke depannya kami akan laksanakan sidak dengan waktu yang tidak ditentukan,” ungkapnya.

Fransiskus juga meminta kepada penghuni kos-kosan agar peka terhadap situasi lingkungan, baik dalam kegiatan sosial maupun ketertiban. Artinya harus terlibat dalam kegiatan di lingkungan seperti kerja bakti dan menjadi pelopor keamanan terhadap pribadi sendiri. “Jangan bersifat apatis di lingkungan,” tandasnya.

Kaitan dengan penghuni kos-kosan yang belum melaporkan diri kepada Ketua RT/RW, orang nomor satu di Pemerintah Kelurahan Penfui itu, menegaskan, untuk segera melaporkan diri. Selain itu kepada tamu yang berkunjung dibatasi hanya sampai pada pukul 21.00.

Sementara aktivitas pada malam hari, dalam hal ini acara atau pesta sudah diatur dalam Peraturan Wali Kota Kupang yang tertuang dalam Nomor 15 Tahun 2016 tentang kegiatan pada malam hari dengan batas waktu pukul 00.00.

Terpantau, dalam sidak tersebut, Lurah Penfui memberikan pemahaman serta nasihat yang baik kepada penghuni kos yang didominasi mahasiswa, untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban termasuk mengimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan tempat.

Dalam sidak ini, aparat keamanan bersama pihak kelurahan juga memeriksa KTP sebagai dokumen identitas diri penguhuni kos-kosan. (mg22/joo)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!