Pemkot Tanam 10 Ribu Anakan Pohon – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Pemkot Tanam 10 Ribu Anakan Pohon

TANAM POHON. Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Filmon Lulupoy, menanam anakan pohon secara simbolis di halaman SMPN 11 Kupang, Sabtu (12/1).

FENTI ANIN/TIMEX

Gerakan Tanam Pohon dan Tanam Air

KUPANG, TIMEX – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang melalui Dinas Pendidikan Kota Kupang melaksanakan gerakan pendidikan menanam pohon dan menanam air.

Gerakan ini sesuai dengan program dan imbauan Wali Kota Kupang untuk menghijaukan lingkungan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang Filmon J. Lulupoy, pada kegiatan Gerakan Pendidikan Menanam Pohon, di SMPN 11 Kupang, Sabtu (12/1), mengatakan gerakan ini bertujuan untuk mengajak anak-anak agar mencintai lingkungan yang hijau.

Sebab dengan menanam manfaatnya bisa dirasakan oleh banyak orang.

“Untuk gerakan ini kami bekerja sama dengan UPT BPDAS Benenain dan Noelmina yang menyiapkan 10.700 anakan. Anakan tersebut terdiri dari kelor 5.000 anakan, trambesi 3.500 anakan,  1.500 anakan gamalina dan 700 anakan terdiri dari sengon, lengkeng dan jambu merah,” terangnya.

Filmon mengatakan, penanaman dilakukan secara serentak di seluruh TK, SD dan SMP.

Secara simbolik dilakukan di dua lokasi yaitu di SMPN 11 yang dilakukan oleh Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore dan SD GMIT Manulai II oleh Penjabat Sekda Kota Kupang Yos Rera Beka.

Filmon mengatakan, anakan ini diberikan sesuai dengan kebutuhan lokasi. Bila sekolah luas maka mendapat anakan yang lebih banyak.

“Kami memulai gerakan ini di sekolah,  agar sejak dini, anak sudah mulai diajak untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan, mencintai alam dan menjaga sumber daya yang ada,” ungkapnya.

Terpisah, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, mengatakan, gerakan ini merupakan program Pemkot Kupang untuk menanam pohon agar Kota Kupang lebih bagus, hijau dan sejuk.

“Terima kasih BPDAS yang sudah membantu 10.000 lebih anakan. Ini luar biasa. Teman-teman ini menyadari betul menanam pohon untuk anak cucu ke depan. Menanam pohon membawa kesejukan. Hari ini kita memulai dari hal yang kecil,” tuturnya.

Menurut Wali Kota, kalau semua siswa SD dan SMP menanam satu pohon saja maka akan ada 60.000 pohon yang tumbuh di Kota Kupang.

Mulai tahun ini siswa-siswi baru yang mau masuk sekolah wajib menanam satu anakan pohon.

Setiap bulan akan diproyeksikan, bila perlu ada anggaran untuk menanam pohon sebanyak-banyaknya.

“Itu program kita karena kota masih butuh hijau. Kita juga tidak boleh menebang pohon  di rumah, tidak boleh sembarang, kedepan akan ada aturan tentang menebang pohon,  agar masyarakat lebih sadar dan tidak lagi merusak lingkungan,” ungkapnya.

Wali Kota juga mengimbau agar semua masyarakat wajib membuat satu lubang resapan di rumahnya. Agar ketika musim hujan, air dapat terserap dan masuk ke dalam tanah dan menjadi cadangan air kedepannya.

“Kota Kupang masih bergelut dengan masalah air bersih, kebutuhan masyarakat belum bisa dipenuhi oleh pemerintah. Karena itu, perlu adanya kesadaran masyarakat untuk menanam air, agar air hujan yang turun tidak langsung mengalir ke laut, tetapi masuk dalam tanah,” ujarnya. (mg25/joo)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!