Timor Express

KUPANG METRO

Gubernur Gempur Sampah Kota Kupang

Seluruh ASN Wajib Ikut

KUPANG, TIMEX – Tekad Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat untuk mengembangkan pariwisata di Provinsi NTT bukan hanya isapan jempol.
Orang nomor satu di NTT itu akan memimpin seluruh aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemprov NTT untuk menggempur sampah di Kota Kupang. Gerakan kebersihan itu digelar di empat titik pada Sabtu (19/1) mulai pukul 06.00.

Hal ini terungkap di dalam surat tertanggal 18 Januari 2019 kepada seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah Provinsi NTT. Surat tersebut ditandatangani Asisten I Setda NTT, Michael Fernandez

“Berkenaan dengan hal tersebut, maka bersama ini disampaikan pada saudara untuk wajib hadir pada kegiatan gerakan kebersihan dimaksud bersama seluruh ASN dari masing-masing perangkat daerah pada lokasi kegiatan,” tulis Michael Fernandez.

Dalam surat tersebut terlampir titik pertama dimulai dari Pantai Warna Oesapa dengan koordinator Asisten Kesra Setda NTT dan Kepala Dinas Pariwisata NTT. Anggotanya 10 kepala OPD.
Titik kedua, yakni Gua Monyet sampai Tenau dengan koordinator Asisten Perekonomian dan Pembangunan dan Kadis Kelautan dan Perikanan NTT. Anggotanya 11 OPD.

Selanjutnya, titik ketiga dimulai dari depan Bandara El Tari sampai Bundaran Undana. Koordinatornya, Asisten Administrasi Umum dan Kadis PU NTT dibantu 11 kepala OPD.
Untuk titik keempat dimulai dari Traffic Light Oesapa sampai Lasiana dengan koordinator Kepala Bappeda NTT dan Kepala Inspektorat NTT serta dibantu 11 kepala OPD.

Kepala Biro Humas Setda NTT, Samuel Pakereng yang dikonfirmasi koran ini mengakui, pihaknya sudah menyebarluaskan informasi tersebut kepada seluruh ASN lingkup pemprov NTT. Menurut dia, kegiatan tersebut akan dipimpin langsung gubernur NTT. Meski demikian, dia belum memastikan, dari mana gubernur akan memulai aksi tersebut.

Sebelumnya, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dalam pemaparannya di Graha Pena Timor Express bertema ‘Baomong Ekonomi’ sempat menyinggung tentang gerakan kebersihan yang akan diterapkan. Menurut dia, mimpi untuk menjadikan pariwisata sebagai leading sector NTT dimulai dengan hal-hal sederhana seperti gerakan kebersihan.

Tidak hanya menjaga lingkungan dari sampah, gubernur juga menginginkan kebersihan hingga ke dalam rumah-rumah warga. Bahkan dia berencana menggelar festival toilet bersih. Menurut dia, pariwisata berhubungan erat dengan keindahan. Dan, kebersihan adalah bagian dari keindahan.

Terkait hal ini, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore dipastikan akan hadir dan ikut dalam aksi ini. Hal ini diungkapkan Asisten II Setda Kota Kupang, Elvianus Wairata,  saat dikonfirmasi, Jumat (18/1).

Wairata mengaku dirinya bersama Wali Kota Kupang baru selesai mengikuti rapat di Pemprov terkait kegiatan pembersihan. “Memang pemberitahuannya mendadak sehingga kami juga tidak bisa menjamin bahwa semua akan terlibat. Jika diinformasikan lebih awal, kami menjamin bahwa semua siswa-siswi SD dan SMP juga bisa dilibatkan,” ujar Wairata.

Dia mengaku, sampai saat ini memang belum ada informasi tentang kehadiran semua pimpinan OPD, camat dan lurah. Namun dapat dipastikan semua akan maksimal ikut berpartisipasi.
Dia mengaku, program kebersihan di Kota Kupang selama ini sudah dijalankan, yaitu setiap Jumat semua pimpinan OPD, camat dan lurah serta semua staf, serta masyarakat,  bergotong-rotong membersihkan wilayah masing-masing. “Kami juga membersihkan pantai, pasar, jalan umum dan semua wilayah, masing-masing dikoordinir oleh lurah dan camat,” ungkapnya.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang diperoleh, tim kebersihan akan dibagi dalam beberapa titik, di antaranya di depan Hotel Sasando, Pantai Oesapa, Pantai Nunsui, Pelabuhan Tenau dan Bandar Udara El Tari. “Kami di kota juga akan dibagi tim sesuai dengan titik-titik yang telah ditentukan,” ungkapnya.

Ia berharap untuk menjaga kebersihan Kota Kupang menjadi tanggung jawab bersama,  mulai dari gerakan sadar membuang sampah pada tempatnya, serta mengurangi produksi sampah plastik. “Kita sama-sama jaga Kota Kupang, terlebih lagi ada penilaian Adipura bahwa Kota Kupang masuk kategori kota terkotor, maka tentunya ini sebagai cambuk bagi semua masyarakat dan pemerintah agar berusaha dan meningkatkan kebersihan kota,” kata Elvianus Wairata.  (cel/mg25/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!