Timor Express

KUPANG METRO

Wali Kota Copot 5 Pejabat

ILUSTRASI: AMA LADO/TIMEX

Dugaan Pungli di Pemkot

Satu Honorer Langsung Dipecat

KUPANG, TIMEX – Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore menemukan sejumlah bukti pungutan liar di Dinas Perhubungan Kota Kupang. Di antaranya karcis parkir bodong.
Tak pelak, sejumlah pejabat penting di Dinas Perhubungan langsung dicopot. Di antaranya Sekretaris Dinas Perhubungan Ignasius Lega dan Kepala Bidang Perhubungan Darat David Puas. Selain itu, sejumlah kepala seksi, yakni Jeter Lomi, Lukas Djami dan salah satu kepala seksi yang belum diketahui namanya. Sementara itu tenaga honorer yang diketahui bernama Lucky langsung dipecat.

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore menegaskan dirinya menemukan penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan oleh beberapa pejabat eselon III dan IV di Dinas Perhubungan. “Saya sudah terima buktinya bahwa mereka terindikasi korupsi, jadi saya langsung ambil langkah tegas dengan memberhentikan mereka,” tegas Wali Kota di Balai Kota,  Jumat (18/1).
Wali Kota mengaku oknum yang bersangkutan juga telah melanggar beberapa aturan dan tidak mematuhi instruksi pimpinan. Selain itu, dia mengaku menemukan bukti karcis bodong dan penyimpangan lainnya yang dapat merugikan keuangan daerah. “Jika semua bukti sudah dapat, maka akan diproses hukum,” katanya.

Dia mengaku, jika ada bukti merugikan keuangan negara, maka akan segera diberhentikan. “Saya tidak main-main, jika ada yang main-main maka akan langsung saya tindak tegas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Kupang Ade Manafe mengatakan, ada dua pejabat eselon III dan tiga pejabat eselon IV serta satu pegawai tidak tetap (PTT) yang diberhentikan sementara dari jabatannya. Jabatan yang lowong ini akan ditunjuk pelaksana tugas. Selanjutnya para pejabat yang dicopot tersebut diproses lebih lanjut. “Jika terbukti maka akan diproses secara hukum dan diproses untuk undang-undang aparatur sipil negara,” ungkapnya.

Jadi, kata Ade, para pejabat ini diberhentikan sementara dari jabatan dan akan dilakukan pembinaan. Sementara satu PTT atau tenaga honorer tersebut langsung diberhentikan. “Jadi bukan diberhentikan dari ASN, tetapi dari jabatan yang sementara diduduki. Kami mash proses sesuai instruksi wali kota,” ungkapnya.

Sementara itu, pantauan Timor Express di Dinas Perhubungan tidak ada pejabat yang ditemui. Kantor tersebut tampak sepi.  Mantan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Alex Jewarus pun belum bisa ditemui.

Sementara Sekretaris Dinas Perhubungan, Ignasius Lega tidak membalas pesan dan tidak menjawab telepon, sehingga belum bisa dikonfirmasi terkait kasus ini.
Terpisah, Plt. Kepala Dinas Perhubungan yang baru saja dilantik, Elvianus Wairata,  mengaku dirinya belum mendapat instruksi dari wali kota. Ia juga baru mulai menjalankan tugasnya pada Senin mendatang. “Senin baru saya masuk. Saya akan panggil rapat semua staf dan mulai dengan pengarahan. Sementara terkait kasus yang terjadi di dinas, saya juga belum tahu siapa-siapa saja yang terlibat,” ujarnya.  (mg25/sam)

Harus Diproses Hukum

Anggota komisi III DPRD Kota Kupang, Telendmark Daud kepada Timor Express mengatakan jika Wali Kota memiliki bukti yang dapat dipertanggungjawabkan, maka segera dilaporkan ke aparat penegak hukum.

“Jangan hanya berhenti di sanksi SDN saja, tetapi harus ditindaklanjuti sampai pada proses hukum, karena ini sudah merugikan keuangan daerah,” kata politisi asal Partai Golongan Karya ini.
Menurut Telend, sebaiknya kasus ini segera dilaporkan ke aparat penegak hukum, disertai bukti yang katanya sudah ada. Dengan demikian masalah ini tidak berhenti di sini. “Ini juga sebagai salah satu pembelajaran agar tidak ada lagi ASN yang menyalahgunakan kewenangan dan akhirnya merugikan keuangan daerah. Jadi saya minta, jika memang benar ada bukti, segera laporkan,” ujarnya.

Telend mengaku sebagai anggota DPRD Kota Kupang mengharapkan sistem dan birokrasi pemerintahan dapat berjalan dengan bersih, bebas KKN dan dapat bertanggung jawab kepada masyarakat. (mg25/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!