DPRD NTT Bertambah Tiga Anggota – Timor Express

Timor Express

SUKSESI

DPRD NTT Bertambah Tiga Anggota

TERGENANG.Salah satu petugas mengeringkan air yang tergenang di teras utama Gedung DPRD NTT karena kebocoran atap. Peristiwa ini terjadi saat sedang berlangsung rapat paripurna istimewa, Selasa (22/1).

CARLENS BISING/TIMEX

Anwar: Ini Tahun Terakhir

KUPANG, TIMEX-Jumlah anggota DPRD NTT bertambah tiga orang. Ketiga orang tersebut, yakni Rafael Daud Ga, Gabriel Dermawan dam Louise Lucky Taolin.

Mereka dilantik pada Selasa (22/1) dalam rapat paripurna istimewa DPRD NTT di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD NTT. Paripurna dalam rangka pemgambilan sumpah/janji pengganti antarwaktu anggota DPRD NTT masa jabatan 2014-2019 dipimpin langsung Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno.

Rafael Ga dilantik menggantikan Angela Mercy Piwung dari Partai Hanura. Angela mundur dari anggota DPRD karena maju menjadi caleg dari partai lain (PKB). Selanjutnya, Gabriel Dermawan menggantikan Dolvianus Kolo dari PDI Perjuangan. Dolvi sebelumnya dipecat dari PDIP dan saat ini menjadi caleg dari Partai Nasdem. Sementara Louise Lucky Taolin menggantikan Alfridus Bria Seran dari Partai Golkar. Alfridus sendiri mundur dari DPRD karena maju caleg dari Partai Nasdem.

Anwar Pua Geno pada kesempatan itu menyebutkan, Rafael akan duduk di komisi IV, Gabriel di komisi I dan Louise Taolin akan duduk di komisi II.

“Saya berharap agar tiga anggota yang baru dilantik, segera dan dengan cepat dapat menyesuaikan dan melaksanakan fungsi-fungsi dewan. dengan kehadiran tiga anggota baru, sehingga menjadi lengkaplah kembali jumlah anggota DPRD NTT sebanyak 65 orang di 2019. Tahun terakhir masa jabatan 2014-2019,” papar Anwar.

Dalam rapat paripurna yang dihadiri Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat itu, Anwar katakan, kehadiran tiga anggota baru diharapkan dapat membawa semangat baru dalam memberikan kontribusi pemikiran dan gagasan cerdas, konstruktif dan produktif. Untuk menghasilkan keputusan-keputusan politik DPRD untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat NTT.

Anwar tambahkan, DPRD sebagai mitra pemerintah juga ikut pertanggungjawab terhadap pelaksanaan pembangunan di daerah ini. Sehingga relasi kemitraan untuk saling mengisi, mendukung dan saling menguatkan antar dua lembaga itu, merupakan syarat mutlak untuk pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di daerah ini.

Menariknya, acara pelantikan tersebut berlangsung di tengah hujan deras yang mengguyur Kota Kupang. Tak pelak, beberapa bagian dari gedung utama DPRD NTT itu terdapat genangan karena adanya atap gedung yang bocor.

Tidak hanya di bagian teras dan samping gedung. Bahkan di dalam ruang paripurna pun terdapat genangan air karena kebocoran atat tersebut. Hal ini sudah beberapa kali menjadi perbincangan anggota DPRD NTT. Bahkan DPRD NTT sendiri sudah menyiapkan desain gedung baru untuk dibangun di depan gedung utama di Jalan El Tari Kota Kupang itu.

Sayang, Gubernur NTT, Viktor Laiskodat tampaknya belum setuju. Hingga saat ini anggaran yang diusulkan sebesar Rp 120 miliar lebih tidak kunjung disetujui. Bahkan dalam rapat paripurna beberapa bulan lalu, gubernur yang disinggung terkait atap gedung DPRD yang bocor, hanya geleng-geleng kepala tanda tidak setuju.(cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!